Klose Bersyukur Brasil Tak Main Defensif
Editor Bolanet | 9 Juli 2014 17:00
- Striker Timnas , Miroslav Klose menyebut gaya permainan ofensif yang diterapkan menjadi salah satu faktor penting di balik kemenangan telak Der Panzer. Dalam duel di babak semifinal Piala Dunia 2014 semalam (08/07), Jerman mampu menang telak 7-1 atas tim tuan rumah.
Klose, yang mencetak satu gol dalam laga tersebut, menyebut permainan menyerang yang diusung Selecao membuat timnya memiliki banyak ruang yang bisa dieksploitasi. Hal semacam itu tak pernah didapatkan Jerman di laga-laga sebelumnya, saat menghadapi tim yang bermain dengan mindset bertahan.
Kami tak bisa terus berharap memainkan laga seperti ini, namun anda bisa melihat sendiri perkembangan pertandingan bisa begitu berbeda satu sama lain, tukas pria 36 tahun ini seperti dilansir Sky Sports.
Ruang kosong untuk kami lebih luas ketimbang saat menghadapi tim yang defensif. Kami sangat diuntungkan akan hal tersebut, pada satu titik kami benar-benar telah menghancurkan mereka.
Satu gol yang dicetak Klose membuatnya memecahkan rekor prestisius dengan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa pada putaran final Piala Dunia. (sky/mri)
Klose, yang mencetak satu gol dalam laga tersebut, menyebut permainan menyerang yang diusung Selecao membuat timnya memiliki banyak ruang yang bisa dieksploitasi. Hal semacam itu tak pernah didapatkan Jerman di laga-laga sebelumnya, saat menghadapi tim yang bermain dengan mindset bertahan.
Kami tak bisa terus berharap memainkan laga seperti ini, namun anda bisa melihat sendiri perkembangan pertandingan bisa begitu berbeda satu sama lain, tukas pria 36 tahun ini seperti dilansir Sky Sports.
Ruang kosong untuk kami lebih luas ketimbang saat menghadapi tim yang defensif. Kami sangat diuntungkan akan hal tersebut, pada satu titik kami benar-benar telah menghancurkan mereka.
Satu gol yang dicetak Klose membuatnya memecahkan rekor prestisius dengan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa pada putaran final Piala Dunia. (sky/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Australia vs Brasil: Gol Raphinha dan Vinicius Junior Bawa Selecao Menang
Piala Dunia 29 September 2026, 19:08
-
Raphinha Jadi Penyerang Tengah Brasil?
Amerika Latin 29 September 2026, 14:12
-
Prediksi Australia vs Brasil 29 September 2026
Bola Dunia Lainnya 28 September 2026, 15:41
-
Prediksi Jerman vs Yunani 28 September 2026
Piala Eropa 26 September 2026, 13:17
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





