Piala Dunia 2026 Dikepung Isu Lingkungan: Perjalanan Fans Disebut Jadi Penyumbang Emisi Terbesar
Asad Arifin | 4 Juni 2026 18:29
Bola.net - Piala Dunia 2026 diproyeksikan menjadi turnamen terbesar dalam sejarah sepak bola. Namun, di balik kemegahan kompetisi yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, muncul kekhawatiran besar terkait dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Sorotan terbaru datang dari sebuah studi yang meneliti jejak karbon turnamen tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa perjalanan para suporter menuju dan pulang dari negara tuan rumah berpotensi menjadi sumber emisi terbesar sepanjang ajang berlangsung.
Laporan yang diterbitkan platform akuntansi karbon Greenly memperkirakan Piala Dunia 2026 akan menghasilkan emisi setara CO₂ sebesar 7,8 juta ton. Angka itu lebih dari dua kali lipat dibandingkan emisi 3,7 juta ton yang secara resmi dilaporkan pada Piala Dunia Qatar 2022.
Temuan tersebut membuka diskusi baru mengenai tantangan keberlanjutan dalam sepak bola modern. Seiring bertambah besarnya skala turnamen, dampak lingkungan yang dihasilkan juga ikut meningkat secara signifikan.
Perjalanan Suporter Jadi Penyumbang Emisi Terbesar

Selama ini, pembahasan soal dampak lingkungan ajang olahraga besar sering berfokus pada pembangunan stadion dan proyek infrastruktur. Namun, studi Greenly menunjukkan sumber emisi terbesar justru berasal dari mobilitas para penonton.
Menurut laporan tersebut, sekitar 87 persen total emisi Piala Dunia 2026 diperkirakan berasal dari perjalanan suporter. Angka tersebut setara dengan sekitar 6,82 juta ton CO₂e atau jejak karbon tahunan sekitar 725.000 orang.
Besarnya emisi tidak terlepas dari format baru Piala Dunia yang melibatkan 48 tim dan 104 pertandingan. Jumlah itu meningkat 40 pertandingan dibandingkan edisi 2022 di Qatar.
Selain itu, pertandingan akan tersebar di 16 kota yang berada di tiga negara berbeda. Kondisi ini membuat kebutuhan perjalanan udara dan transportasi jarak jauh meningkat tajam dibandingkan turnamen yang terpusat di satu negara.
Format Baru Piala Dunia Jadi Tantangan Keberlanjutan

Laporan Greenly juga menyoroti kontribusi suporter internasional terhadap emisi karbon turnamen. Meski diperkirakan hanya menyumbang 35 persen dari total kehadiran, kelompok ini diproyeksikan menghasilkan 74 persen emisi perjalanan.
Jarak tempuh menjadi faktor utama penyebab tingginya angka tersebut. Rata-rata perjalanan pulang pergi pendukung internasional diperkirakan mencapai 19.400 kilometer, jauh lebih tinggi dibandingkan perjalanan menuju Qatar pada 2022.
“Acara global besar seperti Piala Dunia FIFA adalah kesempatan untuk mengingatkan diri kita sendiri bahwa perayaan olahraga tidak dapat mengorbankan tantangan global mendesak lainnya,” kata Alexis Normand, salah satu pendiri Greenly.
“Analisis kami menunjukkan bahwa hampir 90% dari perkiraan emisi yang terkait dengan Piala Dunia FIFA 2026 akan berasal dari perjalanan penonton,” tambah Normand.
Sumber: Insideworldfootball
Baca Ini Juga
Jarang Terjadi! Haruskah Real Madrid Malu? Crystal Palace Kirim Lebih Banyak Pemain ke Piala Dunia 2026
Ketika 'Godzilla' Mengancam Serang Piala Dunia 2026
FIFA Bikin Aturan Baru yang Mengejutkan: Fans Dilarang Bawa Botol Minum ke Stadion Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 Belum Dimulai, Meksiko City Sudah Bergolak: Guru dan Hakim Demo Turun ke Jalan
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


