Mengaku Sangat Marah Usai Gagal Penalti, Begini Kata Lionel Messi

Afdholud Dzikry | 23 Juni 2026 11:10
Mengaku Sangat Marah Usai Gagal Penalti, Begini Kata Lionel Messi
Pemain Argentina Lionel Messi merayakan gol dalam laga Grup J Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Austria di Arlington, Texas, dekat Dallas, Senin, 22 Juni 2026 (c) AP Photo/Julio Cortez

Bola.net - Kapten Argentina, Lionel Messi, menjadi penentu kemenangan 2-0 atas Austria pada laga kedua Grup J Piala Dunia 2026 di Dallas, Senin waktu setempat. Dua gol yang dicetaknya tidak hanya membawa tim meraih tiga poin penting, tetapi juga mengantarkannya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen ini.

Pencapaian itu tidak datang dengan mudah. Di awal pertandingan, Messi sempat gagal mengeksekusi penalti sebelum akhirnya bangkit dan mencetak gol pada menit ke-30 serta masa injury time.

Advertisement

Momen gagal penalti itu menjadi yang ketiga bagi Messi di luar adu penalti sejak debutnya di Piala Dunia pada 2006. Namun, penampilan gemilangnya sepanjang laga langsung menutup kesalahan tersebut dan membawa Argentina mengendalikan pertandingan.

Setelah laga usai, Messi berbicara terbuka tentang kekecewaan yang sempat ia rasakan. Pengalaman itu, menurutnya, menjadi pelajaran penting di tengah perjalanan Argentina mempertahankan gelar.

1 dari 3 halaman

Amarah di Awal yang Berbuah Manis

Amarah di Awal yang Berbuah Manis

Pemain Argentina Lionel Messi (10) merayakan gol bersama Enzo Fernandez (24) dalam laga Grup J Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Austria di Arlington, Texas, dekat Dallas, Senin, 22 Juni 2026 (c) Chitose Suzuki/The Dallas Morning News via AP

Penalti yang gagal di awal pertandingan sempat mengganggu ritme permainan Argentina. Bola hasil tendangan Messi melenceng dari sasaran setelah wasit memberikan penalti melalui tinjauan VAR.

Situasi itu membuat tensi pertandingan meningkat. Namun, ketenangan dan pengalaman para pemain Argentina membantu tim keluar dari tekanan dan perlahan mengambil alih kendali laga.

"Hari ini ada momen ketika saya sangat kesal karena gagal mengeksekusi penalti itu," kata Lionel Messi. "Tendangan saya sangat buruk. Untungnya kami bisa membalikkan keadaan, unggul, dan meraih tiga poin yang sangat penting."

"Sejak awal kami memang menargetkan kemenangan di setiap pertandingan. Kami adalah Argentina dan selalu ingin menang melawan siapa pun. Tapi kami juga tahu itu tidak mudah, semuanya harus dibuktikan di lapangan. Dan hari ini kami berhasil melakukannya," lanjut Messi.

2 dari 3 halaman

Evaluasi Laga Ketat Kontra Austria

Austria memberikan perlawanan sengit sejak menit pertama. Permainan cepat yang mereka terapkan beberapa kali membuat lini tengah Argentina kesulitan mengembangkan permainan.

Meski lawan tidak banyak menciptakan ancaman berbahaya ke gawang Argentina, pertandingan tetap berjalan berat. Tim asuhan Lionel Scaloni harus bekerja keras untuk memastikan kemenangan.

"Tentu saja kemenangan selalu menjadi target kami," ujar Messi. "Kami tahu pertandingan tidak akan mudah. Di Piala Dunia ini semua laga terasa sulit dan tidak ada tim yang memberi ruang begitu saja."

"Sangat sulit bagi kami untuk menguasai bola selama yang kami inginkan," tambahnya. "Mereka memang tidak banyak mengancam gawang kami, tetapi pertandingan berjalan sangat ketat dan mereka bermain dengan tempo yang cepat."

3 dari 3 halaman

Target Awal Tercapai di Puncak Grup J

Enam poin dari dua pertandingan membuat Argentina kokoh di puncak klasemen Grup J. Hasil itu sekaligus memastikan langkah mereka ke babak 32 besar lebih cepat dari jadwal.

Kepastian lolos memberi keuntungan tersendiri bagi Argentina. Mereka kini memiliki ruang untuk mempersiapkan diri dengan lebih tenang sebelum memasuki fase gugur.

"Saya senang dengan jalannya pertandingan dan tentu saja dengan kemenangan ini," kata Messi.

"Kami berhasil meraih enam poin dan lolos ke babak 32 besar, yang memang menjadi salah satu target awal kami. Kami juga berada di posisi teratas grup. Sekarang kami bisa sedikit lebih tenang karena target pertama sudah tercapai, lalu fokus memikirkan langkah berikutnya."

"Dan ya, saya menjalani semua ini sebagai sesuatu yang spesial, seperti yang selalu saya rasakan. Saya menikmati bermain dan menikmati setiap momen di lapangan," tutupnya.

Sesuai jadwal, Argentina akan menghadapi Yordania pada pertandingan terakhir fase grup pada 28 Juni. Laga itu akan menentukan apakah mereka mampu mengunci status sebagai juara Grup J sebelum memasuki babak gugur.

LATEST UPDATE