Korban Hat-trick Lionel Messi, Ini Kisah Luca Zidane: Anak Zidane Zidane yang Memilih Membela Aljazair
Asad Arifin | 17 Juni 2026 15:41
Bola.net - Lionel Messi menjadi mimpi buruk bagi Aljazair pada laga pertama Grup J Piala Dunia 2026. Kapten Argentina itu mencetak hat-trick dan membawa Albiceleste menang 3-0 di Kansas City Stadium, Rabu (17/6/2026) pagi WIB.
Di balik pesta gol Messi, ada satu nama yang ikut mencuri perhatian. Sosok tersebut adalah Luca Zidane, kiper Aljazair yang harus memungut bola dari gawangnya sebanyak tiga kali dalam laga tersebut.
Bagi sebagian penggemar sepak bola, nama belakang Zidane tentu tidak asing. Luca adalah putra dari legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane, salah satu pemain terbaik yang pernah menghiasi panggung sepak bola dunia.
Meski lahir dan besar dalam bayang-bayang nama besar sang ayah, Luca memilih jalan karier yang berbeda. Ia membangun identitasnya sendiri sebagai penjaga gawang dan kini menjadi bagian dari skuad Aljazair di Piala Dunia 2026.
Dari Prancis ke Aljazair, Pilihan yang Datang dari Hati

Mengikuti jejak seorang ayah yang berstatus legenda bukan perkara mudah. Namun, Luca mampu membangun karier profesional yang cukup stabil, termasuk saat menimba ilmu di akademi Real Madrid dan bermain untuk sejumlah klub di Spanyol.
Pada level usia muda, Luca sempat membela Prancis. Akan tetapi, pada 2025 ia memutuskan menerima panggilan Aljazair, negara yang memiliki ikatan kuat dengan keluarganya melalui garis keturunan.
Keputusan tersebut bukan diambil secara mendadak. Luca mengaku hubungan emosional dengan Aljazair telah tumbuh sejak masa kecil karena pengaruh keluarga dan budaya yang selalu hadir dalam kehidupannya.
"Ketika saya memikirkan Aljazair, saya teringat kakek saya. Budaya Aljazair selalu hadir dalam keluarga kami sejak saya masih kecil," kata Luca Zidane.
Restu Keluarga dan Debut Berat di Piala Dunia

Luca mengungkapkan bahwa keluarganya memberikan dukungan penuh atas keputusan membela Aljazair. Sosok yang paling bahagia dengan pilihannya adalah sang kakek yang memiliki kedekatan emosional kuat dengan negara Afrika Utara tersebut.
"Saya berbicara dengannya sebelum bermain untuk tim nasional, dan dia sangat senang dengan keputusan saya. Setiap kali saya dipanggil, dia menelepon saya dan mengatakan bahwa saya telah membuat pilihan yang tepat dan dia bangga pada saya," kata Luca Zidane.
Kesempatan tampil di Piala Dunia 2026 menjadi puncak perjalanan yang telah ia bangun selama bertahun-tahun. Namun, debut tersebut tidak berjalan sesuai harapan karena harus berhadapan dengan Messi yang tampil dalam performa terbaiknya.
Meski mengalami malam yang sulit, perjalanan Luca bersama Aljazair masih panjang. Kiper berusia 28 tahun itu tetap menjadi bagian penting dari generasi baru Aljazair yang berusaha bersaing di panggung sepak bola dunia.
"Ketika pelatih dan presiden federasi menghubungi saya, saya tahu saya ingin mewakili negara saya. Setelah itu, saya berbicara dengan keluarga saya, dan mereka semua senang untuk saya," tutup Luca Zidane.
Sumber: The Athletic, Tribuna
Baca Ini Juga
Catatan Menarik Austria vs Yordania: Arnautovic Cetak Sejarah
Lionel Scaloni Kehabisan Kata-kata Melihat Keajaiban Lionel Messi Saat Argentina Hajar Aljazair
Catatan Menarik Argentina vs Aljazair: Sang GOAT Mengamuk, Rekor Klose Kini Terancam
Hasil Austria vs Yordania: Pasukan Ralf Rangnick Menang, Tempel Argentina di Klasemen Grup J
Lionel Messi Tak Terbendung! Hattrick ke Gawang Aljazair Buktikan Kelas Sang Kapten
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Ungkap Rencana Pensiun: Ini Mungkin Tahun Terakhir Saya
Bola Dunia Lainnya 17 Agustus 2026, 07:19
-
Update eFootball 2027: Banyak Fitur Baru yang Menarik, Bisa Bikin Turnamen
Bolatainment 13 Agustus 2026, 16:48
-
Pertandingan Pertama Lionel Messi Setelah Sang Ayah Wafat
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 16:17
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Bantah MU Bermasalah dengan Kondisi Fisik
Liga Inggris 21 September 2026, 16:31
-
Real Madrid TV Sindir Keras Wasit Ortiz Arias: Akibat Bergaul dengan Pemain Barcelona
Liga Spanyol 21 September 2026, 16:23
-
Harry Maguire Soroti Masalah MU usai Imbang di Markas Fulham
Liga Inggris 21 September 2026, 15:56
-
Matheus Cunha Tegaskan Manchester United Tak Boleh Puas dengan Satu Poin
Liga Inggris 21 September 2026, 15:21
-
Ambisi Dean James Buru Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Bersama Timnas Indonesia
Tim Nasional 21 September 2026, 15:15
-
Arema FC Kehilangan 4 Poin di Depan Mata pada 2 Laga Terakhir, Apa yang Terjadi?
Bola Indonesia 21 September 2026, 14:15
-
Timnas Voli Putri Indonesia Tekuk Vietnam 3-0, Selangkah Lagi Amankan Posisi ke-5 Asian Games 2026
Voli 21 September 2026, 14:12
-
PSS Sleman Terpuruk di Awal Musim, Pieter Huistra Ungkap Biang Masalahnya
Bola Indonesia 21 September 2026, 13:43
-
Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 13:36
-
Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia vs Malaysia 28 September
Tim Nasional 21 September 2026, 13:33
-
Mental Baja Persib Bandung: Tuntaskan 'Raja Terakhir' Bernama Persijap Jepara
Bola Indonesia 21 September 2026, 13:12
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33






