
Bola.net - Andrea Pirlo akhirnya buka suara terkait kontroversi yang menghambat peluangnya menjadi pelatih Timnas Italia. Legenda Azzurri itu memberikan klarifikasi mengenai kerja samanya dengan perusahaan judi asal Rusia yang menjadi sorotan.
Pirlo sebelumnya menjadi kandidat kuat untuk menggantikan posisi pelatih Italia setelah Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola menolak kesempatan tersebut. Namun, peluang tersebut mulai terganggu setelah muncul polemik terkait perannya sebagai duta merek perusahaan judi asal Rusia.
Kontroversi semakin besar setelah Pirlo diketahui menghadiri acara di Moskow pada Mei 2026. Selain itu, kerja sama dengan perusahaan judi juga mendapat perhatian karena promosi perjudian dilarang di Italia.
Melalui akun Instagram pribadinya, Pirlo memilih memberikan penjelasan mengenai situasi tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh perjalanan profesionalnya selalu berjalan sesuai aturan dan nilai yang ia pegang.
Pirlo Jelaskan Kerja Sama dengan Perusahaan Rusia
Pirlo mengaku mengikuti perdebatan mengenai namanya dengan rasa sedih setelah peluangnya menangani Timnas Italia menjadi perbincangan publik. Ia memilih diam sebelumnya karena menghormati pihak federasi dan seluruh institusi yang terlibat.
Mantan gelandang Juventus dan AC Milan itu kemudian merasa perlu memberikan penjelasan agar tidak terjadi kesalahpahaman. Menurutnya, kerja sama yang dipermasalahkan merupakan bagian dari aktivitas profesionalnya di Uni Emirat Arab.
"Dalam beberapa hari terakhir, saya mengikuti dengan penuh kesedihan perdebatan yang berkembang mengenai nama saya dan kemungkinan mengambil pekerjaan sebagai pelatih Timnas Italia," tulis Pirlo di Instagram.
"Demi menghormati institusi, federasi, dan semua pihak yang terlibat, saya memilih untuk tetap diam hingga sekarang. Namun, saya merasa sudah saatnya menjelaskan beberapa hal," lanjut Pirlo.
Pirlo Tegaskan Tidak Ada Unsur Politik
Pirlo menjelaskan bahwa selama kariernya sebagai pemain maupun pelatih, dirinya selalu menjalankan tugas dengan menghormati hukum negara tempatnya bekerja. Ia juga menegaskan kontrak profesional yang dibuat selalu dijalankan sesuai kesepakatan.
Menurut Pirlo, memberikan makna politik terhadap kerja samanya dengan perusahaan Rusia merupakan kesimpulan yang tidak tepat. Ia menyebut tidak pernah memiliki pandangan atau keyakinan seperti yang dikaitkan kepadanya.
"Sepanjang karier saya, pertama sebagai pemain dan kemudian sebagai pelatih, saya selalu menjalankan tugas dengan menghormati sepenuhnya hukum di negara tempat saya bekerja serta kontrak yang saya tanda tangani," kata Pirlo.
"Kerja sama profesional yang menjadi sumber kontroversi baru-baru ini muncul sebagai bagian dari pengalaman kerja saya di Uni Emirat Arab dan secara eksklusif bersifat komersial serta olahraga. Mengaitkan kerja sama tersebut dengan makna politik berarti memberikan keyakinan kepada saya yang tidak pernah saya ungkapkan dan tidak saya miliki," tegas Pirlo.
Pirlo Berterima Kasih kepada Maldini dan Leonardo
Dalam pernyataannya, Pirlo juga menyampaikan apresiasi kepada Paolo Maldini dan Leonardo yang sebelumnya memberikan dukungan kepadanya. Keduanya disebut memiliki rasa hormat dan kepercayaan terhadap kemampuan Pirlo untuk menangani Timnas Italia.
Pirlo menyesalkan keputusan olahraga justru berubah menjadi konflik publik yang menyeret namanya. Ia menegaskan hubungan emosionalnya dengan Italia tidak pernah bergantung pada jabatan tertentu.
"Saya ingin berterima kasih kepada Maldini dan Leonardo atas rasa hormat serta kepercayaan yang mereka tunjukkan kepada saya. Saya mengetahui kompetensi, keseriusan, dan kecintaan mereka yang selalu diberikan kepada sepak bola Italia," ucap Pirlo.
"Saya menyesalkan bahwa sebuah pilihan olahraga dengan cepat berubah menjadi konfrontasi publik yang akhirnya memberikan makna dan niat kepada saya yang sebenarnya tidak pernah ada. Kecintaan terhadap Italia tidak bergantung pada sebuah pekerjaan. Itu adalah bagian dari sejarah saya, identitas saya, dan akan selalu menemani saya," tutup Pirlo.
Peluang Pirlo Tangani Italia Makin Sulit
Meski Pirlo belum secara resmi menarik diri dari kandidat pelatih Italia, peluangnya kini disebut semakin kecil. Kontroversi yang muncul membuat federasi kemungkinan harus mempertimbangkan pilihan lain.
Situasi tersebut juga dapat berdampak kepada Maldini sebagai direktur teknik Italia. Jika tidak bisa membawa pelatih pilihan utamanya, posisi Maldini di federasi berpotensi ikut menjadi sorotan.
Italia kini harus mencari solusi baru untuk menentukan sosok yang akan memimpin Azzurri. Sementara itu, Pirlo memilih fokus menjaga reputasi dan menjelaskan posisinya kepada publik.
Sumber: Football Italia
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:57Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:07Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 21:46Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 18:05Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 17:59Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 12:03Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 11:23Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 11:16Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
-
Otomotif 31 Oktober 2026 10:47Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
-
Otomotif 31 Oktober 2026 10:32Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
piala dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:41Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Feminin 2026, Sempurnakan Comeback
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
