Paraguay Si Kuda Hitam di Piala Dunia 2010: Imbangi Italia, Buat Spanyol Kewalahan di Perempat Final
Asad Arifin | 6 September 2022 14:12
Bola.net - Piala Dunia 2010 menjadi ajang pembuktian kualitas sepak bola Timnas Paraguay. Berstatus sebagai tim kuda hitam, Paraguay bermain apik dan menyulitkan tim-tim besar di Afrika Selatan.
Tim asuhan Gerardo Martino tersebut mampu bersaing dengan tim-tim yang levelnya berada di atas mereka. Paraguay bahkan beberapa kali bisa mengimbangi tim-tim unggulan juara Piala Dunia 2010.
Paraguay sendiri tergabung dalam Grup F Piala Dunia 2010. Mereka bersaing dengan Italia, Slovakia, dan Selandia Baru.
Di atas kertas tentu saja Italia unggul dari tiga tim lainnya. Namun Paraguay membuktikan sepak bola tidak hanya berputar di atas kertas. Yuk simak kisah lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Paraguay Imbangi Italia
Paraguay menjalani laga perdana dengan tantangan berat. Mereka harus mengawali perjalanan Piala Dunia 2010 dengan melawan juara bertahan Italia.
Namun, Gerardo Martino berhasil meyakinkan pemainnya untuk tampil percaya diri menghadapi Italia. Hasilnya, Paraguay dapat mengimbangi permainan juara empat kali Piala Dunia tersebut.
Paraguay bahkan bisa membobol pertahanan ketat Italia di menit 39 lewat sundulan Antolin Alcaraz. Namun penampilan apik Paraguay hanya menghasilkan satu poin setelah Daniele De Rossi mencetak gol penyama kedudukan pada menit 63.
Juara Grup dan Singkirkan Italia
Hasil imbang melawan Paraguay tentu saja bukan hasil yang bagus untuk Italia. Terlebih lagi skuat asuhan Marcello Lippi tersebut berstatus sebagai juara bertahan.
Namun hasil imbang melawan Paraguay nyatanya berimbas pada dua laga setelahnya. Italia kembali menelan hasil imbang di laga kedua dan bahkan kalah di laga ketiga melawan Slovakia.
Sementara Paraguay berhasil keluar dengan status juara Grup F dengan koleksi lima poin. Paraguay bahkan tak menelan satupun kekalahan di Fase Grup F.
Setelah bermain Imbang melawan Italia, Paraguay berhasil menang melawan Slovakia dan imbang melawan Selandia baru. Slovakia yang menang di laga akhir resmi menemani Paraguay sebagai runner up sekaligus menyingkirkan juara bertahan Italia di dasar klasemen.
Menang Lawan Jepang, Persulit Spanyol
Kegemilangan Paraguay tak hanya berhenti di Fase Grup saja. Mereka bahkan berhasil melaju hingga babak Perempat Final.
Paraguay yang lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup F bertemu dengan runner up Grup E Jepang. Paraguay berhasil mengalahkan Jepang dalam drama adu penalti setelah 120 menit bermain tanpa gol.
Lolos ke Perempat Final, Paraguay akan menantang Spanyol yang tampil dengan skuat emasnya Piala Dunia 2010. Meskipun kalah secara materi pemain, Paraguay sanggup membuat Spanyol kewalahan.
Tim asuhan Vicente Del Bosque itu bahkan harus menunggu hingga menit 81 untuk mencetak gol. David Villa keluar sebagai pahlawan Spanyol dengan gol tunggalnya sekaligus menjadi sosok penghancur mimpi Paraguay di Piala Dunia 2010.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Paraguay vs Uruguay 6 Juni 2025
Amerika Latin 4 Juni 2025, 14:19
-
Link Live Streaming Kolombia vs Paraguay - Kualifikasi Piala Dunia 2026
Amerika Latin 26 Maret 2025, 04:00
-
Prediksi Kolombia vs Paraguay 26 Maret 2025
Amerika Latin 25 Maret 2025, 08:28
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 20 April 2026, 05:17
-
Man of the Match Juventus vs Bologna: Jonathan David
Liga Italia 20 April 2026, 04:08
-
Man of the Match Verona vs Milan: Adrien Rabiot
Liga Italia 20 April 2026, 02:31
-
Man of the Match Everton vs Liverpool: Virgil van Dijk
Liga Inggris 20 April 2026, 02:18
-
Man of the Match Manchester City vs Arsenal: Erling Haaland
Liga Inggris 20 April 2026, 02:04
-
Hasil Al Wasl vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo Pimpin Pesta Gol di Zabeel Stadium
Asia 19 April 2026, 23:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









