Loew Bisa Memahami Hancur Leburnya Perasaan Brasil
Editor Bolanet | 9 Juli 2014 06:31
- Pelatih Jerman Joachim Loew mengaku bisa memahami hancur leburnya perasaan setelah kalah dari timnya dengan skor telak 7-1. Kedua tim ini baru saja bertarung di babak semifinal Piala Dunia 2014.
Loew jadi teringat ketika dirinya juga pernah kalah di semifinal Piala Dunia 2006 lalu dari . Saat itu yang menjadi tuan rumah adalah Jerman.
Setelah kalah di semifinal dari Italia pada 2006, kami tahu perasaan Brasil, para pemain dan suporter. Jadi kami harus tetap sederhana dan rendah hati dan mengambil langkah berikutnya, ucap Loew seperti dilansir Football Italia.
Dengan kemenangan ini Der Panzer berhak melaju ke babak final dan akan menantang pemenang dari laga kontra .[initial]
(foti/ada)
Loew jadi teringat ketika dirinya juga pernah kalah di semifinal Piala Dunia 2006 lalu dari . Saat itu yang menjadi tuan rumah adalah Jerman.
Setelah kalah di semifinal dari Italia pada 2006, kami tahu perasaan Brasil, para pemain dan suporter. Jadi kami harus tetap sederhana dan rendah hati dan mengambil langkah berikutnya, ucap Loew seperti dilansir Football Italia.
Dengan kemenangan ini Der Panzer berhak melaju ke babak final dan akan menantang pemenang dari laga kontra .[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia 6 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:20
-
Prancis Lolos ke Babak 16 Besar, Sudah Ditunggu Sang Penakluk Jerman
Piala Dunia 1 Juli 2026, 07:29
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















