Piala Dunia 2006: Penalti Francesco Totti Pada Menit 90+5 Singkirkan Australia
Serafin Unus Pasi | 29 September 2022 20:28
Bola.net - Timnas Italia mampu tampil meyakinkan di ajang Piala Dunia 2006. Australia menjadi saksi ketangguhan timnas Italia di Piala Dunia 2006 yang diselenggarakan di Jerman.
Saat itu Australia yang tampil mengejutkan di Fase Grup F harus mengubur mimpi mereka di tangan Italia. Bertemu di babak 16 besar Piala Dunia 2006, Il Nerazzurri mampu menang tipis 1-0 atas Australia.
Australia harus menahan sakitnya kekalahan ini mengingat mereka harus kalah akibat hadiah penalti yang didapatkan Italia. Tidak tanggung-tanggung, Australia harus kecewa dengan gol penalti yang dicetak Francesco Totti di detik-detik akhir sebelum laga usai.
Australia yang terkejut dengan hadiah penalti tersebut harus rela tersingkir secara dramatis. Sementara Italia yang beruntung, mampu finish hingga menjadi juara Piala Dunia 2006.
Italia Bermain dengan 10 Pemain
Italia yang tampil menawan di Fase Grup E saat itu diprediksi mampu menang mudah melawan Australia yang bukan tim unggulan. Namun kenyataan nyatanya berkata lain saat menghadapi Australia.
Italia harus kesulitan membobol gawang tim asuhan Guus Hiddink ini. Italia bahkan harus bermain tanpa gol hingga babak pertama usai.
Puncaknya pada menit 50 saat tackle brutal Marco Materazzi diganjar kartu merah oleh wasit Luis Medina Cantalejo. Italia yang bermain dengan 10 pemain semakin sulit untuk mengejar gol melawan Australia.
Penalti Kontroversial Italia
Dibalik kesialan yang menimpa Italia dengan keluarnya Marco Materazzi ternyata menyimpan keberuntungan di akhir laga. Fabio Grosso yang masuk ke area kotak penalti harus terjatuh ketika mendapat hadangan dari Lucas Neill.
Wasit saat itu dengan meyakinkan menunjuk titik putih. Hadiah penalti bagi Italia tidak di sia-siakan Francesco Totti sebagai algojo. Italia pu keluar sebagai pemenang dengan gol penalti Totti tersebut.
Namun banyak pihak yang menyayangkan keputusan wasit Luis Medina Cantalejo kala itu. Pelatih Australia, Guus Hiddink mengatakan seharusnya hadiah penalti itu tidak pernah terjadi.
“Jika anda melihat tayangan ulang, saya pikir tidak ada keraguan bahwa itu bukan penalti” ujar Hiddink dikutip dari The Sydney Morning Herald. Hiddink juga merasa bahwa kekalahan tersebut tidak pantas diterima timnya.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
Baca Juga:
- Vuvuzela, Terompet yang Bikin Piala Dunia 2010 Berisik
- Perempat Final Piala Dunia 2006: Saat Lampard, Gerrard, dan Carragher Gagal Penalti
- Rekap Hasil Pertandingan FIFA Matchday Penghuni Grup E Piala Dunia 2022: Dua Tim Unggulan Tersendat,
- Candaan Jerome Boateng untuk Pengkritik Jerman: Cie, Timnas Punya 80 Juta Pelatih
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Cremonese vs Inter Milan: Federico Dimarco
Liga Italia 2 Februari 2026, 02:39
-
Man of the Match Tottenham vs Man City: Dominic Solanke
Liga Inggris 2 Februari 2026, 02:28
-
Man of the Match Man United vs Fulham: Casemiro
Liga Inggris 2 Februari 2026, 00:45
-
Man of the Match Real Madrid vs Rayo Vallecano: Vinicius Junior
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 00:32
-
Hasil Lyon vs LOSC: Calvin Verdonk Masuk dari Bangku Cadangan, Sayang Timnya Kalah
Tim Nasional 2 Februari 2026, 00:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30












