Mengingat Kiprah Kolombia di Piala Dunia 2018: Lolos Fase Grup, Tumbang di Tangan Inggris
Serafin Unus Pasi | 13 September 2022 17:20
Bola.net - Kolombia berangkat ke Rusia dengan motivasi tinggi untuk menggebrak gelaran Piala Dunia 2018. Skuat asuhan Jose Pekerman itu mengharapkan hasil yang lebih baik dari Piala Dunia 2014 di Brasil.
Di Piala Dunia 2014, Kolombia saat itu sukses tampil mengejutkan. James Rodriguez dkk berhasil mencapai babak Perempat Final Piala Dunia 2014 dengan permainan yang memukau.
Namun di Piala Dunia 2018, perjuangan Kolombia mengulang sukses tak berjalan indah. Mereka harus gugur di babak 16 besar setelah bertemu Inggris.
Kolombia yang berjuang pantang menyerah harus rela tersingkir di babak adu penalti. Radamel Falcao dkk harus mengubur impian mereka setelah kalah keberuntungan dengan The Three Lions.
Kalah Di Laga Perdana

Di Piala Dunia 2018, Kolombia tergabung di Grup H. Mereka akan bertarung dengan tim-tim penuh kejutan yakni Jepang, Senegal, dan Polandia.
Kejutan itu langsung menghampiri Kolombia dengan cepat. Melakoni laga perdana melawan Jepang, Kolombia harus menyerah dengan skor tipis 2-1.
Kolombia ketiban nasib sial ketika di menit tiga mereka harus bermain dengan 10 pemain. Carlos Sanchez harus keluar akibat menyentuh bola dengan tangannya.
Tak hanya kartu merah, Kolombia juga harus diganjar dengan tendangan penalti. Shinji Kagawa yang mampu mengeksekusi penalti menjadi gol membuka langkah Kolombia dengan nasib kurang baik di Piala Dunia 2018.
Berakhir Menjadi Juara Grup

Mengawali perjalanan Piala Dunia 2018 dengan kurang baik tak membuat timnas Kolombia pantang menyerah. Kekalahan di laga perdana tak akan diulangi oleh Kolombia di laga-laga selanjutnya.
Menghadapi Polandia di laga kedua Grup H, Kolombia tampil meyakinkan. Tim asuhan Jose Nestor Pekerman ini mampu menang telak 3-0 atas Polandia.
Di laga terakhir Grup H, Kolombia kembali tampil meyakinkan dengan hasil kemenangan. Kali ini Senegal yang harus menjadi korbannya.
Kemenangan atas Senegal akhirnya mengantarKAN Kolombia menjadi juara Grup H dengan enam poin. Kemenangan itu sekaligus menyingkirkan Senegal yang memiliki peluang lebih besar untuk lolos ke Fase Knock-Out.
Laga Dramatis Melawan Inggris

Berstatus sebagai juara Grup H mengantarkan Kolombia menghadapi runner up Grup G. Inggris yang saat itu finish di bawah Belgia tampil sebagai lawan berat Kolombia.
Laga yang dihelat di Otkrytie Bank Arena tersebut berjalan panas sejak menit awal. Laga berjalan imbang dengan 14 tembakan Kolombia berbanding 16 tembakan oleh Inggris.
Inggris bisa unggul terlebih dahulu melalui hadiah penalti yang mampu dieksekusi dengan baik oleh Harry Kane di menit 57. Namun mimpi Inggris menyudahi laga di waktu normal sirna setelah Yerry Mina berhasil mencetak gol di injury time babak kedua.
Umpan sepakan pojok Juan Cuadrado mampu disambar dengan tandukan Yerry Mina. Gol tersebut memperpanjang nafas Kolombia hingga babak perpanjangan waktu.
Dua kali 15 menit babak perpanjangan waktu, kedua tim tak mampu menambah gol. laga akhirnya dilanjutkan melalui drama adu penalti.
Namun nasib baik lebih menghampiri Inggris. Tim asuhan Gareth Southgate itu berhasil melaju ke Perempat Final setelah Eric Dier sebagai eksekutor penentu berhasil mencetak gol. Kolombia akhirnya harus tersingkir secara dramatis di babak 16 besar Piala Dunia 2018
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
Baca Juga:
Piala Dunia 2018: Performa Bagus Harry Maguire Bawa Timnas Inggris Menang di Perempat Final
Piala Dunia 2006: Mengenang Gol Terakhir David Beckham untuk Timnas Inggris
Masterclass Marcelo Lippi yang Bawa Italia Juara Piala Dunia 2006
Ricardo, Kiper Tangguh yang Buyarkan Asa Inggris di Piala Dunia 2006
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Sudah Cetak 26 Gol dalam 6 Laga, padahal Tanpa 'Nomor 9' Murni
Liga Spanyol 14 September 2026, 15:44
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
LATEST UPDATE
-
Cole Palmer, Declan Rice, dan Marcus Rashford Absen Bela Timnas Inggris
Piala Eropa 21 September 2026, 23:31
-
Pelatih Malaysia Sebut Indonesia Favorit di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 23:08
-
7 Perubahan Besar yang Dilakukan Hansi Flick di Barcelona
Liga Spanyol 21 September 2026, 22:56
-
Italia Kehilangan Federico Dimarco, Roberto Mancini Panggil Bek Aston Villa
Piala Eropa 21 September 2026, 22:21
-
Delegasi FIFA Cek Kesiapan GBK Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 21:58
-
Randal Kolo Muani Jalani Operasi Usai Juventus Kalahkan Atalanta
Liga Italia 21 September 2026, 21:46
-
Erick Thohir Kembali Pastikan Bonus Rp3 Miliar untuk Emas Asian Games 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 21:23
-
Levi Colwill Yakin Chelsea Bangkit Usai Jeda Internasional
Liga Inggris 21 September 2026, 21:11
-
Real Madrid Terancam Sanksi Usai Derbi Madrid, Telat 5 Menit dari Jadwal Masuk Lapangan
Liga Spanyol 21 September 2026, 20:22
-
Erling Haaland Cetak Sejarah di Premier League, Lengkapi Korban Golnya
Liga Inggris 21 September 2026, 20:01
-
Benjamin Sesko Cedera, Berapa Laga Man United yang Bisa Dilewatkan?
Liga Inggris 21 September 2026, 19:26
-
Jorge Martin Batal Operasi Usai MotoGP Austria, Ada Risiko Besar yang Ingin Dihindari
Voli 21 September 2026, 19:24
-
Luis de la Fuente Perpanjang Kontrak usai Antar Spanyol Sukses di Piala Dunia
Piala Eropa 21 September 2026, 18:56
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



