
Bola.net - Marco Materazzi memberikan peringatan keras kepada Timnas Italia jelang babak playoff Piala Dunia 2026. Legenda hidup Gli Azzurri itu menolak menyalahkan format kualifikasi yang dianggap memberatkan tim Eropa.
Ia justru meminta Italia berkaca pada kegagalan memalukan di dua edisi sebelumnya. Materazzi menilai situasi sulit ini terjadi akibat kesalahan internal sepak bola Italia sendiri.
Italia diketahui harus melewati jalan terjal usai hasil undian mempertemukan mereka dengan Irlandia Utara. Laga semifinal tersebut bakal digelar di kandang sendiri namun tetap berisiko tinggi.
Materazzi memprediksi pertandingan akan berjalan sangat alot dan penuh tekanan mental. Ia meminta skuad asuhan Luciano Spalletti untuk bersiap menghadapi laga hidup mati tersebut.
Kesalahan Italia Sendiri

Materazzi enggan mencari kambing hitam atas nasib Italia yang harus lewat jalur play-off. Ia mengingatkan bahwa Italia sudah absen di dua Piala Dunia terakhir.
Fakta pahit tersebut harusnya menjadi tamparan keras bagi seluruh elemen tim nasional. Menyalahkan pihak lain atau regulasi FIFA dinilai bukan sikap yang bijak.
"Jangan lupa kita tidak bermain di dua edisi Piala Dunia terakhir," kata Marco Materazzi kepada Sky Sport Italia.
"Mungkin bukan hanya karena orang lain, tapi juga kesalahan kita sendiri. Kita harus bersiap untuk pertandingan yang sulit, lalu kita lihat saja nanti," tegasnya.
Krisis Fasilitas Latihan di Italia

Mantan bek tangguh Inter Milan ini juga menyoroti ketertinggalan infrastruktur sepak bola Italia. Ia membandingkannya dengan negara-negara lain yang jauh lebih maju.
Pusat latihan di luar negeri dinilai sangat memadai untuk mencetak talenta muda berbakat. Hal inilah yang dianggap Materazzi sebagai kekurangan fatal di negaranya saat ini.
Kualitas pemain Italia sebenarnya ada, namun fasilitas pendukungnya sangat minim. Italia harus mengejar ketertinggalan ini dengan berlari lebih kencang.
"Saya sudah keliling dunia melihat banyak pusat latihan dan mereka semua punya 12, 13, 14 lapangan dan terus memproduksi talenta," ujar Materazzi.
"Inilah yang sayangnya kurang kita miliki di Italia," keluhnya.
Tak Ada Lagi Laga Mudah Menuju Piala Dunia
Materazzi juga skeptis dengan wacana pemusatan latihan singkat di Coverciano jelang laga playoff Piala Dunia. Menurutnya, waktu dua hari tidak akan cukup untuk mematangkan taktik.
Pemain yang datang usai membela klub biasanya hanya butuh pemulihan fisik. Latihan intensif di lapangan sulit dilakukan dalam waktu yang sangat mepet.
Ia menegaskan bahwa sepak bola modern tidak lagi mengenal istilah pertandingan mudah. Bahkan tim sekelas Malta atau Islandia kini sulit dikalahkan.
"Kita tahu kita sedang kesulitan, dan semua orang rindu melihat Italia di Piala Dunia," ucap Materazzi.
"Tidak ada lagi pertandingan mudah. Dengan segala hormat, sulit untuk mendapatkan hasil dan menang bahkan hanya 1-0, bahkan di Malta atau Islandia," tutupnya.
BACA INI JUGA BOLANETERS!
- Gattuso Woles Ditanya Irlandia Utara, Tapi Murka Ditanya Soal Chiesa, Ada Apa?
- Curhat Alessandro Bastoni: Di Italia, Kekalahan Rasanya Seperti Kiamat!
- Hasil Undian Playoff Piala Dunia 2026: Italia Tantang Irlandia Utara, Bolivia Hadapi Suriname
- Timnas Italia Dapat Lawan Berat di Play-off Piala Dunia 2026: Tantangan Baru Gli Azzurri Hadapi Irlandia Utara
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 26 Mei 2026 18:18Arsenal Juara, David Raya Jadi Pahlawan dalam Senyap
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 26 Mei 2026 19:10Ternyata, Ini Cara Michael Carrick Bikin MU Kembali Garang!
-
Liga Inggris 26 Mei 2026 18:18Arsenal Juara, David Raya Jadi Pahlawan dalam Senyap
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 26 Mei 2026 15:32Tidak Usah Ragu, Gavi Memang Layak Masuk Skuad Timnas Spanyol
SOROT
-
Liputan6 26 Mei 2026 19:05Purbaya Soal Anggaran MBG: Ada yang Bisa Lebih Efisien
-
Liputan6 26 Mei 2026 18:31Abu Janda Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Diduga Sebut Sumbar Barbar
-
Liputan6 26 Mei 2026 18:00Wamendagri Ribka Minta Dana Otsus Papua Dikelola dengan Prinsip 5T
MOST VIEWED
Pertama Kali dalam Sejarah, Tak Ada Tak Ada Pemain Real Madrid dalam Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia
Akhirnya Thomas Tuchel Buka Suara Soal Cole Palmer
Tidak Semua Orang Senang Lihat Neymar Dipanggil ke Timnas Brasil
Piala Dunia 2026: Tak Ada Pemain Real Madrid di Skuad Spanyol, Begini Sindiran Dean Huijsen
HIGHLIGHT
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Manajer MU dengan Persentase Kemenangan Tertinggi:...
5 Duel El Clasico Paling Gila: Dari Hattrick Bocah...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539267/original/091129700_1774595159-IMG-20260327-WA0004.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7021041/original/087917800_1779795064-WhatsApp_Image_2026-05-26_at_18.27.35.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7019213/original/061759000_1779792817-IMG-20260526-WA0008.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7019498/original/018788200_1779793235-WhatsApp_Image_2026-05-26_at_17.50.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7018947/original/048971900_1779792398-1000082375.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7018825/original/064989700_1779792280-20260526_135619.jpg)

