Lionel Messi dan Daftar Pencetak Hattrick di Piala Dunia 2026: Adakah Cristiano Ronaldo?
Afdholud Dzikry | 18 Juni 2026 08:33
Bola.net - Lionel Messi menambah satu lagi catatan bersejarah dalam kariernya. Kapten Argentina itu mencetak hat-trick saat membawa timnya menang 3-0 atas Aljazair pada laga pembuka Piala Dunia 2026. Tiga gol tersebut membuat Messi masuk ke daftar elite pencetak hat-trick dalam sejarah turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Ini merupakan hat-trick pertama Messi di Piala Dunia. Momen spesial itu hadir tepat dua dekade setelah ia mencetak gol pertamanya di ajang yang sama pada edisi 2006.
Sebelum Messi, pemain terakhir yang mencetak hat-trick di Piala Dunia adalah Kylian Mbappe pada final 2022 antara Prancis dan Argentina. Di turnamen yang sama, Goncalo Ramos juga mencatatkan tiga gol saat Portugal menghadapi Swiss pada babak 16 besar.
Masuknya nama Messi semakin memperpanjang daftar pemain yang pernah mencetak tiga gol dalam satu pertandingan Piala Dunia. Sebuah pencapaian yang kini menjadi bagian dari sejarah panjang kompetisi sejak pertama kali digelar pada 1930.
Hat-trick Piala Dunia Bertambah Menjadi 55 Kali

Sejak edisi perdana di Uruguay pada 1930, total 55 hat-trick telah tercipta di Piala Dunia. Catatan itu dibukukan oleh 51 pemain dari berbagai generasi dan era sepak bola.
Hat-trick pertama lahir dari pemain Amerika Serikat, Bert Patenaude, saat menghadapi Paraguay pada turnamen perdana.
Menariknya, tidak semua edisi Piala Dunia menghasilkan hat-trick. Hingga kini, hanya Piala Dunia 2006 di Jerman yang berakhir tanpa satu pun pemain mencetak tiga gol dalam satu laga.
Sebaliknya, Piala Dunia 1954 di Swiss menjadi edisi paling produktif. Delapan hat-trick tercipta sepanjang turnamen, termasuk dua hat-trick dalam laga legendaris Austria melawan Swiss yang berakhir dengan skor 7-5.
Mbappe dan Deretan Nama Besar dalam Sejarah

Hat-trick di Piala Dunia selalu memiliki nilai istimewa. Tak heran jika daftar pencetaknya dipenuhi nama-nama besar seperti Pele, Ronaldo, Just Fontaine, hingga Cristiano Ronaldo.
Kylian Mbappe menjadi salah satu yang paling dikenang setelah mencetak tiga gol di final Piala Dunia 2022 melawan Argentina. Ia menjadi pemain kedua yang mencatatkan hat-trick di partai final setelah Geoff Hurst pada 1966.
Dalam beberapa edisi terakhir, sejumlah pemain juga menorehkan prestasi serupa. Harry Kane melakukannya pada 2018, sementara Thomas Muller, Xherdan Shaqiri, Gonzalo Higuain, dan Miroslav Klose termasuk dalam daftar pencetak hat-trick era modern.
Kini Messi bergabung dengan kelompok eksklusif tersebut. Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah Piala Dunia.
Empat Pemain dengan Lebih dari Satu Hat-trick
Meski Piala Dunia telah berlangsung selama puluhan edisi, hanya empat pemain yang mampu mencetak lebih dari satu hat-trick. Mereka adalah Sandor Kocsis, Just Fontaine, Gerd Muller, dan Gabriel Batistuta.
Kocsis menjadi pemain pertama yang melakukannya pada Piala Dunia 1954. Penyerang Hungaria itu membukukan dua hat-trick di fase grup, masing-masing saat menghadapi Korea Selatan dan Jerman Barat.
Empat tahun kemudian, Just Fontaine mengikuti jejak tersebut di Swedia. Ia mencetak dua hat-trick dan menutup turnamen dengan 13 gol, rekor gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia yang masih bertahan hingga kini.
Gerd Muller mengulangi pencapaian serupa pada 1970. Sementara Batistuta menjadi satu-satunya pemain yang mencetak dua hat-trick pada dua edisi berbeda, yakni pada Piala Dunia 1994 dan 1998.
