Kevin De Bruyne, Playmaker Modern yang Bisa Bermain di Segala Posisi
Editor Bolanet | 10 Juli 2018 11:00
Saat ini Belgia berhasil mencapai semifinal Piala Dunia 2018 Rusia, Prancis sudah menunggu, Rabu (11/7) pukul 01.00 dini hari WIB nanti pertandingan akan dimainkan, dan De Bruyne akan sekali lagi menjadi kunci permainan Belgia.
Sejak langkah pertama d Belgia di Piala Dunia, De Bruyne selalu krusial. Dia bermain sebagai deep lying playmaker saat mengalahkan Panama dan Tunisia di fase Grup G. Peran itu membuatnya sedikit tak tak menonjol, tapi De Bruyne sangat penting. (fft/dre)
Playmaker Modern

Selanjutnya, melawan Jepang di 16 besar, De Bruyne bermain sebagai playmaker murni, dia lebih aktif membantu serangan. Dan melawan Brasil di perempat final, De Bruyne menjadi playmaker sekaligus false nine, formasi Belgia terus berubah, mengalir, De Bruyne bisa ke kanan dan ke kiri. Lawan mana pun pasti kebingungan.
Bagi saya, Kevin De Bruyne adalah playmaker modern. Kaita terbiasa melihat playmaker yang menghentikan pertandingan sejenak. Mereka butuh beberapa detik untuk membuat pertandingan berjalan sesuai yang mereka inginkan, kata Robeto Martinez di fourfourtwo.
Kevin De Bruyne adalah playmaker modern yang terbukti bagwa dia bisa bergerak lebih cepat daripada yang bisa anda lihat. Level eksekusi dia luar biasa. Ketika dia bermain di sepertiga akhir, performanya sangat, sangat atraktif.
Serbaguna

Saat melawan Brasil, peran De Bruyne lebih diakui. Dia penting. Tetapi sebenarnya hal ini terjadi karena De Bruyne bermain lebih ke depan. Martinez bersikeras De Bruyne bermain sama baiknya di posisi mana pun.
Mungkin dia mendapat lebih banyak pengakuan (vs Brasil). Tetapi kami menghargai dia di setiap perannya. Penting memiliki pemain seperti De Bruyne yang bisa memainkan banyak peran.
Dia bermain sebagai nomor enam, nomor delapan, sebagai false nine, dia juga bisa bermain melebar, imbuhnya.
Selain penjaga gawang, saya pastikan dia bisa bermain baik di segala posisi. Itulah kualitas dia.
Menarik menantikan peran De Bruyne saat Belgia melawan Prancis nanti. Besar kemungkinan dia akan kembali bermain sebagai deep lying playmaker. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cedera De Bruyne dan Piala Afrika jadi Alasan Napoli Memburu Kobbie Mainoo dari MU
Liga Italia 31 Oktober 2025, 15:11
-
Mimpi Piala Dunia 2026 Kevin De Bruyne Terancam Usai Cedera Parah di Napoli
Liga Italia 29 Oktober 2025, 23:50
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









