Melihat Timnas Italia yang Rapuh dan Lupa Cara Bertahan
Asad Arifin | 7 Juni 2025 09:54
Bola.net - Langkah Timnas Italia menuju Piala Dunia 2026 mendapat ganjalan besar. Dalam laga kualifikasi zona Eropa yang digelar Jumat (7/6/2025), Gli Azzurri takluk 0-3 di markas Norwegia.
Italia hanya mampu mencatat satu tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan. Barisan pertahanan mereka tampil buruk dan tidak mampu menahan gempuran Alexander Sorloth, Antonio Nusa, serta Erling Haaland yang masing-masing mencetak gol.
Pelatih kepala Luciano Spalletti mengakui bahwa timnya tampil jauh dari harapan. Kekalahan tiga gol tanpa balas mencerminkan lemahnya performa, menurunnya kepercayaan diri, serta hilangnya identitas permainan khas Italia.
“Ini bukanlah jati diri kami, karena dalam hal individu, kami dapat berbuat lebih banyak, tetapi Anda juga dapat melihat bahwa ini adalah momen yang sulit,” ujar Spalletti usai pertandingan, dikutip dari Sky Sports Italia.
Benteng Rapuh, Italia Kehilangan Identitas Defensif

Italia selama ini dikenal sebagai negara yang melahirkan bek-bek tangguh. Namun, dalam laga melawan Norwegia, warisan itu seolah lenyap. Pertahanan yang lemah terlihat dari jebakan offside yang gagal, tekanan yang tidak maksimal, serta jarak antarlini yang terlalu renggang.
Norwegia memanfaatkan celah ini dengan baik, terutama melalui kecepatan dan kekuatan fisik Erling Haaland yang berkali-kali merepotkan lini belakang Italia. Martin Odegaard pun mendapat ruang bebas untuk mengatur permainan dari lini tengah.
"Saya memilih grup ini karena saya pikir ada kualitas, tetapi jika kami begitu rapuh sehingga kami tidak menjaga jebakan offside, kami tidak mengejar lawan, maka ada kurangnya rasa percaya diri,” kata Spalletti.
"Kualitas tidak cukup tanpa itu," tegas eks pelatih Napoli tersebut. Koordinasi tim terlihat kacau, determinasi nyaris tak terlihat. Usai kebobolan, tidak ada respons emosional dari para pemain, tak ada kemarahan, tak ada reaksi.
Kans Piala Dunia Menipis, Spalletti Buka Peluang Evaluasi

Situasi Italia di klasemen menjadi rumit meski baru memainkan satu pertandingan di Grup I. Pasalnya, hanya juara grup yang berhak lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Dengan hasil ini, Italia terancam masuk persaingan ketat dengan Norwegia.
Spalletti pun mulai membuka wacana evaluasi terhadap proyek yang sedang ia jalankan bersama tim nasional, bahkan akan berdiskusi dengan Presiden FIGC, Gabriele Gravina.
“Saya perlu berbicara dengan Presiden Gravina tentang niat mereka, pandangan mereka tentang keputusan yang saya buat,” ucapnya.
"Selalu ada kekhawatiran, karena setelah penampilan seperti itu, Anda jelas harus bertanya pada diri sendiri dan menyadari ada masalah, tetapi Anda harus menghadapinya," tegas Spalletti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ousmane Dembele Tak Puas Meski Cetak Hattrick saat Prancis Hajar Norwegia
Piala Dunia 27 Juni 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan Timnas Spanyol?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 15:00
-
Saingi Arsenal, MU Juga Kejar Bruno Guimaraes
Liga Inggris 28 Juni 2026, 14:30
-
Siapa Lawan Timnas Inggris di 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 14:00
-
MU Putuskan Lepas Striker Muda Berbakat Mereka di Musim Panas 2026?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 13:30
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan yang Menanti Timnas Portugal?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 13:00
-
Siapa Lawan Timnas Argentina di 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 12:00
-
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, 29 Juni - 4 Juli 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:50
-
Man of the Match Aljazair vs Austria: Riyad Mahrez
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:19
-
Man of the Match Yordania vs Argentina: Giovani Lo Celso
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41











