
Bola.net - Swiss vs Kolombia menjadi salah satu pertandingan paling menarik di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kedua tim sama-sama mengincar satu tiket ke perempat final sekaligus berambisi menyamai pencapaian terbaik sepanjang sejarah mereka di turnamen ini.
Pertandingan berlangsung di BC Place, Vancouver, stadion yang sudah sangat akrab bagi Swiss selama edisi kali ini. Tim asuhan Murat Yakin datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat tiga kemenangan beruntun.
Kolombia juga membawa modal positif meski harus bekerja keras pada fase gugur. Tim racikan Nestor Lorenzo tampil disiplin di lini belakang, tetapi efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah.
Pemenang laga ini akan mengamankan tempat di delapan besar Piala Dunia. Kesempatan tersebut membuka peluang bagi Swiss maupun Kolombia untuk kembali mengukir sejarah setelah sekian lama menanti.
Swiss Datang dengan Rekor Impresif

Swiss melangkah ke babak 16 besar setelah menundukkan tuan rumah Kanada 2-1 pada laga terakhir Grup B. Mereka kemudian mengalahkan Aljazair 2-0 berkat gol Breel Embolo dan Dan Ndoye.
Kemenangan tersebut menjadi keberhasilan pertama Swiss di fase gugur Piala Dunia sejak 1938. Tim berjuluk Nati kini juga mencatat tiga kemenangan beruntun untuk pertama kalinya dalam sejarah penampilan mereka di ajang ini.
Performa Johan Manzambi menjadi salah satu kekuatan utama Swiss. Pemain berusia 20 tahun itu telah berkontribusi langsung terhadap lima gol melalui tiga gol dan dua assist sepanjang turnamen.
Breel Embolo juga terus menunjukkan ketajamannya di lini depan. Koleksi empat golnya di Piala Dunia kini hanya kalah dari Josef Hugi yang mengemas enam gol dan Xherdan Shaqiri dengan lima gol untuk Swiss.
Kolombia Kuat Bertahan, Masih Mencari Ketajaman

Kolombia memastikan langkah ke babak 16 besar setelah menang tipis 1-0 atas Ghana. Gol cepat Jhon Arias lahir pada menit ke-13 lewat umpan matang Luis Suarez yang masuk dari bangku cadangan sejak menit keenam.
Secara statistik, Kolombia mampu menciptakan peluang berlimpah. Mereka menghasilkan expected goals (xG) sebesar 2,19 pada laga melawan Ghana serta mencatat sedikitnya 20 tembakan dalam tiga pertandingan terakhir.
Meski demikian, produktivitas belum sejalan dengan banyaknya peluang yang tercipta. Dalam tiga pertandingan tersebut, Kolombia hanya menghasilkan dua gol sehingga penyelesaian akhir menjadi fokus utama Nestor Lorenzo.
Di sisi lain, pertahanan Kolombia tampil sangat solid. Los Cafeteros membukukan tiga clean sheet beruntun di Piala Dunia, sebuah catatan terbaik mereka sepanjang keikutsertaan di turnamen ini.
Rekor Pertemuan Masih Berpihak kepada Kolombia

Swiss dan Kolombia telah bertemu empat kali di semua ajang. Kolombia memenangi dua pertandingan, sementara dua laga lainnya berakhir imbang.
Pertemuan terakhir berlangsung pada laga persahabatan Maret 2007 yang dimenangi Kolombia dengan skor 3-1. Sementara itu, satu-satunya duel kompetitif terjadi pada fase grup Piala Dunia 1994 ketika Kolombia menang 2-0.
Meski memiliki catatan pertemuan yang lebih baik, Kolombia belum mampu mengalahkan tim Eropa sepanjang 2026. Mereka kalah dari Kroasia dan Prancis pada laga persahabatan, lalu bermain imbang tanpa gol melawan Portugal di fase grup.
Swiss datang dengan momentum kemenangan yang konsisten, sedangkan Kolombia mengandalkan organisasi pertahanan yang kokoh. Kombinasi dua kekuatan berbeda itu membuat duel Swiss vs Kolombia berpotensi berlangsung ketat hingga menit terakhir.
Sumber: Opta Analyst
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 7 Juli 2026 20:09Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 7 Juli 2026 20:09Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 7 Juli 2026 21:31Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
SOROT
-
Liputan6 7 Juli 2026 21:07Momen PM Modi Belajar Main Angklung Bersama Prabowo
-
Liputan6 7 Juli 2026 20:59Prabowo: India Punya Visi Sama untuk Masa Depan
-
Liputan6 7 Juli 2026 20:55Enam Langkah Pemerintah Perkuat Tata Kelola Sawit
-
Liputan6 7 Juli 2026 20:47PM Modi Usai Terima Bintang Adipurna: Ini Milik Rakyat India
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290217/original/016554100_1783433268-fb884f0c-6769-4a86-8709-9732a813ed1b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290215/original/025571400_1783432793-IMG-20260707-WA0414.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290212/original/076364000_1783432555-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.34.35.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290208/original/083376600_1783432448-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.29.47.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290207/original/010344400_1783432210-Tetapkan_13_Juli_sebagai_Hari_Kepercayaan_Terhadap_Tuhan_Yang_Maha_Esa__Menteri_Kebudayaan_Tekankan_Keberagaman_dan_Toleransi_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290209/original/032046800_1783432521-IMG-20260707-WA0309.jpg)

