Khedira Anggap Pragamatisme Jerman Terbayar
Editor Bolanet | 8 Juli 2014 13:26
- Gelandang , Sami Khedira, menganggap permainan pragmatis yang diterapkan oleh Der Panzer kini sudah membuahkan hasil positif dalam perjalanan mereka di Piala Dunia 2014.
Tim asuhan Joachim Loew tak lagi terus bermain ngotot di sepanjang laga dan mencoba memanfaatkan karakter tim yang akan mereka hadapi. Terbukti, Jerman kini sukses maju ke semifinal Piala Dunia 2014 dan akan melawan tuan rumah .
Saya pikir sepakbola kami kini menjadi lebih dewasa. Jika kami terus memainkan sepakbola dengan power seperti 2010 di sini, maka kami mungkin sudah tereliminasi karena kami akan mengalami kelelahan, tutur Khedira pada The Guardian.
Lihat saja ketika kami melawan Prancis di perempat final. Kami memanfaatkan set piece dan kemudian memiliki rencana spesifik untuk maju ke babak berikutnya. Kami bertahan dengan baik dan tidak memberikan kesempatan pada Prancis untuk kembali ke permainan. Kami ingin memainkan sepakbola indah, namun itu tak mungkin ketika melawan Prancis, tutupnya.
Jerman sejauh ini belum terkalahkan di sepanjang perjalanan mereka di Piala Dunia 2014. [initial]
(gua/rer)
Tim asuhan Joachim Loew tak lagi terus bermain ngotot di sepanjang laga dan mencoba memanfaatkan karakter tim yang akan mereka hadapi. Terbukti, Jerman kini sukses maju ke semifinal Piala Dunia 2014 dan akan melawan tuan rumah .
Saya pikir sepakbola kami kini menjadi lebih dewasa. Jika kami terus memainkan sepakbola dengan power seperti 2010 di sini, maka kami mungkin sudah tereliminasi karena kami akan mengalami kelelahan, tutur Khedira pada The Guardian.
Lihat saja ketika kami melawan Prancis di perempat final. Kami memanfaatkan set piece dan kemudian memiliki rencana spesifik untuk maju ke babak berikutnya. Kami bertahan dengan baik dan tidak memberikan kesempatan pada Prancis untuk kembali ke permainan. Kami ingin memainkan sepakbola indah, namun itu tak mungkin ketika melawan Prancis, tutupnya.
Jerman sejauh ini belum terkalahkan di sepanjang perjalanan mereka di Piala Dunia 2014. [initial]
Baca Juga:
Belanda Andalkan Robben, Van Persie Menganggur
Podolski Anggap Tak Perlu Main Cantik Untuk Juarai Piala Dunia
Mou: Permainan Tak Berkualitas, Brasil Bakal Juara
Podoslki: Jerman Bisa Patahkan 'Kutukan Eropa' di Amerika Latin
Lamban, Mertesacker Dituding Bisa Jadi Biang Kegagalan Jerman
Ronaldinho Nilai Ozil Punya Teknik 'Samba'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia 6 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:20
-
Prancis Lolos ke Babak 16 Besar, Sudah Ditunggu Sang Penakluk Jerman
Piala Dunia 1 Juli 2026, 07:29
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












