Petinggi FA Dukung Piala Dunia Musim Dingin di Qatar
Editor Bolanet | 10 Agustus 2013 14:50
- Salah seorang petinggi Football Association (FA) Inggris, Greg Dyke, menilai jika Piala Dunia 2022 di Qatar tidak mungkin dilaksanakan pada bulan Juni, yang bertepatan dengan musim panas.
Bulan lalu, presiden FIFA, Sepp Blatter mengkonfirmasi jika dirinya berencana melakukan sosialisasi pada seluruh badan otoritas sepakbola tiap negara di dunia, terkait ide perubahan jadwal Piala Dunia di Qatar, untuk menghindari musim panas.
Seperti diketahui jika suhu tinggi di Qatar diprediksi bakal membuat kondisi turnamen bakal menyulitkan. Namun hal itu sempat mendapat penolakan dari pihak Premier League, karena perubahan jadwal bakal mempersulit negara-negara Eropa.
Akan tetapi kini seperti dikatakan Dyke, jika pihak Premier League sudah mengubah pendapat, karena lebih mengutamakan keselamatan para pemain. Dan komentar berbau dukungan untuk penyelenggaraan di musim dingin pun dilontarkannya.
Saya tak tahu ada berapa orang yang akan datang ke Qatar di bulan Juni. Satu hal yang saya tahu adalah anda tidak akan mampu memainkan turnamen sepakbola di Qatar pada bulan Juni, tukas Dyke.
Meski jika seluruh stadion menggunakan AC, yang sedikit aneh dalam hal kebijakan penghijauan, hal ini juga tak memungkinkan bagi fans. Pergilah ke sana, dan berkelilinglah.
Selain menegaskan posisi dukungan bahwa turnamen tak mungkin dilangsungkan pada musim panas, Dyke juga mengatakan jika FIFA hanya punya dua pilihan, yakni mengubah jadwal turnamen atau memindahkan venue yang juga berarti menghapus Qatar sebagai penyelenggara turnamen. [initial]
(espn/atg)
Bulan lalu, presiden FIFA, Sepp Blatter mengkonfirmasi jika dirinya berencana melakukan sosialisasi pada seluruh badan otoritas sepakbola tiap negara di dunia, terkait ide perubahan jadwal Piala Dunia di Qatar, untuk menghindari musim panas.
Seperti diketahui jika suhu tinggi di Qatar diprediksi bakal membuat kondisi turnamen bakal menyulitkan. Namun hal itu sempat mendapat penolakan dari pihak Premier League, karena perubahan jadwal bakal mempersulit negara-negara Eropa.
Akan tetapi kini seperti dikatakan Dyke, jika pihak Premier League sudah mengubah pendapat, karena lebih mengutamakan keselamatan para pemain. Dan komentar berbau dukungan untuk penyelenggaraan di musim dingin pun dilontarkannya.
Saya tak tahu ada berapa orang yang akan datang ke Qatar di bulan Juni. Satu hal yang saya tahu adalah anda tidak akan mampu memainkan turnamen sepakbola di Qatar pada bulan Juni, tukas Dyke.
Meski jika seluruh stadion menggunakan AC, yang sedikit aneh dalam hal kebijakan penghijauan, hal ini juga tak memungkinkan bagi fans. Pergilah ke sana, dan berkelilinglah.
Selain menegaskan posisi dukungan bahwa turnamen tak mungkin dilangsungkan pada musim panas, Dyke juga mengatakan jika FIFA hanya punya dua pilihan, yakni mengubah jadwal turnamen atau memindahkan venue yang juga berarti menghapus Qatar sebagai penyelenggara turnamen. [initial]
(espn/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sumardji Akui Salah soal Sanksi 20 Laga dari FIFA: Hanya Ingin Lindungi Pemain Timnas!
Tim Nasional 13 Februari 2026, 11:03
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
LATEST UPDATE
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12
-
Tempat Menonton Juventus vs Pisa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 20:33
















