Piala Dunia 2006: Kedipan Mata Ronaldo dan Kartu Merah untuk Wayne Rooney
Asad Arifin | 14 November 2022 10:23
Bola.net - Piala Dunia 2006 dilaporkan membawa dampak pada ruang ganti Manchester United. Sebab, hubungan Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo disebut retak usai duel antara Inggris melawan Portugal.
Hubungan antara Ronaldo dan Rooney sangat harmonis di Manchester United sebelum Piala Dunia 2006. Namun, di Piala Dunia yang berlangsung di Jerman ini, keduanya sempat bersitegang.
Peristiwa tersebut terjadi saat Inggris bertemu Portugal pada babak perempat final Piala Dunia 2006. Ronaldo dan Rooney harus saling bertempur di Stadion Veltins Arena Gelsenkirchen.
Inggris dan Portugal datang ke Jerman dengan generasi emas mereka masing-masing. Setelah melewati adangan di babak penyisihan grup hingga 16 besar, keduanya akhirnya bersua di perempat final.
Laga di Piala Dunia 2006 tersebut menjadi sorotan dunia karena aksi yang Ronaldo dan Rooney lakukan. Publik menyebut usai laga kontroversi itu bakal berdampak kepada hubungan keduanya di klub. Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Injakan Wayne Rooney
Laga perempat final Piala Dunia 2006 antara Inggris kontra Portugal merupakan laga yang ketat. Kedua tim tak mau kebobolan dari awal hingga akhir laga.
Kejadian yang menjadi sorotan dunia terjadi pada menit ke-60. Rooney memutuskan menginjak kaki bek Portugal sekaligus Chelsea, Ricardo Carvalho tepat di depan wasit.
"Wasit tidak memberikan saya pelanggaran ketika Carvalho mendorong dan menarik saya," ujar Rooney. "Lalu saya meletakkan kaki saya di atas Carvalho, itu momen ketika Anda tidak berpikir," sambungnya.
Cristiano Ronaldo Memprovokasi
Setelah kejadian itu, wasit Horacio Marcelo Elizondo yang memimpin jalannya laga menyatakan Rooney melakukan pelanggaran. Kemudian datang Ronaldo yang memprovokasi karena itu merupakan pelanggaran yang disengaja dan berbahaya.
Melihat Ronaldo memprovokasi wasit, Rooney tampak kesal dan mendorongnya. Setelah itu Elizondo langsung mengeluarkan kartu merah kepada Rooney.
"Tentu saja, ketika dia berlari untuk meminta Elizondo menghukumku, aku mendorongnya menjauh," ujar Rooney. "Pada saat itu saya tidak percaya apa yang dia lakukan," lanjutnya.
Kedipan Mata Ronaldo
Saat Rooney terhuyung-huyung keluar lapangan setelah mendapat kartu merah, ada hal unik yang Ronaldo lakukan. Ronaldo mengedipkan mata ke arah bench pemain Portugal dan tersorot kamera.
Kedipan mata itu seolah Ronaldo sukses menjalankan instruksi dari timnya untuk memancing emosi Rooney. Laga ini akhirnya Portugal menangkan melalui babak adu penalti dan Ronaldo jadi penentunya.
"Saya menempatkan diri saya pada posisi Ronaldo. Apakah saya akan melakukan hal yang sama? Mungkin," kata Rooney mengingat momen tersebut.
Permintaan Maaf di Lorong Pemain

Setelah laga tersebut, Ronaldo dan Rooney sama-sama bertemu di lorong pemain. Ronaldo mengaku meminta maaf kepada koleganya di Manchester United ini.
Hal di luar dugaan terjadi, amarah Rooney sudah mereda. Dia akhirnya memaafkan Ronaldo dan akan mendukungnya di Piala Dunia 2006.
Namun di luar lapangan, publik menduga hubungan Rooney dan Ronaldo akan memanas, serta akan berdampak pada hubungan keduanya di Manchester United.
Hubungan Malah Makin Dekat
Usai laga kontroversi di Gelsenkirchen, Rooney dan Ronaldo kembali ke Old Trafford. Hubungan mereka jadi lebih dekat daripada sebelumnya dan United menuai hasilnya.
"Pers mencoba menyeret kami ke dalam masalah," ujar Rooney. "Padahal kami tidak memiliki masalah dan sudah selesai setelah laga," jelasnya lagi.
Tiga tahun usai Piala Dunia 2006, duer Ronaldo dan Rooney mampu meraih 3 gelar Liga Premier Inggris dan satu Liga Champions. Ronaldo akhirnya memutuskan cabut ke Real Madrid pada tahun 2009.
Sumber: Mirror
Disadur dari Bola.com: Suharno/Yus Mei Sawitri, 13 Juli 2022
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Momen Cristiano Ronaldo Mengukir Sebuah Rekor Hat-trick di Piala Dunia
- Gabriel Batistuta sang Pencetak 2 Hat-trick di Panggung Akbar Piala Dunia
- Piala Dunia 2022: Pertama Kali Ada Enam Wakil AFC
- Tragedi Mineirazo, Ketika Brasil Dibantai Jerman dengan skor 7-1 di Piala Dunia 2014
- Brasil dan Kemenangan-kemenangan Paling Telak di Final Piala Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mulai Gacor di Man United, Bukti Keputusan Ineos Beli Benjamin Sesko Tidak Salah
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Newcastle vs Qarabag: Sandro Tonali
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:19
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35










