Mario Balotelli: Saya Cuma Diingat Kalau Timnas Italia Kalah
Yaumil Azis | 31 Maret 2022 03:46
Bola.net - Nama Mario Balotelli ramai disebut setelah Timnas Italia dinyatakan gagal ikut serta dalam ajang Piala Dunia 2022. Publik yakin kalau Gli Azzurri bisa mengalahkan Makedonia Utara jika Balotelli hadir sebagai ujung tombak.
Harapan Balotelli tampil di pekan internasional bulan Maret ini sempat meninggi setelah Roberto Mancini memanggilnya untuk mengikuti kamp latihan pada Januari lalu. Namun pada akhirnya, Mancini tidak memanggilnya lagi.
Eks pelatih Zenit St Petersburg itu punya alasan tersendiri mengapa tidak memanggil Balotelli. Ia ingin menggunakan pemain-pemain yang berjasa membawa Italia juara Euro 2020 lalu karena sudah saling paham satu sama lain.
Ternyata keputusan Mancini salah. Skuat Euro 2020 sama sekali tidak menjamin kelolosan Italia. Mereka mengalami masalah di lini depan dengan catatan 32 tembakan, tapi tak satupun bisa menjebol gawang Makedonia Utara.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Dirindukan Ketika Italia Kalah
Pada akhirnya, Italia kalah dengan skor 0-1 dalam duel yang digelar di Renzo Barbera, Palermo, pada hari Jumat (25/3/2022) pekan lalu. Tidak heran kalau kualitas barisan depan Italia jadi dipertanyakan banyak orang.
Beberapa meyakini kalau Italia bisa keluar sebagai pemenang kalau memiliki Balotelli di lini depan. Meski kualitasnya telah menurun, namun keganasan pria berumur 31 tahun itu kalau sudah berada di depan gawang tetap terjaga.
Balotelli sendiri kecewa karena namanya jadi perbincangan setelah pertandingan berakhir. "Saya hanya dirindukan ketika Italia kalah. Mudah untuk mengatakan itu karena, sebelum laga, tak ada yang memikirkan saya," katanya kepada Sky Sport Italia.
"Saya menyaksikan pertandingan melawan Makedonia Utara, Italia punya beberapa peluang bagus. Saya cukup bagus di depan gawang. Bukan berarti Italia akan menang dengan saya di lapangan, tapi kami punya peluang bagus untuk mencetak gol."
Dukung Roberto Mancini Bertahan
Hubungan antara Balotelli dengan Mancini pun dipertanyakan. Keduanya memang mengalami masa naik-turun sewaktu masih di Manchester City. Namun Balotelli tidak lantas menjadi benci Mancini karena tidak diikutserakan di pekan internasional ini.
"Saya belum berbicara dengannya, tapi ada ikatan antara saya dengan dia. Saya senang dia tetap memimpin, sebab dia telah memenangkan Euro," Balotelli menambahkan.
"Orang-orang kecewa, tapi kami tidak boleh sampai lupa dengan apa yang pelatih telah raih. Italia punya tim yang kuat, tapi tak seorangpun menduga kami bisa menjadi juara Eropa. Mancini pantas bertahan," pungkasnya.
(Sky Sport Italia)
Baca juga:
Serius, Italia Masih Bisa Ikut Piala Dunia 2022 Meski Peluangnya Kecil
Lupakan Generasi Chiellini! 11 Calon Tulang Punggung Timnas Italia di Masa Depan
Hasil Pertandingan Turki vs Italia: Skor 2-3
Italia Gagal ke Piala Dunia 2022, Leonardo Bonucci: Aturan Play-Off yang Absurd!
Skuad Italia Tinggalkan Ruang Ganti dengan Sampah Kotor dan Jorok, Leonado Bonucci Minta Maaf
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pemain Persija Cedera Jelang Pekan ke-1 BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 2 September 2026, 21:16
-
Alex Martins Belum Pasti Bela Persebaya di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 2 September 2026, 20:24
-
10 Transfer Termahal Serie A 2026/2027: Goncalo Ramos Teratas, AC Milan Borong 2 Besar
Liga Italia 2 September 2026, 15:12
-
Rekap Transfer Manchester United 2026/2027: 7 Pemain Masuk, 24 Dilepas Setan Merah
Liga Inggris 2 September 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


