Pelatih Uruguay Sesalkan Penalti Forlan
Editor Bolanet | 27 Juni 2013 07:45
- Pelatih La Celeste; Oscar Tabarez menuding kegagalan Diego Forlan dalam mengeksekusi penalti di babak pertama, menjadi biang kekalahan timnya atas , Kamis (27/06/13).
Juara Copa America tersebut mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-14 babak pertama, setelah David Luiz menjatuhkan Diego Lugano di kotak terlarang. Namun, Forlan gagal menyarangkan bola ke gawang Julio Cesar dan akhirnya mereka harus tersingkir setelah mencetak gol kemenangan bagi Tim Samba.
Tabarez sendiri mengakui enggan mencari kambing hitam atas kegagalan timnya menembus final Piala Konfederasi. Namun, ia meyakini jika penalti Forlan sukses, Uruguay bisa saja berada melangkah ke babak selanjutnya.
Saya sebenarnya tidak suka berbicara 'jika' atau 'tetapi', namun kegagalan penalti Forlan membuat Brasil di atas angin. Meski begitu saya harus menerima hasil akhir dari pertandingan ini, ujar Tabarez seperti dilansir Fifa.
Seandainya jika kami bisa melanjutkan pertandingan ke babak tambahan, Uruguay bisa saja meraih tiket ke final Piala Konfederasi. Namun, saya tetap bangga dengan pencapaian skuad kami sejauh ini, pungkasnya. (fifa/rdt)
Juara Copa America tersebut mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-14 babak pertama, setelah David Luiz menjatuhkan Diego Lugano di kotak terlarang. Namun, Forlan gagal menyarangkan bola ke gawang Julio Cesar dan akhirnya mereka harus tersingkir setelah mencetak gol kemenangan bagi Tim Samba.
Tabarez sendiri mengakui enggan mencari kambing hitam atas kegagalan timnya menembus final Piala Konfederasi. Namun, ia meyakini jika penalti Forlan sukses, Uruguay bisa saja berada melangkah ke babak selanjutnya.
Saya sebenarnya tidak suka berbicara 'jika' atau 'tetapi', namun kegagalan penalti Forlan membuat Brasil di atas angin. Meski begitu saya harus menerima hasil akhir dari pertandingan ini, ujar Tabarez seperti dilansir Fifa.
Seandainya jika kami bisa melanjutkan pertandingan ke babak tambahan, Uruguay bisa saja meraih tiket ke final Piala Konfederasi. Namun, saya tetap bangga dengan pencapaian skuad kami sejauh ini, pungkasnya. (fifa/rdt)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Norwegia Tantang Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:01
-
Marquinhos Ingatkan Brasil Tak Remehkan Jepang
Piala Dunia 29 Juni 2026, 16:17
-
Prediksi Susunan Pemain Brasil vs Jepang: Neymar Masih Cadangan?
Piala Dunia 29 Juni 2026, 11:34
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










