Piala Dunia 2014: Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri Pimpin Swiss Lolos dari Fase Grup
Serafin Unus Pasi | 24 Agustus 2022 20:01
Bola.net - Swiss selalu memberikan kejutan di setiap kali mereka terlibat di kejuaraan Piala Dunia. Pada Piala Dunia 2014, Swiss kembali memastikan diri maju satu langkah lebih jauh ke babak 16 besar.
Saat itu Swiss tergabung di Grup E bersama Prancis, Ekuador dan Honduras. Swiss berhasil lolos ke babak 16 besar dengan mengamankan posisi sebagai runner up Grup E.
Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri yang menjadi pemain kunci Swiss tampil apik selama di Fase Grup. Swiss berhasil mengumpulkan enam poin hasil dari dua kemenangan dan satu kekalahan.
Mereka hanya terpaut satu poin dari Prancis yang menjadi juara Grup E. Swiss juga hanya unggul dua poin dari Ekuador yang menghuni posisi tiga.
Ekuador, Pesaing Terberat Swiss
Diatas kertas Swiss sedikit lebih unggul dibandingkan Ekuador untuk berebut satu tempat sebagai runner up Grup E. Sementara satu tiket sebagai juara Grup diprediksi akan didapatkan Prancis dengan skuat emasnya.
Laga perdana Swiss di Piala Dunia 2014 langsung bertemu dengan pesaing terberatnya, Ekuador. Bermain di Estadio Nacional de Brasilia, laga ini berjalan ketat sejak menit pertama.
Swiss bahkan harus tertinggal lebih dulu oleh gol Enner Valencia di menit 22. Swiss baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua lewat gol Admir Mehmedi.
Butuh waktu hingga injury time bagi Swiss untuk mengalahkan Ekuador. Gol kemenangan Swiss di cetak Haris Seferovic di menit 90+3. Swiss berhasil menang dramatis di laga perdana tersebut.
Namun Swiss bisa saja tersingkir andai Ekuador bisa memenangkan laga akhir melawan Prancis. Laga tersebut berakhir dengan skor imbang. Swiss yang menang besar atas Honduras memastikan satu tiket ke babak 16 besar.
Hattrick Shaqiri
Xherdan Shaqiri menjadi pahlawan Swiss di laga terakhir melawan Honduras. Bermain di posisi sayap kiri, Shaqiri berhasil mencetak hattrick di laga tersebut.
Saat itu Swiss menjalankan laga hidup-mati melawan Honduras. Sama-sama mengoleksi tiga poin, Ekuador lebih unggul agresivitas gol dari Swiss kala itu.
Unggul diatas kertas, Swiss langsung membuka keran golnya di menit enam lewat tendangan indah Shaqiri. Di menit 31, Shaqiri yang berlari tanpa pengawalan mampu mencetak satu gol tambahan bagi Swiss.
Shaqiri akhirnya mencetak hattrick di menit 71 usai umpan Josip Drmic berhasil diselesaikan menjadi gol. kemenangan Swiss 3-0 atas Honduras ini memastikan satu tiket 16 besar berada di tangan.
Gugur Dramatis oleh Argentina
Lolos sebagai runner up Grup E membuat Swiss akan bertemu Argentina yang berstatus juara Grup F. Laga melawan Argentina tentu saja bukan hal yang mudah.
Argentina selalu menjadi tim unggulan juara dengan skuat bertabur bintang. Namun Swiss juga bukan tanpa perlawanan.
Bermain di Neo Quimica Arena, Swiss maupun Argentina tak mampu mencetak satu gol pun. Namun nasib baik lebih berpihak pada Argentina kali ini.
Tepat di menit 118 babak perpanjangan, Angel Di Maria berhasil mencetak gol ke gawang Swiss melalui sepakan terukur kaki kirinya. Gol tunggal Di Maria memastikan Swiss gugur secara dramatis di babak 16 besar.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Harapan ke Kehancuran: 45 Menit yang Kelam bagi Newcastle di Camp Nou
Liga Champions 19 Maret 2026, 12:27
LATEST UPDATE
-
Bekuk Torino, Bos AC Milan Sujud Syukur: Ini Kemenangan yang Krusial!
Liga Italia 22 Maret 2026, 09:30
-
Chelsea Dipecundangi Everton, Liam Rosenior: Kami Memang Layak Kalah!
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:30
-
Ditarik Keluar Lawan Brighton, Seberapa Parah Cedera Hugo Ekitike?
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:00
-
Liverpool Kalah dari Brighton, Begini Kilah Arne Slot
Liga Inggris 22 Maret 2026, 07:19
-
Jadwal Final Carabao Cup Arsenal vs Man City, Minggu 22 Maret 2026
Liga Inggris 22 Maret 2026, 06:45
-
Man of the Match Juventus vs Sassuolo: Arijanet Muric
Liga Italia 22 Maret 2026, 05:15
-
Hasil Juventus vs Sassuolo: Jay Idzes dkk Sukses Curi Poin dari Turin
Liga Italia 22 Maret 2026, 04:56
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28













