Perjalanan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026: Tinggal Selangkah Mengulang Sejarah Indah
Gia Yuda Pradana | 15 Juli 2026 11:00
Bola.net - Spanyol memastikan tempat di final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Prancis 2-0 pada babak semifinal. Tim asuhan Luis de la Fuente kini tinggal selangkah lagi untuk mengulang pencapaian bersejarah saat menjadi juara dunia pada 2010.
La Roja tampil konsisten sepanjang turnamen dengan permainan yang rapi di setiap lini. Mereka juga hanya sekali kebobolan hingga menjelang partai puncak.
Lawan Spanyol di final akan ditentukan melalui semifinal lain antara Inggris dan Argentina. Pertandingan perebutan gelar dijadwalkan berlangsung di New York New Jersey Stadium pada 19 Juli.
Perjalanan menuju final memperlihatkan kematangan skuad Spanyol dalam menghadapi berbagai karakter lawan. Dari fase grup hingga semifinal, mereka selalu mampu menemukan cara untuk meraih hasil positif.
Awal Turnamen Sempat Tersendat
Spanyol membuka Piala Dunia dengan hasil imbang tanpa gol melawan Cape Verde. Meski mencatatkan 27 percobaan, mereka gagal menaklukkan penampilan gemilang kiper Vozinha.
Kebuntuan itu langsung dibayar lunas pada laga kedua saat menghajar Arab Saudi 4-0. Lamine Yamal mencetak gol perdananya di Piala Dunia, sedangkan Mikel Oyarzabal memborong dua gol.
Pada pertandingan terakhir fase grup, Spanyol mengalahkan Uruguay 1-0. Gol tunggal Alex Baena memastikan La Roja lolos sebagai juara grup.
Melesat di Fase Gugur
Performa Spanyol semakin meningkat ketika memasuki babak gugur. Austria menjadi korban pertama setelah dikalahkan 3-0 berkat dua gol Oyarzabal dan satu gol Pedro Porro.
Pada laga tersebut, Unai Simon juga mencatat sejarah baru. Ia membukukan lima clean sheet beruntun dan melewati rekor Walter Zenga dengan 519 menit tanpa kebobolan di Piala Dunia.
Duel babak 16 besar melawan Portugal berlangsung jauh lebih ketat. Mikel Merino yang masuk dari bangku cadangan mencetak gol kemenangan pada masa injury time setelah menerima umpan Ferran Torres.
Belgia dan Prancis Tak Mampu Menghentikan Langkah
Perempat final menghadirkan ujian berat saat Spanyol bertemu Belgia. Fabian Ruiz membuka keunggulan sebelum Charles De Ketelaere menyamakan kedudukan, lalu Merino kembali menjadi pembeda lewat gol kemenangan.
Semifinal melawan Prancis menjadi salah satu penampilan terbaik Spanyol sepanjang turnamen. Oyarzabal membawa tim unggul melalui penalti, kemudian Porro memastikan kemenangan 2-0 lewat penyelesaian apik hasil kombinasi dengan Dani Olmo.
Statistik yang Menguatkan Status Favorit
Selain produktif di depan gawang, Spanyol tampil sangat kokoh dalam bertahan. Hingga semifinal, mereka baru sekali kebobolan sehingga menjadi salah satu tim dengan pertahanan terbaik di turnamen.
Keseimbangan antara organisasi permainan, penguasaan bola, dan efektivitas penyelesaian akhir membuat La Roja layak berada di final. Konsistensi tersebut menjadi modal besar untuk mengejar gelar Piala Dunia kedua dalam sejarah mereka.
Menanti Inggris atau Argentina di Final
Spanyol kini tinggal menunggu pemenang laga Inggris melawan Argentina. Siapa pun lawannya, partai final dipastikan menjadi ujian terbesar bagi Luis de la Fuente dan anak asuhnya.
La Roja memiliki peluang mengulang sejarah indah seperti pada 2010 ketika datang ke Piala Dunia dengan status juara Eropa, lalu mengangkat trofi dunia. Kini, skenario serupa kembali berada di depan mata dan hanya menyisakan satu pertandingan lagi.
Sumber: FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Luis de la Fuente Raih Men's Coach of the Year 2026, Cetak Sejarah
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 05:45
-
Lamine Yamal Raih Kopa Trophy 2026, Cetak Hattrick Bersejarah
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 05:36
-
Lionel Messi Dapat Penghormatan Unik, Namanya Diabadikan pada Spesies Tanaman
Amerika Latin 18 Oktober 2026, 15:25
-
Jules Kounde Cetak Sejarah Saat Barcelona Hantam Getafe 3-0
Liga Spanyol 11 Oktober 2026, 12:19
-
Jules Kounde Berpeluang Cetak Rekor Bersejarah di Barcelona
Liga Spanyol 10 Oktober 2026, 06:08
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



