Latihan Penalti Ala Inggris: Tendang Tanpa Kiper, Khawatir Eksekutor Jadi Gak Pede!
Richard Andreas | 21 November 2022 06:30
Bola.net - Piala Dunia 2022 sudah dimulai dan setiap tim harus bersiap menghadapi kemungkinan-kemungkinan terburuk dalam pertandingan. Artinya, tim-tim tersebut juga harus siap menghadapi kesempatan penalti atau bahkan babak adu penalti.
Memang babak adu penalti biasanya baru dimainkan di fase gugur. Jadi, masih ada waktu berlatih cukup lama sebelum turnamen menuntaskan fase grup.
Biar begitu, latihan menendang penalti seharusnya sudah jadi salah satu menu latihan rutin untuk setiap tim. Dengan melatihnya terus-menerus, kemampuan kiper dan eksekutor bisa terus meningkat.
Menariknya, untuk Piala Dunia 2022, Inggris justru menghindari latihan penalti terlalu sering. Skuad Gareth Southgate masih berlatih penalti secara rutin, tapi tidak terus-menerus menggunakan kiper. Apa maksudnya?
Latihan tanpa kiper
Rahasia Inggris ini dibongkar langsung oleh salah satu kiper mereka, Aaron Ramsdale. Memang biasanya latihan penalti dilakukan dengan melibatkan kiper tim secara bergantian.
Namun, untuk kali ini, Inggris sengaja membiarkan para eksekutor untuk berlatih sendiri terlebih dahulu, tidak langsung berlatih dengan kiper.
"Sampai saat ini kami bahkan belum melatih penalti dengan kiper. Kami punya alat bantu yang disebut skills net dengan sudut-sudut yang berlubang," ujar Ramsdale.
"Untuk saat ini, saya kira para pemian hanya melatih teknik mereka. Saya kira justru bakal merugikan jika mereka langsung menghadapi penjaga gawang, sebab kami bisa mulai menebak arah tendangan mereka."
Tidak bagus untuk kepercayaan diri
Intinya, jika para eksekutor penalti Inggris langsung menghadapi kiper, kemungkinan tendangan mereka ditebak akan semakin tinggi. Jika itu yang terjadi, kepercayaan diri pemain bisa merosot.
"Kiper akan mulai menebak-nebak, khususnya karena kami tidak mau terus-menerus dibobol. Jadi, saya rasa para pemain baru akan menendang dengan menghadapi kiper di akhir nanti," lanjut Ramsdale.
"Jika kiper tahu arah tendangan Anda sampai tujuh kali dari 10 tembakan, dan kiper mulai bergerak lebih cepat untuk menghentikan bola, para penendang bisa mulai grogi," tutupnya.
Klasemen Piala Dunia
Sumber: Sky Sports
Jangan lewatkan ya, Bolaneters!
- Man of the Match Piala Dunia 2022 Qatar vs Ekuador: Enner Valencia
- Saksikan Penampilan Gemilang Enner Valencia Cetak Dua Gol untuk Ekuador Bekuk Qatar
- Hasil Piala Dunia 2022 Qatar vs Ekuador: Skor 0-2
- Fakta-fakta Menarik Seremoni Pembukaan Piala Dunia 2022: Jungkook & Qatar Cetak Sejarah
- Opening Piala Dunia 2022 Qatar, Netizen Teringat Shakira, Jungkook Curi Perhatian
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Berharap Piala Dunia 2026 Jadi Milik Cristiano Ronaldo
Piala Dunia 26 Desember 2025, 09:31
-
Rahasia Gattuso Latih Italia: Akui 'Copy Paste' Taktik Marcello Lippi
Piala Dunia 25 Desember 2025, 07:15
LATEST UPDATE
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










