Piala Dunia 2022: Qatar Mulai Sepi, Suporter Ikut Pulang Kampung Bareng Tim Gagal
Richard Andreas | 7 Desember 2022 00:00
Bola.net - Suasana Piala Dunia 2022 Qatar berangsur-angsur mereda. Memang masih ada sekitar 8-10 tim yang membawa misi meraih gelar juara, tapi sebagian besar tim dengan basis suporter besar sudah pulang lebih cepat.
Tidak terasa Piala Dunia 2022 Qatar sudah masuk fase knock-out. Hari ini (6/12/2022) bakal menyajikan dua laga terakhir 16 besar, sebelum masuk ke perempat final.
Kami pun menemukan pemandangan menarik saat hendak berangkat liputan Piala Dunia 2022 menggunakan MRT Metro Doha.
Jam menunjukkan pukul 11.00 waktu setempat. Namun, saat masuk Stasiun Al Sadd, kami merasakan betapa sepinya suasana. Dalam satu gerbong kereta, tidak sampai 10 orang.
Pemandangan ini sangat kontras jika membandingkan dengan hari-hari pertama ketika kami tiba di Qatar. Entah itu pagi, siang apalagi malam, keramaian selalu terlihat di Metro Doha.
Apalagi, saat jam-jam pertandingan Piala Dunia 2022, penumpang sampai berdesakan untuk masuk ke kereta.
Jauh Berkurang
Namun kondisi terkini, sekalipun jelang pertandingan, keramaian Metro Doha tidak terlalu seperti awal Piala Dunia 2022.
Kami coba bertanya kepada seorang petugas Metro Doha bernama Riyaz. Pria asal India tersebut membenarkan angka pengguna Metro Doha sejak berakhirnya fase grup Piala Dunia 2022 jauh berkurang.
"Penyebabnya menurut saya karena banyak tim dengan basis suporter besar sudah tidak bermain. Diawali Arab Saudi, Iran, Tunisia, sampai Meksiko," kata Riyaz.
"Kemarin ditambah Jepang dan Korea Selatan pun gugur," lanjutnya.
Hanya Menyisakan Maroko
Pantauan kami, Timnas Maroko adalah negara tersisa dengan basis suporter besar yang masih bertahan di Piala Dunia 2022.
Sementara itu, negara Eropa atau Amerika Latin seperti Brasil, Argentina, Inggris atau Belanda lebih banyak dapat dukungan dari warga lokal Qatar atau eskpatriat.
Qatar memang diisi begitu banyak ekspatriat. Menurut satu di antara WNI yang menjadi narasumber kami, ada kurang lebih 80 ekspatriat dari negara berbeda menghuni Qatar.
"Jadi sebenarnya kalau hitungan jumlah turis yang datang dari negara asal ke Qatar tidak signifikan," ujarnya.
"Banyak penonton yang memang tinggal di Qatar datang ke stadion," tambahnya.
Metro Bakal Makin Sepi
Tidak bisa dibayangkan tentunya jika sampai Maroko gugur dari Piala Dunia 2022. Maka Metro Doha dipastikan semaki sepi.
"Metro itu kalau enggak ada Piala Dunia memang sepi mas. Yang gunakan, orang pekerja saja. Jika Jumat-Sabtu itu, mungkin enggak ada orang di Metro," ujar narasumber.
Laporan Langsung Ade Yusuf Satria dan Hendry Wibowo dari Qatar
Disadur dari: Bola.com (Hendry Wibowo), 6 Desember 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dua Singa di Lini Serang Timnas Norwegia: Sorloth dan Haaland!
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:47
-
Ricuh Kartel, Presiden FIFA Jamin Meksiko Aman Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:17
-
Tewasnya Bos Kartel Meksiko Picu Masalah Keamanan, Piala Dunia 2026 Terancam?
Piala Dunia 23 Februari 2026, 17:17
LATEST UPDATE
-
Liga Arab Saudi Tetap Jalan di Tengah Konflik Iran, Derby Jeddah Siap Digelar
Asia 6 Maret 2026, 12:46
-
Wah! Andai Jadi Juara EPL, Gelar Arsenal Bisa Dipertanyakan
Liga Inggris 6 Maret 2026, 12:17
-
Absen di Dua Laga Terakhir Arsenal, Begini Update Cedera Martin Odegaard
Liga Inggris 6 Maret 2026, 11:45
-
Gelandang Juventus Ini Masuk Daftar Belanja Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 11:25
















