Piala Dunia 2018: Gol Samuel Umtiti Mengubur Mimpi 'Generasi Emas' Belgia untuk Juara
Asad Arifin | 26 Agustus 2022 13:32
Bola.net - Nasib sial dialami 'generasi emas' timnas Belgia pada Piala Dunia 2018. Membawa misi menjadi juara Piala Dunia untuk pertama kalinya, Belgia justru kalah di babak Semifinal dari gol Samuel Umtiti.
Belgia yang sedang di era emasnya harus tunduk oleh pengkoleksi dua trofi Piala Dunia, Prancis. Saat itu Kevin De Bruyne dkk hanya kalah tipis 1-0 atas Prancis.
Belgia yang tampil tangguh di laga sebelumnya justru harus kecolongan dari skema tendangan penjuru. Bek Prancis, Samuel Umtiti menjadi sosok pembawa mimpi buruk bagi skuat Belgia di Piala Dunia 2018.
Sundulan Umtiti mampu menjebol gawang Thibaut Courtois di menit 51. Sundulan tersebut menjadi satu-satunya gol pada laga ini. Belgia yang tampil menyerang di sisa waktu tak mampu mencetak satu gol pun ke gawang Prancis.
Kalahkan Fellaini: Umtiti Pahlawan
Ada hal menarik yang bisa saksikan dalam gol Samuel Umtiti ke gawang Belgia. Bek Prancis tersebut mampu melompat lebih tinggi dari Marouane Fellaini.
Sundulan Umtiti mengejutkan mengingat postur bek tengah Prancis itu hanya setinggi 182 cm. Sementara Fellaini yang bertugas mengawal Umtiti memiliki postur yang lebih tinggi yakni 194 cm.
Meski kalah postur, realita di lapangan berkata lain. Umtiti yang lebih pendek mampu melompat lebih tinggi untuk menjangkau datangnya bola. Fellaini yang kalah lompatan dari Umtiti pun harus menjadi kambing hitam terjadinya gol tunggal di laga tersebut.
Kalahkan Brasil: Belgia Tampil Ganas

Di Piala Dunia 2018, Belgia menjadi salah satu tim favorit juara. Bukan tanpa alasan, Belgia yang dipenuhi pemain bintang bisa mengalahkan juara Piala Dunia terbanyak, Brasil.
Sebelum dikalahkan Prancis, Belgia berhasil menumbangkan Brasil di babak Perempat Final. Tim asuhan Roberto Martinez itu menang tipis 2-1 kala melawan Brasil.
Belgia tampil lebih dominan di laga tersebut dengan intensitas serangan yang tinggi. Belgia bahkan bisa mencetak dua gol terlebih dahulu di babak pertama sebelum dibalas satu gol oleh Brasil di babak kedua.
Tim Paling Produktif di Fase Grup

Ketangguhan 'generasi emas' Belgia tercermin dari hasil Fase Grup G. Saat itu Belgia menjadi tim paling produktif dengan mencetak sembilan gol selama Fase Grup Piala Dunia 2018.
Produktivitas gol di Fase Grup akhirnya mengantarkan Belgia menjadi juara Grup G. Menyapu bersih semua kemenangan, Belgia mengoleksi sembilan poin.
Belgia bahkan mengungguli tim unggulan juara Piala Dunia 2018, Inggris. Saat itu Harry Kane dkk kalah tipis 1-0 atas Belgia sehingga membuat Inggris harus puas menjadi runner up Grup G.
Namun, produktivitas gol Belgia hanya menjadi angka ketika mereka kalah di Semifinal oleh Prancis akibat gol tunggal Umtiti. Belgia bahkan harus menonton Prancis yang mengalahkan mereka keluar sebagai juara Piala Dunia 2018.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Seberapa Besar Peluang Dion Markx Dapat Menit Bermain di Persib?
Bola Indonesia 3 Februari 2026, 19:11
-
Hobi Persib Bandung: Menang 1-0
Bola Indonesia 3 Februari 2026, 18:35
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Semen Padang 2 Februari 2026
Bola Indonesia 2 Februari 2026, 07:04
LATEST UPDATE
-
Catatan Menarik Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Gemar Cetak Gol ke Tim Promosi
Liga Inggris 8 Februari 2026, 01:08
-
Barcelona vs Mallorca: 1 Jam yang Brilian
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 01:03
-
Rating Pemain Barcelona vs Mallorca: Dominasi Total Blaugrana
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 00:49
-
Rapor Pemain Chelsea saat Gilas Wolves: Palmer Gemilang, Neto dan Garnacho Kesulitan
Liga Inggris 8 Februari 2026, 00:47
-
Man of the Match Barcelona vs Mallorca: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 00:39
-
Hasil Barcelona vs Mallorca: Menang Tiga Gol Tanpa Balas dan Kukuh di Puncak
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 00:29
-
Man of the Match Wolves vs Chelsea: Cole Palmer
Liga Inggris 8 Februari 2026, 00:20
-
Man of the Match Arsenal vs Sunderland: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 8 Februari 2026, 00:02
-
Prediksi Sassuolo vs Inter 9 Februari 2026
Liga Italia 8 Februari 2026, 00:00
-
Hasil Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Menggila, Meriam London Nyaman di Puncak!
Liga Inggris 7 Februari 2026, 23:58
-
Kenan Yildiz Resmi Perpanjang Kontrak di Juventus hingga 2030
Liga Italia 7 Februari 2026, 23:39
-
Prediksi Bayern vs Hoffenheim 8 Februari 2026
Bundesliga 7 Februari 2026, 23:30
-
Prediksi Liverpool vs Man City 8 Februari 2026
Liga Inggris 7 Februari 2026, 23:30
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42



