Lewatkan Pemakaman Pele Demi Latihan di PSG, Neymar Dikritik Habis!
Richard Andreas | 4 Januari 2023 11:30
Bola.net - Neymar dikritik keras oleh fans Brasil karena memilih tidak menghadiri prosesi pemakaman Pele, sang legenda. Bintang PSG itu disebut memilih tetap berlatih di Paris.
Pemakaman Pele cukup menyita perhatian publik Brasil pada Selasa (3/1/2023) kemarin waktu setempat. Ribuan fans antre panjang untuk memberikan penghormatan terakhir bagi sang legenda.
Pele meninggal dunia di usia 82 tahun setelah perjuangan melawan kanker. Kabar kepergian Pele langsung jadi sorotan utama di dunia sepak bola, para pemain bergantian memberikan penghormatan di media sosial.
Neymar juga jadi salah satu yang paling awal bicara soal kepergian Pele. Lewat Instagramnya, Neymar menyampaikan dukanya untuk mendiang Pele.
Duka Neymar untuk Pele
Kamis, 29 Desember 2022 waktu setempat, Pele dikabarkan meninggal dunia di rumah sakit Albert Einstein, Sau Paulo, Brasil. Sang legenda akhirnya berpulang setelah perjuangan melawan kanker usus besar (colon cancer).
Bola.net - Neymar melepas kepergian Pele dengan kata-kata menyentuh hati. Dari satu legenda Brasil untuk legenda sepanjang masa yang menginspirasi, Neymar sepertinya cukup terpukul mendengar kepergian Pele.
Melalui media sosial Instagram-nya, Neymar menulis demikian:
"Sebelum Pele, 10 hanyalah angka.
Saya pernah membaca frasa ini di suatu tempat, dalam suatu momen di hidup saya.
Kalimat tersebut indah, tapi belum tuntas.
Saya kira, sebelum Pele sepak bola hanyalah olahraga.
Pele telah mengubah segalanya.
Dia mengubah sepak bola menjadi sebuah karya seni, menjadi sebuah hiburan.
Dia membuat suara orang-orang miskin, orang kulit hitam didengarkan.
Dan yang paling penting, dia membuat Brasil diperhatikan.
Status sepak bola dan Brasil telah meningkat berkat sang Raja!
Pele telah pergi, tapi magisnya akan selalu ada.
Pele SELAMANYA!"
Dikritik karena tak hadir
Ucapan duka tersebut tidak dilanjutkan Neymar dengan tindakan. Dia tidak terlihat di prosesi pemakaman Pele, publik Brasil pun terang-terangan mengkritik sikap penyerang 30 tahun tersebut.
Kritikan juga disampaikan oleh Jose Luis Datena, jurnalis Brasil Urgente. Suaranya kurang lebih sama seperti kritikan dari media-media Brasil yang lain.
"Neymar jelas bisa meminta PSG untuk membierkannya datang ke sini. Dia sudah beberapa kali memaksa klub untuk membiarkannya mendatangi pesta, jadi mengapa tidak bisa mengucapkan selamat tinggal pada Pele?" ujar Datena.
"Saya kira, Neymar sebagai pemain Brasil punya kewajiban untuk datang, melihat peti mati Pele, dan menyampaikan selamat tinggal."
Masa PSG yang ngelarang?
Bukan salah Neymar kalau gitu dong
Neymar tetap respek kok!
Bagaimanapun, Neymar kan pekerja di PSG
Sumber: Express, Sportbible, Twitter
Jangan lewatkan ya, Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Bukan Mesin, Raphinha Adalah Korban dari Padatnya Kalender Sepak Bola
Liga Spanyol 1 Oktober 2026, 12:20
-
Nomor 10 Argentina Setelah Lionel Messi Pensiun: Siapa yang Akan Jadi Penerusnya?
Piala Dunia 30 September 2026, 23:45
-
Raphinha Dipulangkan Brasil ke Barcelona, Absen Lawan India karena Masalah Paha
Amerika Latin 30 September 2026, 13:45
-
Mengapa Carlo Ancelotti Tak Berhenti Berikan Dukungan pada Vinicius Junior
Amerika Latin 30 September 2026, 12:44
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








