Kylian Mbappe Menjadi Salah Satu Pemain yang Mendapatkan Perhatian Khusus Inggris
Editor Bolanet | 7 Desember 2022 23:43
Bola.net - Timnas Inggris akan menghadapi Prancis di perempat final Piala Dunia 2022 pada Minggu (11/12/2022). Demi melaju ke babak semifinal, Steve Holland memasukkan Kylian Mbappe sebagai pemain yang mendapatkan perhatian khusus.
Keputusan asisten pelatih Inggris ini tentu saja sangat masuk akal mengingat kualitas yang dimiliki Mbappe. Penyerang utama Prancis tersebut bahkan menjadi pemain paling mengancam di Piala Dunia 2022 dengan torehan lima gol.
Holland merasa Mbappe saat ini layak mendapatkan perlakuan khusus layaknya setiap tim melawan Lionel Messi. Holland yakin jika Mbappe bisa dihentikan, peluang Inggris untuk memenangkan laga Minggu nanti akan semakin besar.
“Saya pikir ada beberapa pemain di planet ini yang perlu anda (berikan) perhatikan secara khusus. Messi telah menjadi satu dan mungkin masih (mendapatkan perhatian khusus). Anda (juga) harus memasukkan Mbappe ke dalam kategori semacam itu,” terang Holland dikutip dari Fotmob.
Harus Mencari Cara Hentikan Mbappe

Steve Holland paham betul bagaimana Prancis mengandalkan Kylian Mbappe untuk meruntuhkan pertahanan Inggris. Bukan tanpa alasan, Mbappe sejauh ini selalu berhasil menjadi pembeda dalam permainan Prancis.
Wajar saja, hal ini mengingat Mbappe memiliki kecepatan dan kemampuan penyelesaian akhir yang sangat baik. Holland yakin kemampuan itu akan menghancurkan Inggris jika tidak diberikan perlakuan khusus.
“Kita memang perlu mencoba untuk menghindari menempatkan diri kita sendiri dalam situasi di mana dia (Mbappe) sama menghancurkannya seperti yang kita semua lihat. Kami harus mencoba dan menemukan cara untuk menghindari itu.”
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Terinspirasi dari Jose Mourinho

Holland juga tidak hanya berfokus untuk mencoba mencari cara menghentikan kemampuan super Kylian Mbappe. Namun Holland juga melihat sisi lemah yang ditinggalkan Mbappe dengan kemampuan tersebut berdasarkan pembicaraannya dengan Jose Mourinho.
“Saya ingat berbicara dengan Mourinho tentang hal itu sejak lama, ketika dia bersama Real Madrid. Mereka melawan Barcelona dan mereka memiliki Ronaldo. (Dani) Alves akan menjadi bek kanan untuk Barcelona dan terbang ke depan (ikut) dalam serangan.
“Kemudian dia akan mencoba memainkan Ronaldo melawannya secara langsung, satu lawan satu, karena Alves sangat fantastis saat menyerang tetapi mungkin tidak sebagus (itu) dalam bertahan sebagai konsekuensinya,” terang Holland.
“Selalu ada kelebihan dan kekurangan untuk setiap orang. Kucing dan tikus itu, 'Ya, kita masih harus mencoba menghadapinya,' tetapi kita juga harus mencoba mengeksploitasi kelemahan yang diberikan oleh kekuatan supernya,” tambah Holland.
Sumber: Fotmob dan Whoscored
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:48
-
Kolom Bola.net: Spanyol Menciptakan Sistem, Bukan Bintang
Piala Dunia 21 Juli 2026, 11:46
-
Tepati Janji! Marc Cucurella Segera Buat Tatto Luis De La Fuente
Piala Dunia 21 Juli 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










