Kontroversi Penalti di Injury Time: Palestina Tersingkir Dramatis dari Kualifikasi Piala Dunia 2026
Richard Andreas | 11 Juni 2025 05:09
Bola.net - Pertandingan pamungkas Grup B putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Oman melawan Palestina berakhir 1-1. Laga ini berlangsung sangat dramatis dan menyajikan momen kontroversial. Momen tersebut menentukan nasib kedua tim.
Pertandingan ini mempertaruhkan tiket lolos ke putaran keempat. Palestina sempat unggul dan kemenangan sudah di depan mata. Namun, Oman berhasil mencetak gol penyeimbang di ujung laga.
Pada menit ke-90+7, wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di kotak penalti. Keputusan ini memicu protes keras dari pemain dan staf Palestina.
Penalti tersebut berhasil dieksekusi dengan baik oleh Issam Al-Sabhi. Skor berubah menjadi 1-1. Hasil ini memastikan Oman melaju ke putaran keempat, sementara Palestina harus tersingkir dari kompetisi.
Kontroversi Penalti di Injury Time
Sejumlah media internasional menyoroti keputusan wasit ini. Pasalnya, penalti terjadi di masa injury time yang sangat panjang. Ini memberikan kesempatan terakhir bagi Oman untuk menyelamatkan peluang mereka.
Beberapa pengamat menilai bahwa insiden tersebut layak mendapatkan penalti. Namun, ada juga yang menilai keputusan wasit terlalu berat sebelah. Hal ini mengingat tekanan tinggi dan situasi pertandingan yang sangat menegangkan.
Laporan dari Football Palestine menyoroti bagaimana Palestina mendominasi penguasaan bola dan menciptakan peluang sepanjang pertandingan. Akan tetapi, mereka kurang beruntung dalam penyelesaian akhir. Tim ini juga dinilai kurang beruntung dalam pengambilan keputusan wasit di momen krusial.
Laga Berjalan Keras
Selain kontroversi penalti, ada beberapa insiden keras yang dialami pemain Palestina selama pertandingan. Salah satunya adalah pelanggaran yang dinilai kurang tegas penanganannya oleh wasit.
Hal ini menimbulkan perdebatan mengenai standar pengawasan pertandingan. Ini juga memicu perdebatan mengenai potensi tekanan psikologis yang dirasakan pemain Palestina dalam laga penentuan ini.
Eksekusi penalti oleh Issam Al-Sabhi yang tenang dan akurat menjadi penentu. Oman lolos ke putaran keempat dengan total 11 poin. Ini unggul satu poin dari Palestina yang mengumpulkan 10 poin.
Gol tersebut sekaligus menutup harapan Palestina untuk melanjutkan perjuangan menuju Piala Dunia 2026. Ini menjadi momen pahit bagi para pemain dan pendukungnya.
Penalti di menit ke-90+7 ini menjadi titik balik dramatis dan kontroversial. Ini menandai akhir perjalanan Palestina di babak ketiga kualifikasi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Serba-Serbi ASEAN Hyundai Cup 2026: Hasil Undian Sampai Jadwal Timnas Indonesia
Tim Nasional 16 Januari 2026, 10:57
-
Jadwal Lengkap, Hasil, Klasemen, dan Top Skor Piala AFF 2026
Tim Nasional 15 Januari 2026, 20:56
LATEST UPDATE
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:10
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26








