Piala Dunia 2010: Langkah Gagah Timnas Ghana Hingga ke Perempat Final
Ari Prayoga | 6 September 2022 00:55
Bola.net - Ghana tampil di luar prediksi pada gelaran Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. 12 tahun yang lalu, tim berjuluk The Black Star ini tampil sebagai penyelamat wajah Afrika di Piala Dunia pertama yang digelar di tanah Afrika tersebut.
Tim asuhan Milovan Rajevac diperkuat talenta-talenta terbaiknya seperti Michael Essien, Asamoah Gyan, Sulley Muntari, Andre Ayew, dan Jordan Ayew. Hasilnya, Ghana berhasil menembus babak perempat final kala itu.
The Black Star tergabung di Grup D di Piala Dunia 2010. Selama kiprahnya di fase grup tersebut, Ghana berhasil mengalahkan Serbia 1-0, bermain imbang 1-1 melawan Australia, dan kalah 0-1 dari Jerman.
Dengan hasil itu, membuat Asamoah Gyan dan kolega tampil sebagai runner-up Grup D, di bawah juara grup Jerman. Ghana pun lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2010.
Gagal Menjadi Negara Afrika Pertama Lolos ke Babak 4 Besar

Ghana sebenarnya berpotensi menjadi tim Afrika pertama yang melangkah hingga ke partai semifinal. Melebihi prestasi Kamerun yang finis di babak perempat final Piala Dunia 1990.
Sayangnya, The Black Star digagalkan oleh wakil Amerika Selatan, Uruguay. Sempat diwarnai kontroversi soal handball yang dilakukan Luis Suarez, Ghana harus rela tersingkir usai menyerah 2-4 lewat babak adu penalti di Johanesburg.
Mimpi Ghana untuk bisa melangkah ke babak semifinal Piala Dunia dan memberikan kebanggan pada publik Ghana dan Afrika akhirnya pupus.
Kontroversi Luis Suarez

Pada babak 16 besar, Ghana berhasil mengalahkan Amerika Serikat (AS) 2-1 sehingga lolos ke perempat final. Di babak itu, mereka sudah ditunggu oleh Uruguay.
Segalanya berjalan lancar. Pada menit terakhir babak pertama, mereka unggul melalui tendangan Sulley Muntari. Namun pada babak kedua, Uruguay bangkit dan menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Diego Forlan. Skor 1-1 membuat pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Pada menit ke-120, Ghana mendapat tendangan bebas sekaligus menjadi peluang terakhir pada pertandingan tersebut. Bola tendangan John Paintsil disambut oleh Prince Boateng yang diteruskan oleh Jonathan Mensah kepada Stephen Appiah. Tendangan Appiah diblok oleh Luis Suarez tepat di garis gawang yang kemudian disambar oleh sundulan Dominic Adiyiah.
Sayangnya, kesempatan Ghana untuk menjadi sejarah gagal usai tendangan penalti Asamoah Gyan membentur mistar gawang.
Sumber: FIFA
(Bola.net/Yoga Radyan)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Portugal Lebih Baik Tanpa Cristiano Ronaldo? Itu Pandangan Keliru!
Piala Dunia 19 Desember 2025, 09:58
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Diprotes, Di Mana Letak Kesalahan Terbesar FIFA?
Piala Dunia 18 Desember 2025, 10:55
-
Meroket! Harga Tiket Piala Dunia 2026 Melonjak, Fans Murka, FIFA Dikecam Keras
Piala Dunia 12 Desember 2025, 05:18
LATEST UPDATE
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:10
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26






