Performa Menurun Drastis, Raul Asencio Jadi Kambing Hitam Kekalahan Madrid
Richard Andreas | 10 Juli 2025 07:18
Bola.net - Kekalahan yang memalukan Real Madrid dari PSG dalam semifinal Piala Dunia Antarklub dengan skor 0-4 meninggalkan berbagai pertanyaan besar. Angka tersebut bukan hanya sekadar hasil akhir, melainkan indikator bahwa ada sesuatu yang tidak berjalan dengan semestinya.
Bagi mayoritas penggemar, pertandingan ini terasa seperti deja vu yang sering muncul di era Carlo Ancelotti. Kini fenomena serupa tampaknya ikut terbawa ke masa awal kepemimpinan Xabi Alonso.
Namun, bagi pengamat yang cermat, ini bukan masalah strategi Alonso. Pelatih baru tersebut telah menurunkan formasi pemain yang tepat dan mempersiapkan tim dengan maksimal. Persoalannya justru terletak pada pemain yang tidak mampu mengeksekusi rencana sang pelatih di lapangan.
Salah satu figur yang menjadi pusat perhatian adalah Raul Asencio. Bek muda yang sebelumnya menunjukkan performa mengesankan di La Liga dan Liga Champions justru tampil sangat mengecewakan sepanjang turnamen ini.
Penurunan Performa Asencio Tak Terbendung
Sejak dimulainya Piala Dunia Antarklub, performa Asencio mengalami penurunan yang sangat tajam. Padahal sebelumnya ia dikenal sebagai bek paling stabil Real Madrid, baik dalam laga besar maupun pertandingan biasa.
Kini, ia tampil seperti bayangan dari dirinya sendiri, seakan semua pencapaian musim ini tidak pernah terjadi. Blunder fatal di awal laga melawan PSG menjadi bukti nyata dari kondisi tersebut.
Asencio gagal mengantisipasi bola meskipun memiliki waktu yang cukup untuk menghalaunya. Kesalahan ini membuka peluang gol pertama PSG dan membuat Madrid langsung tertinggal sejak awal pertandingan.
Berbagai spekulasi bermunculan, mulai dari faktor cuaca hingga tekanan mental. Namun sulit menemukan penjelasan pasti di balik transformasi negatif ini. Yang pasti, Asencio tidak lagi menjadi tembok kokoh yang dikenal selama musim reguler.
Nasib Asencio Terancam Jika Tak Segera Bangkit

Blunder melawan PSG bukanlah satu-satunya kesalahan Asencio dalam turnamen ini. Setiap kali namanya masuk dalam starting XI, pertahanan Madrid terlihat rapuh dan mudah ditembus.
Kepercayaan dari pelatih dan rekan setim pun mulai terkikis akibat penampilan yang tidak konsisten. Performa buruk ini mengingatkan pada versi Asencio di masa lalu ketika masih membela Castilla.
Saat itu, ia sering membuat keputusan terburu-buru, mudah terpancing emosi, dan tampil tidak stabil. Jika tren ini terus berlanjut, bukan hanya posisi utama yang akan hilang, tetapi tempatnya di skuad pun bisa ikut terancam.
Bagi Real Madrid, musim baru sudah di depan mata. Jika Asencio ingin mempertahankan posisinya, ia harus segera bangkit dan membuktikan bahwa performa buruk di turnamen ini hanyalah anomali, bukan awal dari kemunduran kariernya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





