Timnas Inggris tak Sungkan Ungkap Targetnya di Piala Dunia 2026: Bintang Kedua!

Timnas Inggris tak Sungkan Ungkap Targetnya di Piala Dunia 2026: Bintang Kedua!
Starting XI Timnas Inggris saat melawan Jepang di laga uji coba, 1 April 2026 di Wembley. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Bola.net - Timnas Inggris akhirnya mendarat di Florida untuk memulai persiapan menuju Piala Dunia 2026. Suhu panas West Palm Beach langsung menjadi tantangan awal yang harus dihadapi skuad asuhan Thomas Tuchel.

Rombongan 26 pemain itu datang dengan agenda adaptasi cuaca sebelum laga perdana Grup L. Atmosfer persiapan terlihat serius sejak hari pertama mereka tiba di Amerika Serikat.

Beberapa nama besar seperti Bukayo Saka hingga Declan Rice tidak ikut dalam rombongan awal. Mereka diberikan waktu pemulihan tambahan usai padatnya jadwal kompetisi Eropa.

Marcus Rashford juga sudah lebih dulu bergabung di Miami untuk mengikuti program latihan khusus. Kondisi ini membuat persiapan Inggris berjalan dengan pendekatan yang cukup berbeda.

Harry Kane Bicara Blak-blakan: Inggris Harus Lintas Garis Finis

Harry Kane Bicara Blak-blakan: Inggris Harus Lintas Garis Finis

Selebrasi Harry Kane bersama skuad Timnas Inggris dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 versus Albania, Senin (17/11/2025). (c) AP Photo/Vlasov Sulaj

Kapten Inggris, Harry Kane, kembali menegaskan ambisi besar timnya jelang turnamen. Ia menyebut bahwa skuad saat ini sudah berada di level yang matang untuk menutup perjalanan dengan gelar juara.

Kane juga menyoroti pentingnya kekompakan tim di bawah filosofi Thomas Tuchel. Menurutnya, kekuatan kolektif kini menjadi fondasi utama Three Lions.

Pengalaman pahit di final turnamen sebelumnya bersama Gareth Southgate membuat Kane semakin termotivasi untuk mengubah akhir cerita. Ia ingin memastikan Inggris tidak lagi berhenti di ambang juara.

“Pada tahap awal Gareth, kami menghabiskan banyak waktu untuk berbicara tentang mencoba untuk lebih kompak dan mencoba untuk mengesampingkan (persaingan antar) klub sepak bola ketika kami datang ke sini bersama tim nasional. Dan saya rasa dari tahun ke tahun itu semakin kuat. Tetapi, tentu saja, harapan sekarang adalah untuk melewati garis finis dan menang," ucapnya, dilansir Goal.

Pertandingan Selanjutnya
World Cup World Cup | 18 Juni 2026
Inggris Inggris
03:00 WIB
Kroasia Kroasia

Tuchel Tegaskan Misi Inggris: Bintang Kedua!

Tuchel Tegaskan Misi Inggris: Bintang Kedua!

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel melihat timnya bermain saat melawan Jepang di laga uji coba, 1 April 2026. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Thomas Tuchel secara terbuka menegaskan target besar Inggris di Piala Dunia 2026. Dalam pertemuan awal bersama skuad, ia tidak ragu menyebut misi utama: menjadi juara dunia.

Pelatih asal Jerman itu menekankan bahwa ambisi tersebut harus dibicarakan secara terbuka sejak awal. Menurutnya, tidak ada ruang untuk menyembunyikan target besar di ruang ganti.

Tuchel ingin para pemain memahami bahwa Inggris datang bukan hanya untuk berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa “bintang kedua” di seragam adalah tujuan nyata yang harus diperjuangkan.

“Misi, mengapa kita di sini, sangat, sangat jelas. Kita ingin menjadi juara dunia. Kita ingin memasang bintang kedua di seragam kita. Dan bagi saya, sangat penting bahwa kita membicarakannya. Langsung saja bicarakan. Misi, target dari misi ini jelas: bintang kedua di seragam kita.”

Lebih dari Sekadar Bakat: Tuchel Tuntut Persatuan Total di Inggris

Lebih dari Sekadar Bakat: Tuchel Tuntut Persatuan Total di Inggris

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, bertepuk tangan saat pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup K melawan Albania, Minggu (16/11/2025). (c) AP Photo/Vlasov Sulaj

Tuchel juga menegaskan bahwa bakat saja tidak cukup untuk membawa Inggris menjadi juara dunia. Ia menilai faktor persatuan dan ikatan tim jauh lebih menentukan di turnamen besar.

Ia mencontohkan pengalaman seorang juara dunia yang menilai perbedaan terbesar bukan pada kualitas, melainkan kekompakan sebagai satu keluarga. Hal itu menjadi pesan penting bagi skuad The Three Lions.

Menurutnya, hanya tim yang rela berkorban satu sama lain yang bisa melangkah hingga akhir turnamen. Tuchel ingin menciptakan atmosfer “persaudaraan” di dalam tim Inggris.

“Itu tidak cukup karena ini bukan hanya tentang sepak bola. Ini bukan hanya tentang membangun serangan dan pola pertahanan. Ini bukan hanya tentang bola mati; yang merupakan bagian yang sangat besar. Tetapi dalam sepak bola internasional, dan terutama dalam sepak bola internasional, ini bukan hanya tentang sepak bola," serunya.

“Saya berbicara dengan seorang juara Piala Dunia, dan ia telah mengikuti dua turnamen, dan ia mengatakan perbedaan antara perempat final dan final... levelnya sama, kualitas permainannya sama. Tetapi begitu mereka tiba sebagai sebuah persaudaraan, kami siap berkorban untuk satu sama lain. Tidak akan menjadi masalah jika kamp pelatihan berlangsung dua bulan. Jadi dua bulan, oke? Tidak masalah. Kawan-kawan, mari kita lakukan sesuatu yang istimewa," tandas Tuchel.

(Goal)