Paulo Bento Mundur Sebagai Pelatih Korea Selatan Usai Tersingkir di Piala Dunia 2022
Editor Bolanet | 6 Desember 2022 07:11
Bola.net - Timnas Korea Selatan harus puas tertahan di babak 16 besar Piala Dunia 2022 setelah merasakan tangguhnya kekuatan Brasil pada Selasa (6/12/2022). Kekalahan 4-1 dari Brasil ini membuat pelatih Korea Selatan, Paulo Bento memutuskan untuk mengundurkan diri.
Pelatih asal Portugal itu memang diproyeksikan untuk menemani Korea Selatan di Piala Dunia 2022. Dengan tersingkirnya Korea Selatan, Bento merasa tugasnya bersama The Taeguk Warriors sudah berakhir.
Selama di Qatar, Bento berhasil membawa Korea Selatan menjadi runner up Grup H dengan torehan empat poin. Di bawah asuhannya, Korea Selatan mampu menahan imbang Uruguay dan menang atas Portugal di penyisihan grup.
“Mulai sekarang, kita hanya harus memikirkan masa depan, dan itu tidak akan bersama tim nasional Korea Selatan. Saya (akan) istirahat, dan kemudian saya melihat apa yang terjadi setelahnya,” terang Bento setelah ditaklukkan Brasil di babak 16 besar dikutip dari Fotmob.
Bento Sudah Beri Sinyal Sebelumnya

Meskipun mampu membawa Korea Selatan tampil impresif, sepertinya Bento punya keputusan sendiri terkait nasibnya setelah Piala Dunia 2022. Bento bahkan sudah memberikan sinyal jauh-jauh hari jika dirinya memutuskan untuk undur diri setelah Piala Dunia 2022.
“Saya baru saja mengumumkan kepada para pemain dan presiden konfederasi (mengenai) keputusan yang saya buat pada bulan September. Ini adalah keputusan yang ditetapkan, dan hari ini saya mengonfirmasinya,” ujar Bento.
Meskipun tak sanggup membawa Korea Selatan melangkah lebih jauh, Bento yang dikontrak pada 2018 lalu merasa bangga dengan kerja keras timnya. Bento sangat berterimakasih atas kerja sama dan kesempatan yang diberikan oleh Korea Selatan kepadanya.
"Saya harus berterima kasih kepada mereka untuk segalanya, mereka memberikan yang terbaik. Saya bangga menjadi manajer mereka," tambah Bento.
Beri Ucapan Selamat Untuk Brasil

Selain memberikan kepastian mengenai nasibnya setelah Piala Dunia 2022, Paulo Bento juga sedikit mengulas laga melawan Brasil. Bento merasa kualitas yang dimiliki Brasil masih terlalu jauh untuk diimbangi oleh permainan timnya.
Bento juga mengungkapkan strategi yang coba dibuatnya untuk melawan kehebatan Brasil. Bento yang mencoba mengendalikan jalannya laga, merasa persiapannya belum cukup untuk mengalahkan Brasil.
"Strategi kami adalah mengontrol pertandingan dan tidak membiarkan (tempo) permainan berjalan dengan kecepatan tinggi, tetapi karena apa yang kami miliki dalam hal persiapan, kami tidak dapat melakukan itu dan itu menyulitkan.”
"Saya hanya bisa memberitahu anda tentang partisipasi kami, yang berakhir hari ini, saya percaya itu berakhir dengan adil. Kami harus memberi selamat kepada Brasil karena mereka lebih baik dari kami,” tambah Bento.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Sumber: Fotmob
Penulis Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengapa Carlo Ancelotti Tak Berhenti Berikan Dukungan pada Vinicius Junior
Amerika Latin 30 September 2026, 12:44
-
Hasil Australia vs Brasil: Gol Raphinha dan Vinicius Junior Bawa Selecao Menang
Piala Dunia 29 September 2026, 19:08
-
Raphinha Jadi Penyerang Tengah Brasil?
Amerika Latin 29 September 2026, 14:12
-
Prediksi Australia vs Brasil 29 September 2026
Bola Dunia Lainnya 28 September 2026, 15:41
-
Hasil Australia vs Brasil: Gol Menit 90+5 Selamatkan Pasukan Carlo Ancelotti dari Kekalahan
Piala Dunia 25 September 2026, 19:14
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
