Pelatih Prancis Dukung Pemain Muda Bersinar di Piala Dunia 2018
Haris Suhud | 16 Juni 2018 00:09
Bola.net - - Pelatih Prancis, Didier Deschamps, mendukung para pemain muda untuk menunjukkan kualitasnya dalam turnamen Piala Dunia 2018. Ia menyatakan bahwa memasukkan pemain muda yang belum punya pengalaman bukan sebuah risiko.
Prancis akan menjalani laga perdana di Piala Dunia tahun ini di Rusia menghadapi Australia pada hari Sabtu (15/6). Dalam turnamen empat tahunan ini, Les Bleus bisa dikatakan sebagai salah satu favorit karena memiliki pemain yang berkualitas.
Dua tahun lalu, pasukan Deschamps sukses lolos ke final Euro namun kemudian mengalami kekalahan dari Portugal di babak final. Bermain di rumah sendiri, mereka kalah 0-1 dari Portugal.
Dalam kompetisi tersebut, Prancis tak membawa dua pemain muda seperti Ousmane Dembela atau Kylian Mbappe. Namun ketika menjalani Piala Dunia tahun ini, dua nama tersebut masuk dalam skuat.
Belum Pengalaman

Pemain tersebut tentu saja belum punya pengalaman bermain di kompetisi internasional seperti Piala Dunia atau Piala Eropa. Namun Deschamps tetap memasukkan nama-nama tersebut karena ia percaya dengan kualitas pemain bersangkutan.
Ini bukan risiko karena anak-anak muda ini masuk dalam [skuat] 23 pemain, Anda tahu itu, tutur Deschamps seperti dikutip dari FourFourTwo.
Kebanyakan dari mereka tak pernah bermain di Piala Dunia atau Piala Eropa, tapi jika saya memilih mereka maka saya merasa bahwa mereka bagus untuk tim ini.
Bukan Risiko

Deschamps menegaskan masuknya para pemain muda tersebut bukan risiko. Ia punya alasan membawa pemain tersebut, yaitu tidak lain karena kualitas yang mereka miliki.
Ini bukan sebuah risiko-- mereka berada di sini karena mereka punya kualitas untuk berada di sini, paparnya.
Peluang Juara

Sebagai pemain, Deschamps sendiri pernah menjadi juara Piala Dunia 1998 setelah mengatasi Brasil di partai final. Bicara soal peluang juara sebagai pelatih, Deschamps menyatakan ingin membawa timnya menang di laga perdana.
Yang pertama, kami harus menang di laga perdana di babak grup. Kami tahu bahwa kami dalam sejarah baru-baru ini hanya dua kali lolos ke babak 16 besar, tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