Jerman Dominan Tapi Juga Rapuh
Jika dilihat dari jumlah tim, Jerman menjadi negara dengan koleksi hat-trick terbanyak di Piala Dunia. Mereka telah menghasilkan tujuh hat-trick sepanjang sejarah keikutsertaan di turnamen ini.
Catatan tersebut mencerminkan konsistensi Jerman dalam melahirkan penyerang tajam dari generasi ke generasi. Nama-nama seperti Gerd Muller, Miroslav Klose, dan Karl-Heinz Rummenigge ikut menyumbang angka dalam statistik itu.
Namun ada sisi menarik dari data tersebut. Selain menjadi salah satu tim dengan pencetak hat-trick terbanyak, Jerman juga termasuk tim yang paling sering kebobolan hat-trick di Piala Dunia.
Mereka berbagi catatan itu dengan Korea Selatan. Kedua negara sama-sama sudah empat kali menjadi korban hat-trick lawan, sementara daftar pencetak tiga gol terus bertambah seiring bergulirnya Piala Dunia 2026.
Daftar Pencetak Hattrick di Piala Dunia
Daftar seluruh hattrick yang tercipta di gelaran di Piala Dunia FIFA. Berikut daftarnya:
2026 - Lionel Messi (Argentina) - vs Aljazair - Menang 3-0
2022 - Kylian Mbappe (Prancis) - vs Argentina - Imbang 3-3 (kalah adu penalti)
2022 - Goncalo Ramos (Portugal) - vs Swiss - Menang 6-1
2018 - Harry Kane (Inggris) - vs Panama - Menang 6-1
2018 - Cristiano Ronaldo (Portugal) - vs Spanyol - Imbang 3-3
2014 - Xherdan Shaqiri (Swiss) - vs Honduras - Menang 3-0
2014 - Thomas Muller (Jerman) - vs Portugal - Menang 4-0
2010 - Gonzalo Higuaín (Argentina) - vs Korea Selatan - Menang 4-1
2002 - Pauleta (Portugal) - vs Polandia - Menang 4-0
2002 - Miroslav Klose (Jerman) - vs Arab Saudi - Menang 8-0
1998 - Gabriel Batistuta (Argentina) - vs Jamaika - Menang 5-0
1994 - Oleg Salenko (Rusia) - vs Kamerun - Menang 6-1
1994 - Gabriel Batistuta (Argentina) - vs Yunani - Menang 4-0
1990 - Tomas Skuhravy (Cekoslowakia) - vs Kosta Rika - Menang 4-1
1990 - Míchel (Spanyol) - vs Korea Selatan - Menang 3-1
1986 - Emilio Butragueno (Spanyol) - vs Denmark - Menang 5-1
1986 - Igor Belanov (Uni Soviet) - vs Belgia - Kalah 3-4 (perpanjangan waktu)
1986 - Gary Lineker (Inggris) - vs Polandia - Menang 3-0
1986 - Preben Elkjær (Denmark) - vs Uruguay - Menang 6-1
1982 - Paolo Rossi (Italia) - vs Brasil - Menang 3-2
1982 - Zbigniew Boniek (Polandia) - vs Belgia - Menang 3-0
1982 - Karl-Heinz Rummenigge (Jerman Barat) - vs Chile - Menang 4-1
1982 - Laszlo Kiss (Hungaria) - vs El Salvador - Menang 10-1
1978 - Teofilo Cubillas (Peru) - vs Iran - Menang 4-1
1978 - Rob Rensenbrink (Belanda) - vs Iran - Menang 3-0
1974 - Andrzej Szarmach (Polandia) - vs Haiti - Menang 7-0
1974 - Dusan Bajevic (Yugoslavia) - vs Zaire - Menang 9-0
1970 - Gerd Muller (Jerman Barat) - vs Peru - Menang 3-1
1970 - Gerd Muller (Jerman Barat) - vs Bulgaria - Menang 5-2
1966 - Geoff Hurst (Inggris) - vs Jerman Barat - Menang 4-2 (perpanjangan waktu)
1966 - Eusebio (Portugal) - vs Korea Utara - Menang 5-3
1962 - Florian Albert (Hungaria) - vs Bulgaria - Menang 6-1
1958 - Just Fontaine (Prancis) - vs Jerman Barat - Menang 6-3
1958 - Pele (Brasil) - vs Prancis - Menang 5-2
