Maradona: Kolombia Korban Pencurian Luar Biasa
Dimas Ardi Prasetya | 4 Juli 2018 23:27
Bola.net - - Legenda Argentina Diego Maradona mengklaim menjadi korban dari pencurian luar biasa di pertandingan lawan .
Kolombia bertarung melawan Inggris di babak 16 besar Piala Dunia 2018. Duel yang dilangsungkan di Spartak Stadium itu berlangsung dengan dramatis.
Inggris sempat unggul lebih dahulu melalui penalti Harry Kane pada menit 57. Namun Kolombia bisa menyamakan skor pada menit 93 melalui tandukan Yerry Mina.
Laga di waktu normal berakhir dengan skor 1-1. Pada akhirnya kedua tim harus menjalani duel adu penalti.
Di sini, Inggris bisa meraih kemenangan. Jordan Henderson cs berhasil unggul dengan skor 3-4.
Maradona Ikut Kesal

Hasil itu jelas tak diterima dengan baik oleh penggawa Kolombia. Maradona juga mengatakan hal yang serupa.
Ia lantas mempertanyakan keputusan eks wasit FIFA Pierluigi Collina yang menunjuk wasit Mark Geiger untuk memimpin laga itu.
Saya melihat pencurian monumental di lapangan. Saya meminta maaf kepada semua orang Kolombia, tetapi para pemain tidak bisa disalahkan atas hal ini, ujarnya pada Telesur.
Ini adalah seorang pria [Collina] yang meurpakan orang yang memutuskan untuk memilih seorang wasit dengan hanya meng-googling dirinya. Ia tidak boleh dimasukkan dalam pertandingan sebesar ini, kecamnya.
Kecam Penalti Inggris

Maradona juga mengecam keputusan Geiger untuk memberikan penalti pada Inggris. Hukuman itu sendiri diberikan karena Carlos Sanchez menjatuhkan Harry Kane di kotak terlarang saat akan menerima umpan sepak pojok.
Penaltinya. Hukuman itu bukan penalti, serunya.
Itu salah Kane. Aturannya memungkinkan bantuan VAR, ya atau tidak? Mengapa ia tidak meminta VAR? Tidak mungkin, ini harus dikecam, tegasnya.
Berita Video

Berita video catatan laga dramatis 16 Besar Piala Dunia 2018, Inggris kontra Kolombia, yang harus diakhiri dengan adu penalti.
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi VfB Stuttgart vs Bayern Munchen 6 Desember 2025
Bundesliga 5 Desember 2025, 20:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









