Luis de la Fuente Bongkar Cara Spanyol Redam Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
Aga Deta | 20 Juli 2026 14:01
Bola.net - Luis de la Fuente memuji penampilan Spanyol setelah menjuarai Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina di partai final. Pelatih La Roja menilai disiplin permainan tim menjadi faktor utama yang membawa mereka meraih trofi.
Spanyol mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final di New York New Jersey pada Senin (20/7/2027) dini hari WIB. Kemenangan itu memastikan La Roja merebut gelar juara dunia untuk kedua kalinya.
Menurut De la Fuente, timnya tampil lebih baik sepanjang pertandingan meski kemenangan baru dipastikan setelah laga berlangsung ketat. Ia menilai final Piala Dunia memang selalu menghadirkan tantangan besar bagi kedua tim.
Selain memuji performa anak asuhnya, De la Fuente juga mengungkap strategi untuk membatasi pengaruh Lionel Messi. Penguasaan bola menjadi senjata utama Spanyol dalam meredam permainan sang kapten Argentina.
Spanyol Menang Berkat Permainan Tim

De la Fuente menilai keberhasilan Spanyol tidak datang secara instan. Ia menyebut perjalanan di sepanjang turnamen membuat timnya terus berkembang hingga mencapai performa terbaik di final.
Pelatih berusia 65 tahun itu juga menegaskan para pemain layak mendapatkan penghargaan atas kerja keras mereka. Menurutnya, kemenangan yang diraih melalui pengorbanan selalu memiliki nilai lebih.
"Kami menjalani Piala Dunia yang hebat dan belajar dari setiap pertandingan. Kami tampil lebih baik di final, sangat disayangkan kami tidak bisa memenangkannya lebih cepat, tetapi memainkan pertandingan seperti ini memang tidak pernah mudah," ujar De la Fuente kepada Rai Sport.
"Memenangkan pertandingan melalui pengorbanan selalu menjadi hal yang paling indah," lanjut De la Fuente.
Rahasia Meredam Lionel Messi

Salah satu fokus utama Spanyol pada laga final adalah membatasi ruang gerak Lionel Messi. Strategi tersebut berhasil dijalankan sehingga kapten Argentina kesulitan memberi ancaman sepanjang pertandingan.
De la Fuente mengatakan penguasaan bola menjadi kunci utama untuk menjauhkan Messi dari area berbahaya. Ia menilai seluruh pemain menjalankan tugasnya dengan sempurna.
"Kami berhasil menjauhkannya dari area berbahaya melalui penguasaan bola. Kami benar-benar melakukannya dengan sangat baik, dan kerja sama seluruh tim sangat luar biasa," kata De la Fuente.
"Permainan tim kami benar-benar sublim," tegas De la Fuente.
Kebersamaan Jadi Kekuatan Terbesar Spanyol

Sepanjang turnamen, De la Fuente lebih menekankan kekuatan kolektif dibanding mengandalkan individu. Ia membangun skuad yang seimbang dengan setiap pemain memahami tanggung jawab masing-masing.
Pendekatan tersebut membuat Spanyol mampu tampil konsisten hingga menjadi juara dunia. De la Fuente pun memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemain atas dedikasi mereka.
"Saya memiliki para pemain yang luar biasa, brilian, yang terbaik di dunia. Mereka membuat semuanya terlihat lebih mudah dan selalu bekerja dengan dedikasi maksimal," ujar De la Fuente.
"Kami memiliki tim terbaik, bukan sekadar kumpulan pemain terbaik. Perhatian terhadap setiap detail sangat luar biasa dan saya sangat bangga kepada para pemain saya," tutup De la Fuente.
Sumber: Goal International
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dikabarkan Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026, Harry Kane: Semoga Ini Tahunnya Saya!
Liga Champions 8 September 2026, 11:28
-
Jose Mourinho: Main Bagus Gak Ada Aritnya Kalau Tidak Menang!
Liga Champions 8 September 2026, 11:00
-
Lille vs Betis, Calvin Verdonk Berpotensi Torehkan Sejarah Baru
Liga Champions 8 September 2026, 10:00
-
Enzo Maresca Resah Jelang Laga Porto vs Man City, Ada Apa?
Liga Champions 8 September 2026, 09:42
-
Kalah di Akhir Pekan, Real Madrid Bidik Inter Milan Sebagai Langkah Kebangkitan!
Liga Champions 8 September 2026, 09:22
LATEST UPDATE
-
Club Brugge vs Aston Villa: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 8 September 2026, 16:17
-
Prediksi Susunan Pemain Porto vs Manchester City: Haaland Jadi Andalan di Lini Depan
Liga Champions 8 September 2026, 16:11
-
Prediksi PSG vs Slovan Bratislava 10 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 16:00
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Inter Milan: Diomande Berpeluang Jadi Starter
Liga Champions 8 September 2026, 15:36
-
Prediksi Barcelona vs Feyenoord 9 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 15:00
-
Pertahanan 'Kerupuk' Bisa Jegal Impian Liga Champions Manchester United
Liga Champions 8 September 2026, 14:33
-
Persija Siapkan 60 Ribu Tiket untuk Lawan Persib, Ada Syarat Khusus bagi Penonton
Bola Indonesia 8 September 2026, 14:03 -
Persija Belum Kantongi Izin Polisi untuk Jamu Persib di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 8 September 2026, 13:53
-
Michael Carrick Janjikan MU yang Berbeda Saat Lawan Sabah dan Manchester City
Liga Inggris 8 September 2026, 13:40
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






