Lahm Tak Berniat Kembali ke Timnas Jerman
Editor Bolanet | 4 Desember 2014 23:09
- Beberapa bulan lalu, kita melihat bagaimana kepemimpinan Philipp Lahm (31) turut membawa meraih mahkota Piala Dunia di Brasil. Kesuksesan besar itu diikuti dengan mundurnya sang kapten dari Die Mannschaft.
Keputusan yang tak disangka-sangka mengingat Lahm masih berada dalam usia produktif. Akibatnya, Jerman pun mengalami kesulitan dalam beberapa pertandingan di kualifikasi Euro 2016.
Full-back yang kini juga bisa bermain sebagai gelandang itu ternyata sudah memikirkan untuk mundur satu tahun sebelumnya. Ia pun tak berniat kembali ke timnas.
Sayangnya saya harus mengecewakan Jerman. Timnas sudah berakhir buat saya. Saya hanya akan memakai jersey Jerman sebagai fan yang menyaksikan pertandingan. Saya menikmati 10 tahun yang luar biasa di timnas, menjadi kapten, juara dunia dan mengakhirinya dengan luar biasa.
Saya tak akan kembali secara tiba-tiba untuk EURO 2016. Saya memikirkan keputusan itu satu tahun yang lalu dan saya akan mempertahankannya. Bagi saya, keputusan ini adalah yang terbaik. Timnas akan baik-baik saja tanpa saya. ungkapnya pada Bild.
Penggawa Bayern Munich itu memiliki kesan mendalam di Piala Dunia 2014, bagi Lahm turnamen tersebut adalah yang paling intens yang pernah diikutinya. [initial]
(fft/dct)
Keputusan yang tak disangka-sangka mengingat Lahm masih berada dalam usia produktif. Akibatnya, Jerman pun mengalami kesulitan dalam beberapa pertandingan di kualifikasi Euro 2016.
Full-back yang kini juga bisa bermain sebagai gelandang itu ternyata sudah memikirkan untuk mundur satu tahun sebelumnya. Ia pun tak berniat kembali ke timnas.
Sayangnya saya harus mengecewakan Jerman. Timnas sudah berakhir buat saya. Saya hanya akan memakai jersey Jerman sebagai fan yang menyaksikan pertandingan. Saya menikmati 10 tahun yang luar biasa di timnas, menjadi kapten, juara dunia dan mengakhirinya dengan luar biasa.
Saya tak akan kembali secara tiba-tiba untuk EURO 2016. Saya memikirkan keputusan itu satu tahun yang lalu dan saya akan mempertahankannya. Bagi saya, keputusan ini adalah yang terbaik. Timnas akan baik-baik saja tanpa saya. ungkapnya pada Bild.
Penggawa Bayern Munich itu memiliki kesan mendalam di Piala Dunia 2014, bagi Lahm turnamen tersebut adalah yang paling intens yang pernah diikutinya. [initial]
Sepak Bola Internasional
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
-
Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay saat Singkirkan Jerman
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:42
-
Jerman dan Mimpi Buruk Piala Dunia yang Tak Kunjung Usai
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:01
-
Singkirkan Jerman, Paraguay Tunggu Prancis atau Swedia di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 08:51
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









