Lepas Label Kambing Hitam, Julio Cesar Lega
Editor Bolanet | 30 Juni 2014 11:16
- Keberhasilan melewati dalam babak 16 besar Piala Dunia 2014 tak lepas dari kegemilangan kiper Julio Cesar. Selain melakukan sejumlah penyelamatan penting dalam 120 menit laga, pria 34 tahun ini juga tampil gemilang saat membawa timnya menang 3-2 di babak adu penalti.
Performa tersebut membuat nama Cesar dielu-elukan sebagai pahlawan oleh fans Selecao. Sang kiper juga mengaku puas dengan penampilan heroiknya tersebut, ia lega berhasil lepas dari label kambing hitam yang melekat padanya sejak empat tahun lalu.
Saat Samba disisihkan Belanda 1-2 pada Piala Dunia 2010, publik Brasil menuding permainan buruk Cesar sebagai penyebab kekalahan timnya.
Saya sudah menyiapkan diri dari segi mental dan juga fisik untuk adu penalti. Sungguh sulit bisa keluar dari bayang-bayang kambing hitam yang saya dapatkan pada Piala Dunia 2010 lalu, namun saya mendapatkan dukungan penuh dari rekan setim dan juga suporter, ungkap Cesar seperti dilansir situs FIFA.
Saya tak pernah menyembunyikan fakta bahwa saya adalah orang yang emosional. Laga ini membuktikan bahwa jika kita memiliki mimpi, kita harus terus mengejarnya.[initial]
(fifa/mri)
Performa tersebut membuat nama Cesar dielu-elukan sebagai pahlawan oleh fans Selecao. Sang kiper juga mengaku puas dengan penampilan heroiknya tersebut, ia lega berhasil lepas dari label kambing hitam yang melekat padanya sejak empat tahun lalu.
Saat Samba disisihkan Belanda 1-2 pada Piala Dunia 2010, publik Brasil menuding permainan buruk Cesar sebagai penyebab kekalahan timnya.
Saya sudah menyiapkan diri dari segi mental dan juga fisik untuk adu penalti. Sungguh sulit bisa keluar dari bayang-bayang kambing hitam yang saya dapatkan pada Piala Dunia 2010 lalu, namun saya mendapatkan dukungan penuh dari rekan setim dan juga suporter, ungkap Cesar seperti dilansir situs FIFA.
Saya tak pernah menyembunyikan fakta bahwa saya adalah orang yang emosional. Laga ini membuktikan bahwa jika kita memiliki mimpi, kita harus terus mengejarnya.[initial]
Baca Juga
Fobia Adu Penalti, Thiago Silva Ogah Jadi Eksekutor
Legenda Prancis Kagumi Kolektivitas Neymar
Alves Waspadai Alexis Sebagai Pembeda Pertandingan
Fred Cetak 'Gol Kumis' Berkat Saran Neymar
Fred: Neymar Pembeda, Brasil Bersinar
Bernard Sebut Finishing Sebagai Masalah Klasik Bagi Brasil
Scolari: Pengganti Hulk Bisa Saya Pilih Dengan Mata Tertutup
Scolari: Saya Sebenarnya Ingin Panggil Diego Costa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
-
FIFA Matchday: Indonesia Bantai Oman, Thailand Gagal Kalahkan Kuwait
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















