Pengakuan Jujur Locatelli Usai Laga Dramatis Italia vs Israel: Karakter Tim Luar Biasa, Tapi...
Editor Bolanet | 9 September 2025 05:42
Bola.net - Gelandang Manuel Locatelli merasakan pengalaman seperti drama saat Timnas Italia menang 5-4 atas Israel. Ia menjadi saksi sekaligus aktor dalam laga yang disebutnya berjalan sangat gila.
Bagaimana tidak, Locatelli sempat mencetak gol bunuh diri yang membuat Italia tertinggal. Namun, ia juga melakukan penyelamatan krusial di garis gawang untuk menjaga asa timnya.
Di tengah drama sembilan gol yang tercipta, Locatelli menyoroti satu hal yang paling penting. Menurutnya, karakter dan mentalitas pantang menyerah adalah pelajaran terbesar dari laga ini.
Meskipun demikian, ia juga memberikan analisis jujur mengenai banyaknya kesalahan yang dibuat. Ia sadar betul bahwa ada banyak pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi oleh tim.
Karakter Tim Ini Luar Biasa
Manuel Locatelli tanpa ragu melabeli laga kontra Israel sebagai sebuah pertandingan yang gila. Drama saling berbalas gol hingga menit akhir membuatnya merasakan sensasi yang luar biasa.
Menurutnya, meski tim tampil kurang sempurna, ada satu hal yang patut digarisbawahi. Karakter dan kekuatan mental para pemain untuk terus berjuang adalah hal yang paling menonjol.
"Ini adalah pertandingan yang gila, karena kami kebobolan, mencetak gol, kebobolan lagi hingga 4-4, lalu menang 5-4," ujar Locatelli kepada Sky Sport Italia.
"Saya pikir hal yang patut kita catat adalah karakter dari tim ini," lanjutnya.
Banyak Kesalahan yang Harus Dianalisis
Di balik pujiannya terhadap mentalitas tim, Locatelli tetap memberikan kritik yang tajam. Ia mengakui bahwa Italia membuat terlalu banyak kesalahan yang seharusnya tidak perlu terjadi.
Ia menilai pendekatan tim sejak awal laga kurang tepat dan lini pertahanan tidak cukup solid. Hal ini membuat Israel mampu mengembangkan permainan dan berbahaya lewat serangan balik.
"Kami juga membuat banyak kesalahan yang perlu dianalisis, kami tidak memiliki pendekatan yang tepat sejak awal, dan itu tidak boleh terjadi," tegas Locatelli.
"Kami tidak cukup solid, karena Israel berbahaya dalam serangan balik," sambungnya.
Tiga Poin Emas
Locatelli mencoba mencari tahu penyebab timnya bermain terlalu ceroboh. Ia menduga bahwa keinginan untuk mencetak gol sebanyak mungkin demi selisih gol menjadi bumerang.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa kemenangan adalah hal yang paling utama. Tiga poin yang diraih dari laga penuh drama ini terasa sangat berharga, layaknya emas.
"Mungkin keinginan berlebihan untuk mencetak lebih banyak gol demi selisih gol yang membuat kami melakukan kesalahan," katanya.
"Tiga poin ini adalah emas, terutama setelah pertandingan seperti itu," tambah Locatelli.
Pujian untuk Duet Striker Baru
Di sisi lain, Locatelli melihat ada secercah harapan dari lini depan Italia. Ia secara khusus memuji penampilan duet striker baru, Moise Kean dan Mateo Retegui.
Menurutnya, kedua penyerang tersebut tidak hanya memiliki talenta yang hebat di atas lapangan. Kepribadian mereka yang baik juga menjadi aset penting bagi masa depan Gli Azzurri.
"Mereka adalah striker yang sangat bertalenta," puji Locatelli.
"Dan juga pribadi yang sangat baik, yang mana itu sangat krusial bagi kami saat ini dan di masa depan," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xabi Alonso Buka Suara soal Masa Depan Mykhailo Mudryk di Chelsea
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 10:13
-
Neymar Akui Bisa Pensiun Usai Kontraknya di Santos Berakhir pada Desember
Bola Dunia Lainnya 5 Agustus 2026, 09:43
LATEST UPDATE
-
3 Pemain Real Madrid yang Paling Diuntungkan Peran Baru Arda Guler
Liga Spanyol 12 Agustus 2026, 14:07
-
Tempat Menonton PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026
Liga Champions 12 Agustus 2026, 13:21
-
Jose Mourinho Bisa Jadi Sosok yang Dibutuhkan Kylian Mbappe di Real Madrid
Liga Spanyol 12 Agustus 2026, 13:04
-
Link Live Streaming PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026
Liga Champions 12 Agustus 2026, 12:51
-
Liverpool Bisa Kehilangan Curtis Jones, Inter Milan Mulai Bergerak
Liga Inggris 12 Agustus 2026, 12:21
-
4 Transfer Impian Liverpool Sebelum Bursa Musim Panas Ditutup
Liga Inggris 12 Agustus 2026, 12:18
-
3 Alasan Rodri Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona
Liga Spanyol 12 Agustus 2026, 11:51
-
Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
Piala Dunia 12 Agustus 2026, 11:21
-
Diincar Liverpool, Luis Enrique Buka Suara soal Masa Depan Bradley Barcola di PSG
Liga Eropa Lain 12 Agustus 2026, 10:51
-
Carlos Espi Punya Senjata yang Tidak Dimiliki Mbappe dan Endrick di Real Madrid
Liga Spanyol 12 Agustus 2026, 10:48
-
Saatnya Real Madrid Membuktikan Statusnya Sebagai Penguasa Liga Champions
Liga Champions 12 Agustus 2026, 10:38
-
Manchester United Ingin Tawar Myles Lewis-Skelly dari Arsenal, tapi Ada 2 Kendala
Liga Inggris 12 Agustus 2026, 10:32
-
Mike Maignan Tidak Puas dengan Situasi di AC Milan, Al-Nassr Siap Bergerak
Liga Italia 12 Agustus 2026, 10:21
-
Yan Diomande Tak Bisa Menolak Saat Real Madrid Memanggil
Liga Spanyol 12 Agustus 2026, 10:03
-
Dean Huijsen Warisi Nomor 4 Real Madrid, Mimpi Masa Kecil Jadi Nyata
Liga Spanyol 12 Agustus 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