1958 - Just Fontaine (Prancis) - vs Paraguay - Menang 7-3
1954 - Josef Hugi (Swiss) - vs Austria - Kalah 5-7
1954 - Theodor Wagner (Austria) - vs Swiss - Menang 7-5
1954 - Max Morlock (Jerman Barat) - vs Turki - Menang 7-2
1954 - Burhan Sargın (Turki) - vs Korea Selatan - Menang 7-0
1954 - Sandor Kocsis (Hungaria) - vs Jerman Barat - Menang 8-3
1954 - Carlos Borges (Uruguay) - vs Skotlandia - Menang 7-0
1954 - Erich Probst (Austria) - vs Cekoslowakia - Menang 5-0
1954 - Sándor Kocsis (Hungaria) - vs Korea Selatan - Menang 9-0
1950 - Ademir (Brasil) - vs Swedia - Menang 7-1
1950 - Oscar Míguez (Uruguay) - vs Bolivia - Menang 8-0
1938 - Harry Andersson (Swedia) - vs Kuba - Menang 8-0
1938 - Gustav Wetterström (Swedia) - vs Kuba - Menang 8-0
1938 - Lennidas (Brasil) - Polandia - vs Menang 6-5 (perpanjangan waktu)
1938 - Ernst Wilimowski (Polandia) - vs Brasil - Kalah 5-6 (perpanjangan waktu)
1934 - Oldrich Nejedly (Cekoslowakia) - vs Jerman - Menang 3-1
1934 - Edmund Conen (Jerman) - vs Belgia - Menang 5-2
1934 - Angelo Schiavio (Italia) - vs Amerika Serikat - Menang 7-1
1930 - Pedro Cea (Uruguay) - vs Yugoslavia - Menang 6-1
1930 - Guillermo Stabile (Argentina) - vs Meksiko - Menang 6-3
1930 - Bert Patenaude (Amerika Serikat) - vs Paraguay - Menang 3-0.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Lionel Messi di Liga Champions
Liga Champions 15 Oktober 2026, 11:40
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
-
Tidak Jadi Cabut! Lionel Scaloni Isyaratkan Bertahan di Timnas Argentina
Piala Dunia 7 Oktober 2026, 22:01
-
Tribut Berkelas Luka Modric untuk Lionel Messi: Ia Sering Buat Saya Menderita!
Piala Eropa 7 Oktober 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Lupakan Declan Rice, Jose Mourinho Kini Incar Bek Andalan Arsenal untuk Real Madrid
Liga Spanyol 3 November 2026, 18:45
-
Hasil I.League Cup: Arema FC Hajar RANS Nusantara, PSM Bungkam De Red
Bola Indonesia 3 November 2026, 18:21
-
Anthony Gordon Beri Nilai 7,5 untuk Awal Kariernya di Barcelona
Liga Spanyol 3 November 2026, 18:05
-
Prediksi PSV vs Club Brugge 5 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 18:01
-
Mau Tampil Fresh Setiap Hari? Ini Basic Grooming Routine yang Praktis untuk Pria
Lain Lain 3 November 2026, 17:45
-
Barcelona Pede Jamu Aston Villa, Punya Catatan Apik Kontra Klub Inggris di Kandang
Liga Champions 3 November 2026, 17:25
-
Link Nonton Streaming PSMS Medan vs Persija Jakarta - I.League Cup 2026/2027
Bola Indonesia 3 November 2026, 17:13
-
Link Live Streaming Kendal Tornado vs Persebaya - I.League Cup 2026/2027
Bola Indonesia 3 November 2026, 17:08
-
Prediksi Porto vs Napoli 5 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 17:02
-
Marcus Thuram Minta Inter Milan Ubah Mentalitas Usai Kalah dari AC Milan
Liga Champions 3 November 2026, 16:45
-
Prediksi Leipzig vs Man City 5 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 16:08
-
Harry Kane Rela Tukar Ballon d'Or demi Trofi Liga Champions bersama Bayern Munchen
Liga Champions 3 November 2026, 16:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




