Michael Olise, Motor Penggerak Permainan Prancis dengan Sentuhan Magisnya
Gia Yuda Pradana | 1 Juli 2026 07:04
Bola.net - Michael Olise berjalan tenang di tengah gemuruh stadion New Jersey. Namun, setiap kali bola berada di kakinya, suasana pertandingan berubah dalam sekejap.
Michael Olise tidak mencetak gol saat Prancis mengalahkan Swedia 3-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meski demikian, hampir semua momen terbaik Les Bleus lahir dari kreativitas pemain berusia 24 tahun tersebut.
Ia bergerak dari tengah ke sisi lapangan tanpa pola yang mudah ditebak lawan. Dalam ruang sempit sekalipun, Michael Olise selalu menemukan cara untuk membuka peluang.
Penonton beberapa kali dibuat terpukau oleh aksinya sepanjang pertandingan. Salah satu yang paling membekas adalah tendangan salto spektakuler yang hanya terhenti di tiang gawang.
Laga itu menjadi gambaran sempurna tentang peran baru Michael Olise di tim nasional Prancis. Ia bukan sekadar gelandang serang, melainkan pusat gravitasi permainan Les Bleus.
Ketika Segala Serangan Berawal dari Kakinya

Prancis memiliki deretan penyerang elite yang mampu mengubah pertandingan dalam satu sentuhan. Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Bradley Barcola, dan Desire Doue adalah nama-nama yang ditakuti banyak lawan.
Namun, ada satu benang merah yang menghubungkan seluruh kekuatan tersebut. Benang itu bernama Michael Olise.
Assist untuk gol kedua Prancis lahir dari aksi cerdiknya melewati lawan sebelum mengirim umpan kepada Barcola. Beberapa saat kemudian, ia kembali menunjukkan kualitasnya melalui umpan terukur yang membelah pertahanan Swedia dan berujung gol Mbappe.
Pergerakannya terlihat sederhana, tetapi dampaknya sangat besar. Ia membuat permainan sulit menjadi tampak mudah.
Hingga empat pertandingan pertama Piala Dunia 2026, Michael Olise telah mengoleksi lima assist. Catatan itu memperlihatkan betapa besarnya pengaruh sang gelandang serang terhadap produktivitas Prancis.
Perjalanan Panjang Menuju Panggung Dunia

Lima tahun lalu, Michael Olise masih bermain bersama Reading di kompetisi kasta kedua Inggris. Saat itu, hanya sedikit yang membayangkan dirinya akan menjadi tokoh penting dalam perburuan gelar juara dunia.
Kariernya mulai menanjak setelah bergabung dengan Crystal Palace. Bakatnya berkembang pesat hingga menarik perhatian Bayern Munchen yang merekrutnya pada 2024.
Di Bundesliga, Michael Olise menjelma menjadi salah satu pemain paling berbahaya di Eropa. Penampilannya sepanjang musim 2025-26 bahkan mengantarkannya meraih penghargaan pemain terbaik liga.
Menariknya, jalan menuju tim nasional Prancis juga tidak berlangsung instan. Ia baru menjalani debut bersama Les Bleus setelah Euro 2024 dan terus berkembang sejak saat itu.
Jantung Baru Harapan Prancis

Michael Olise lahir di London dari ibu berdarah Prancis-Aljazair dan ayah asal Nigeria. Ia memiliki beberapa pilihan untuk karier internasionalnya, tetapi hatinya sejak awal tertuju kepada Prancis.
Kini, keputusan tersebut terasa semakin tepat bagi kedua belah pihak. Prancis mendapatkan sosok kreatif yang mampu menghidupkan lini serang, sementara Olise menemukan panggung ideal untuk menunjukkan kualitas terbaiknya.
Pendukung Prancis, Hugo Reich, menggambarkan pengaruh sang gelandang dengan kalimat sederhana. "Kehadiran Michael Olise dalam tim seperti jantung baru Prancis. Dia bermain sebagai nomor 10 dan tampil luar biasa."
Di tengah deretan bintang yang menghiasi skuad Les Bleus, Michael Olise mungkin bukan pemain yang paling banyak berbicara. Akan tetapi, sentuhan-sentuhan magisnya terus berbicara di atas lapangan dan membawa Prancis semakin dekat menuju impian mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Sumber: NBC Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
Galatasaray Gencar Rayu Rafael Leao, Victor Osimhen Ikut Bantu
Liga Italia 5 Agustus 2026, 10:43
-
Xabi Alonso Buka Suara soal Masa Depan Mykhailo Mudryk di Chelsea
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 10:13
-
Neymar Akui Bisa Pensiun Usai Kontraknya di Santos Berakhir pada Desember
Bola Dunia Lainnya 5 Agustus 2026, 09:43
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Tegaskan Target Real Madrid: Wajib Juara Musim Ini
Liga Spanyol 15 Agustus 2026, 12:09
-
Kylian Mbappe Antusias Dilatih Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 15 Agustus 2026, 11:39
-
Arsenal Tertarik Rekrut Mantan Bek Liverpool Jarell Quansah dari Bayer Leverkusen
Liga Inggris 15 Agustus 2026, 11:09
-
Kontrak Tinggal 12 Bulan, Mikel Arteta Santai soal Masa Depannya di Arsenal
Liga Inggris 15 Agustus 2026, 10:39
-
Jadwal Community Shield 2026: Arsenal vs Manchester City
Liga Inggris 15 Agustus 2026, 10:09
-
Arsenal vs Manchester City, Mikel Arteta Ingin Awali Musim dengan Trofi
Liga Inggris 15 Agustus 2026, 09:39
-
Biar Pede dari Menit Pertama, Ini Strategi Grooming Simpel buat Pria Aktif
Lain Lain 15 Agustus 2026, 08:00
-
Gabriel Martinelli Tak Tertarik Pindah ke Galatasaray
Liga Inggris 15 Agustus 2026, 07:31
-
Deadline Terlewati, Enzo Fernandez Dipastikan Tetap di Chelsea
Liga Inggris 15 Agustus 2026, 06:49
-
Davide Frattesi Resmi Gabung Lazio dari Inter dengan Status Pinjaman
Liga Italia 15 Agustus 2026, 06:31
-
Konsorsium Jeff Bezos Beli Saham Minoritas Liverpool
Liga Inggris 15 Agustus 2026, 05:39
-
Setelah Chalobah, Como Ingin Comot Pemain Chelsea Ini Lagi?
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 23:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




