Kurang dari 100 Hari Menuju Piala Dunia: Walid Regragui Mundur dari Timnas Maroko

Richard Andreas | 6 Maret 2026 09:44
Kurang dari 100 Hari Menuju Piala Dunia: Walid Regragui Mundur dari Timnas Maroko
Selebrasi pemain Maroko usai mencetak gol di laga melawan Zambia pada lanjutan Piala Afrika 2025, Selasa 30 Desember 2025. (c) AP Photo/Themba Hadebe

Bola.net - Tim nasional Maroko menghadapi perubahan besar menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Pelatih Walid Regragui memutuskan mundur dari jabatannya hanya beberapa bulan sebelum turnamen dimulai.

Keputusan tersebut diumumkan dalam konferensi pers larut malam pada Kamis 5 Maret 2026 waktu setempat. Presiden federasi sepak bola Maroko, Fouzi Lekjaa, turut hadir dalam acara yang juga menjadi bentuk penghormatan bagi pelatih yang meninggalkan tim.

Advertisement

Pengunduran diri ini datang kurang dari 100 hari sebelum Piala Dunia berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli. Pergantian pelatih mendadak ini menjadi salah satu perubahan paling signifikan bagi tim berjuluk Atlas Lions menjelang turnamen besar tersebut.

1 dari 3 halaman

Regragui Mundur Demi Energi Baru Tim

Regragui Mundur Demi Energi Baru Tim

(c) AP Photo

Regragui menjelaskan bahwa keputusan mundur diambil demi memberikan arah baru bagi tim nasional Maroko. Ia menilai tim membutuhkan pendekatan berbeda agar dapat terus berkembang.

"Tim ini membutuhkan wajah baru, energi yang berbeda, dan perspektif baru dengan pelatih baru," ujar Regragui.

"Saya pikir tim ini membutuhkan nafas baru sebelum Piala Dunia, sebuah visi baru untuk terus berkembang. Keputusan saya untuk pergi adalah bagian dari evolusi tim ini."

Pelatih berusia 50 tahun tersebut sebelumnya mencatat sejarah bersama Maroko. Ia membawa tim mencapai semifinal Piala Dunia 2022, sebuah pencapaian pertama bagi negara Afrika dan dunia Arab.

Namun, posisinya mulai mendapat kritik setelah Maroko gagal menjuarai Africa Cup of Nations sebagai tuan rumah. Kekalahan dramatis 0-1 dari Senegal di final pada Januari lalu memicu tekanan besar terhadap dirinya.

2 dari 3 halaman

Mohamed Ouahbi Ditunjuk sebagai Pelatih Baru

Federasi sepak bola Maroko kemudian menunjuk Mohamed Ouahbi sebagai pengganti Regragui. Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh presiden federasi Fouzi Lekjaa dalam konferensi pers yang sama.

Ouahbi sebelumnya memimpin tim nasional Maroko U-20 meraih gelar Piala Dunia kelompok usia tersebut. Ia juga pernah menangani tim U-23 Maroko serta memiliki pengalaman panjang melatih tim muda di klub Belgia, Anderlecht.

Meski ini menjadi pengalaman pertamanya melatih tim senior, Ouahbi menyatakan dirinya tidak memulai dari nol. Ia menilai fondasi tim sudah terbentuk dengan baik.

"Saya tidak datang untuk membangun karena fondasinya sudah ada. Saya datang untuk terus meraih performa," ujar Ouahbi.

Ouahbi juga mengumumkan bahwa Joao Sacramento akan menjadi asisten pelatihnya. Sacramento sebelumnya pernah bekerja sebagai asisten di Paris Saint-Germain serta menjadi staf pelatih Jose Mourinho di Roma dan Tottenham.

3 dari 3 halaman

Maroko Tatap Piala Dunia dengan Ambisi Besar

Perubahan pelatih terjadi di tengah ambisi besar Maroko dalam dunia sepak bola. Negara tersebut sedang menginvestasikan miliaran dolar untuk pembangunan infrastruktur olahraga.

Maroko juga akan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2030 bersama Spanyol dan Portugal. Negara itu bahkan menargetkan untuk menggelar partai final di Stadion Hassan II yang direncanakan memiliki kapasitas 115.000 penonton setelah selesai dibangun pada 2028.

Menjelang Piala Dunia tahun ini, Maroko dijadwalkan menjalani dua pertandingan pemanasan. Mereka akan menghadapi Ekuador pada 27 Maret dan Paraguay pada 31 Maret.

Di turnamen utama nanti, Maroko tergabung di Grup C bersama Brasil, Haiti, dan Skotlandia. Turnamen tersebut akan menjadi ujian besar pertama bagi pelatih baru Mohamed Ouahbi bersama tim Atlas Lions.

LATEST UPDATE