Pelatih Iran Kritik Pendukung Iran
Abdi Rafi Akmal | 22 November 2022 04:53
Bola.net - Pelatih timnas Iran Carlos Queiroz mengkritik para pendukung Iran yang hadir langsung di Khalifa International Stadium. Ia menyarankan para pendukung tetap berada di rumah jika tidak siap untuk memberi dukungan kepada para pemain.
Ucapan tersebut terlontar setelah laga pertama Iran di Grup B Piala Dunia 2022, Senin (21/11/2022) malam WIB. Di pertandingan tersebut, Iran kalah telak 2-6 dari Inggris.
Queiroz sebenarnya tidak menjelaskan kritiknya itu ditujukan tentang apa atau saat momen apa. Namun yang jelas, sempat terjadi nada ejekan para penggemar terhadap para sebelas pertama Iran.
Sebelas pemain yang diturunkan menolak menyanyikan lagu kebangsaan sebagai bentuk solidaritas kepada kelompok anti-pemerintah di Iran. Cemoohan terdengar sepanjang lagu kebangsaan dari para penggemarnya sendiri.
Sindiran Queiroz
Pelatih asal Portugal itu juga menyindir para penggemar Iran dengan sebutan moralis dan guru. Ia merasa para pemainnya dituntun melakukan sesuatu yang benar oleh para penggemarnya sendiri.
“Tolonglah, para guru dan moralis, biarkan anak-anak ini bermain. Anak-anak hanya ingin bermain sepak bola,” ujar Queiroz dilansir dari Fotmob.
“Kalian tidak tahu apa yang mereka rasakan di belakang layar hanya karena mereka ingin bermain sepak bola. Seolah-olah apa yang dikatakan pemain, para pengkritik ini ingin membunuh mereka,” katanya kesal.
Diam di Rumah
Tidak sampai di sana, Queiroz juga menyindir para penggemar untuk tetap tinggal di rumah. ia sebal para penggemar yang datang ke Qatar seperti tidak siap memberikan dukungan penuh.
“Para pemain ini hanya punya satu mimpi, yaitu bermain untuk negaranya dan bermain untuk orang-orang dari negaranya. Saya bangga dengan cara mereka bersikap dan melawan,” ujarnya.
“Di tahun 2014 dan 2018, kami mendapatkan dukungan penuh dari para penggemar. Tapi kalian melihatnya sendiri hari ini, para penggemar tidak siap mendukung tim. Maka sebaiknya mereka berdiam diri di rumah.”
Situasi di Iran

Saat ini gelombang protes di Iran tidak mereda. Protes tersebut tentang kewajiban mengenakan jilbab yang diatur secara tegas oleh pemerintah. Sebagian masyarakat Iran dengan gencar melakukan protes tersebut, bahkan sampai ada di Piala Dunia 2022.
Seorang wanita, Mahsa Amini yang baru berusia 22 tahun harus meninggal dunia pada September 2022 gara-gara tidak mau mengenakan jilbab. Ia ditemukan tewas saat ditahan oleh pihak kepolisian yang menyuruhnya mengenakan jilbab.
Kelompok pemerhati HAM mengatakan lebih dari 400 orang telah kehilangan tempat tinggal selama protes yang berlangsung di Iran.
Saksikan Kemeriahan Piala Dunia 2022 di Berbagai Platform Emtek Group
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Sumber: Fotmob
Klasemen Piala Dunia 2022
Bacaan Menarik Lainnya:
- Tampil Gemilang Saat Taklukan Senegal, Andries Noppert Memberi Pujian bagi van Gaal
- Hasil Piala Dunia 2022 Amerika Serikat vs Wales: Skor 1-1
- Terungkap Alasan Harry Maguire Ditarik Keluar saat Hadapi Iran: Penglihatan Kabur
- Reporter Argentina Ini Dijambret Saat Siaran Live Piala Dunia 2022, Reaksi Polisi Qatar Mengejutkan!
- Belandang Menang: De Jong Jenderal Lapangan, Gakpo Pendobrak!
- Tonton Assist Indah Frenkie de Jong yang Bantu Belanda Kalahkan Senegal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Teka-Teki 'Last Dance' Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 April 2026, 01:28
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
LATEST UPDATE
-
Nasib Arne Slot di Liverpool Ditentukan Liga Champions, Ini Syaratnya
Liga Inggris 22 April 2026, 03:03
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59





