Metode Pemilihan Pemain Timnas Brasil Menuai Kritikan
Editor Bolanet | 18 Oktober 2013 10:07
- Keputusan yang terkesan pasrah atas usaha untuk membajak striker Diego Costa mengundang tanda tanya dari berbagai pihak. Hingga dua laga persahabatan terakhir kontra Korea Selatan dan Zambia, tak ada tanda-tanda Luiz Felipe Scolari ingin menyelamatkan striker berusia 25 tahun tersebut.
Mengenai hal tersebut, , gelandang Atletico Madrid yang pernah bekerja di bawah arahan Scolari saat memperkuat Timnas , mengemukakan pandangannya.
Filosofi Scolari adalah untuk membuat sebuah kelompok tertutup yang bersatu dan kuat. Dia telah memiliki kelompok tersebut, yaitu mereka yang tergabung dalam skuat Piala Konfederasi lalu, ungkap gelandang 32 tahun tersebut.
Mungkin hanya ada beberapa perubahan. Oleh karena itulah sulit bagi pemain untuk menembus skuat Brasil meskipun telah menampilkan performa terbaik.
Tiago mengakui bahwa ia merasa bahwa trio Brasil yang membela Atletico yaitu Diego Costa, Felipe Luis, dan Joao Miranda seharusnya mendapatkan kesempatan membela Selecao berkat penampilan cemerlang mereka. [initial]
(foes/mri)
Mengenai hal tersebut, , gelandang Atletico Madrid yang pernah bekerja di bawah arahan Scolari saat memperkuat Timnas , mengemukakan pandangannya.
Filosofi Scolari adalah untuk membuat sebuah kelompok tertutup yang bersatu dan kuat. Dia telah memiliki kelompok tersebut, yaitu mereka yang tergabung dalam skuat Piala Konfederasi lalu, ungkap gelandang 32 tahun tersebut.
Mungkin hanya ada beberapa perubahan. Oleh karena itulah sulit bagi pemain untuk menembus skuat Brasil meskipun telah menampilkan performa terbaik.
Tiago mengakui bahwa ia merasa bahwa trio Brasil yang membela Atletico yaitu Diego Costa, Felipe Luis, dan Joao Miranda seharusnya mendapatkan kesempatan membela Selecao berkat penampilan cemerlang mereka. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tugas Mourinho: Memunculkan Cucurella Versi Timnas Spanyol di Real Madrid
Liga Spanyol 1 Oktober 2026, 15:39
-
Pemain Bukan Mesin, Raphinha Adalah Korban dari Padatnya Kalender Sepak Bola
Liga Spanyol 1 Oktober 2026, 12:20
-
Raphinha Dipulangkan Brasil ke Barcelona, Absen Lawan India karena Masalah Paha
Amerika Latin 30 September 2026, 13:45
-
Mengapa Carlo Ancelotti Tak Berhenti Berikan Dukungan pada Vinicius Junior
Amerika Latin 30 September 2026, 12:44
LATEST UPDATE
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




