Kroasia Kelelahan? Matuidi: Omong Kosong!
Editor Bolanet | 14 Juli 2018 13:41
Kroasia mengalahkan Denmark dan tuan rumah Rusia lewat extra time serta adu penalti. Di empat besar, Kroasia kembali bermain hingga extra time namun tak butuh adu penalti untuk mengeliminasi Inggris.
Tiga extra time secara beruntun, masih adakah energi tersisa di skuat Kroasia? Menurut gelandang Prancis Blaise Matuidi, anggapan seperti itu adalah sebuah kesalahan besar.
Itu omong kosong! kata Matuidi ketika ditanya tentang potensi kelelahan Kroasia, seperti dilansir FIFA.com.
Anda melihat semifinal mereka? Kroasia petarung sejati, justru Inggris yang terlihat lebih lelah. (fifa/gia)
Prancis - Road to Final

Seperti Kroasia, langkah Prancis menuju final pun tak kalah terjal. Namun Prancis sukses menyelesaikan tiga pertandingannya di fase knockout tanpa harus melalui extra time.
Argentina dikalahkan 4-3 di babak 16 besar lewat penalti Antoine Griezmann, gol indah Benjamin Pavard, dan brace pemain muda sensasional Kylian Mbappe.
Di perempat final, mereka menumbangkan Uruguay 2-0 melalui gol-gol Raphael Varane dan Griezmann.
Di semifinal, lawannya adalah Belgia - yang lolos usai menekuk sang favorit Brasil. Prancis menang dan kembali clean sheet. Gol tunggal Samuel Umtiti jadi pembeda.
Tahukah Anda?

Statistik-statistik yang melatarbelakangi pertandingan ini:
- Prancis mengejar gelar Piala Dunia mereka yang ke-2, setelah meraih yang pertama ketika menjadi tuan rumah edisi 1998.
- Ini adalah final Piala Dunia yang pertama bagi Kroasia.
- Sebelum ini, prestasi terbaik Kroasia di Piala Dunia adalah juara tiga pada tahun 1998. Itu merupakan penampilan pertama Kroasia sebagai negara merdeka. Waktu itu, Kroasia lolos sampai final namun kalah 1-2. Tim yang mengalahkan Kroasia di babak itu adalah Prancis. Kroasia meraih peringkat tiga usai menang 2-1 atas Belanda.
- Prancis belum pernah kalah melawan Kroasia. Dalam lima pertemuan sebelumnya, Prancis menang tiga kali dan imbang dua kali.
- Kiper utama masing-masing tim, Hugo Lloris (Prancis) dan Danijel Subasic (Kroasia), mencatatkan rasio penyelamatan yang sama persis di Rusia 2018 yakni 71,4%.
Bintang Piala Dunia

[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rekor 110 Kemenangan dan Salam Perpisahan: Misi Terakhir Deschamps Bersama Timnas Prancis
Piala Dunia 13 November 2025, 08:35
-
Wilfried Zaha Geram Usai Disebut Remehkan Jean-Philippe Mateta: Menjijikkan!
Liga Inggris 16 Oktober 2025, 23:48
-
Hasil Islandia vs Prancis: Les Bleus Tertahan, tapi Masih Nyaman di Puncak Klasemen
Piala Dunia 14 Oktober 2025, 04:27
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59











