Pede Abis! Menang 2-0 atas Afrika Selatan, Pelatih Meksiko: Harusnya Bisa Menang 4-0

Afdholud Dzikry | 12 Juni 2026 08:25
Pede Abis! Menang 2-0 atas Afrika Selatan, Pelatih Meksiko: Harusnya Bisa Menang 4-0
Julian Quinones merayakan gol pertama Meksiko bersama pelatih Javier Aguirre saat menghadapi Afrika Selatan pada laga Grup A Piala Dunia 2026, 12 Juni 2026. (c) AP Photo/Fernando Llano

Bola.net - Meksiko sebetulnya memiliki peluang untuk menang lebih meyakinkan saat menghadapi Afrika Selatan pada laga pembuka Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Jumat (12/6/2026) dini hari WIB. Meski menguasai pertandingan dan menang 2-0, hasil akhir itu dinilai belum sepenuhnya mencerminkan jalannya laga.

Pelatih Javier Aguirre menilai timnya terlalu banyak membuang peluang, terutama pada babak pertama ketika Meksiko tampil dominan. Menurutnya, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah meski tiga poin berhasil diamankan.

Advertisement

Beberapa peluang yang gagal berbuah gol juga memicu reaksi kurang puas dari sebagian suporter di tribun. Aguirre memahami ekspektasi publik yang ingin melihat tim tuan rumah meraih kemenangan dengan skor lebih besar.

Seperti apa penilaian Aguirre mengenai performa Meksiko? Dan tantangan apa yang dihadapi para pemain El Tri di laga pembuka Piala Dunia 2026.

1 dari 3 halaman

Dominasi yang Belum Maksimal

Dominasi yang Belum Maksimal

Selebrasi Julian Quinones (ketiga dari kanan) di laga Meksiko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026, Jumat (12/6/2026). (c) AP Photo/Natacha Pisarenko

Menurut Aguirre, Meksiko sudah menunjukkan permainan yang sesuai dengan rencana. Timnya mampu mengontrol pertandingan dan menekan lawan hampir sepanjang laga.

Namun, dominasi itu tidak diimbangi ketajaman di depan gawang. Sejumlah peluang bersih gagal dimanfaatkan sehingga skor tidak berkembang lebih jauh.

"Pertandingan ini seharusnya berakhir 4-0 dan saya rasa tidak ada yang akan mempersoalkannya," ungkap Aguirre.

"Fans berhak menyampaikan ketidakpuasan mereka, tetapi yang paling penting bagi kami adalah berhasil meraih tiga poin," tambahnya.

2 dari 3 halaman

Beban Emosional di Stadion Azteca

Beban Emosional di Stadion Azteca

Penampakan dari udara di Mexico City stadium jelang kickoff pertandingan Piala Dunia 2026 Grup A antara Meksiko vs Afrika Selatan, 12 Juni 2026. (c) AP Photo/Antonio Felix

Aguirre juga menyoroti faktor mental yang memengaruhi penampilan timnya. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri di Stadion Azteca, menurutnya, menghadirkan tekanan yang tidak ringan.

Ia melihat sejumlah pemain tampil lebih tegang dari biasanya. Bahkan, tekanan emosional itu berdampak pada kondisi fisik dan menyebabkan beberapa pemain mengalami kram selama pertandingan.

"Atmosfer di sini luar biasa dan membuat kaki sedikit gemetar," kata Aguirre.

"Dalam 25 pertandingan terakhir, kami tidak pernah mengalami situasi seperti ini. Kali ini ada tiga pemain yang mengalami kram karena faktor emosional," jelasnya.

3 dari 3 halaman

Menatap Laga Kontra Korea Selatan

Setelah meraih kemenangan perdana, fokus Meksiko kini beralih ke laga berikutnya melawan Korea Selatan di Guadalajara pada 18 Juni. Aguirre tidak ingin timnya terlena oleh hasil positif atau terlalu cepat menghitung peluang di klasemen.

Di saat yang sama, kartu merah yang diterima Cesar Montes memaksa Meksiko melakukan penyesuaian di lini belakang. Aguirre telah menyiapkan Edson Alvarez untuk mengisi posisi yang ditinggalkan bek tengah tersebut.

"Edson akan bermain sebagai bek tengah karena Cesar mendapat kartu merah," ujar Aguirre.

"Saat ini pertandingan melawan Korea adalah yang paling penting. Kami hanya fokus untuk terus berkembang dan tampil lebih baik dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya," pungkasnya.

Meksiko kini bersiap menghadapi ujian berikutnya dengan target meningkatkan efektivitas serangan. Setelah menghadapi Korea Selatan, El Tri akan menutup fase grup dengan laga melawan Republik Ceko pada 24 Juni, sebuah pertandingan yang bisa menjadi ukuran konsistensi mereka di turnamen ini.

LATEST UPDATE