Klose Tak Mau Kalah Lagi di Final
Editor Bolanet | 11 Juli 2014 00:01
- Penyerang timnas Jerman Miroslav Klose menegaskan akan mengeluarkan permainan terbaik dalam laga final Piala Dunia. akan menghadapi dalam partai puncak Piala Dunia 2014 di Maracana.
Jerman tengah dalam kepercayaan diri tinggi menuju final tersebut. Dalam laga semifinal, Jerman menghajar Brasil 7-1. Klose menegaskan bahwa timnya sudah mulai melupakan kemenangan tersebut.
Kini Jerman ingin memberikan kemampuan terbaik di final. Secara pribadi, Klose juga tidak mau mengulang sakitnya kalah di final seperti yang dialaminya pada Piala Dunia 2002 Korea Selatan dan Jepang.
Kami menikmati pertandingan melawan Brasil, tapi kami juga sudah kembali 'sadar' setelah 24 jam. Dalam pertandingan selanjutnya, kami harus mengeluarkan kemampuan terbaik kami. Rasanya sangat menyakitkan saat kalah di final, sudah waktunya kami menjadi juara, terang Klose seperti dikutip AFP.
Hampir bisa dipastikan bahwa Piala Dunia kali ini akan menjadi yang terakhir bagi Klose. Ia adalah satu-satunya pemain yang tersisa dari skuat Jerman yang kalah 0-2 dari Brasil di final Piala Dunia 12 tahun silam. (afp/hsw)
Jerman tengah dalam kepercayaan diri tinggi menuju final tersebut. Dalam laga semifinal, Jerman menghajar Brasil 7-1. Klose menegaskan bahwa timnya sudah mulai melupakan kemenangan tersebut.
Kini Jerman ingin memberikan kemampuan terbaik di final. Secara pribadi, Klose juga tidak mau mengulang sakitnya kalah di final seperti yang dialaminya pada Piala Dunia 2002 Korea Selatan dan Jepang.
Kami menikmati pertandingan melawan Brasil, tapi kami juga sudah kembali 'sadar' setelah 24 jam. Dalam pertandingan selanjutnya, kami harus mengeluarkan kemampuan terbaik kami. Rasanya sangat menyakitkan saat kalah di final, sudah waktunya kami menjadi juara, terang Klose seperti dikutip AFP.
Hampir bisa dipastikan bahwa Piala Dunia kali ini akan menjadi yang terakhir bagi Klose. Ia adalah satu-satunya pemain yang tersisa dari skuat Jerman yang kalah 0-2 dari Brasil di final Piala Dunia 12 tahun silam. (afp/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Bukan Mesin, Raphinha Adalah Korban dari Padatnya Kalender Sepak Bola
Liga Spanyol 1 Oktober 2026, 12:20
-
Nomor 10 Argentina Setelah Lionel Messi Pensiun: Siapa yang Akan Jadi Penerusnya?
Piala Dunia 30 September 2026, 23:45
-
Prediksi Jerman vs Serbia 2 Oktober 2026
Piala Eropa 30 September 2026, 17:11
-
Raphinha Dipulangkan Brasil ke Barcelona, Absen Lawan India karena Masalah Paha
Amerika Latin 30 September 2026, 13:45
LATEST UPDATE
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






