Piala Dunia 2026 Memperlihatkan Perkembangan Pesat Sepak Bola Afrika
Gia Yuda Pradana | 20 Juli 2026 22:50
Bola.net - Piala Dunia 2026 menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Afrika dengan kehadiran 10 wakil untuk pertama kalinya. Dari jumlah tersebut, sembilan tim berhasil melaju ke fase gugur dan memperlihatkan perkembangan besar di panggung dunia.
Format baru yang diikuti 48 negara memberi kesempatan lebih luas bagi tim-tim Afrika untuk menunjukkan kualitasnya. Hasilnya, benua tersebut menambah 11 kemenangan sepanjang turnamen, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi dalam satu edisi Piala Dunia.
Setiap tim menghadirkan cerita berbeda, mulai dari penampilan mengejutkan hingga perjuangan yang berakhir dramatis. Meski tidak ada yang berhasil mencapai final, kiprah mereka meninggalkan kesan kuat sepanjang kompetisi.
Cape Verde Jadi Kejutan Terbesar
Cape Verde menjalani debut Piala Dunia dengan penampilan yang melampaui banyak prediksi. Mereka menahan imbang Spanyol tanpa gol, bermain 2-2 melawan Uruguay, serta mengimbangi Arab Saudi.
Perjalanan luar biasa itu hampir berlanjut ketika menghadapi Argentina pada babak 32 besar. Cape Verde memaksa juara bertahan bermain hingga perpanjangan waktu sebelum kalah tipis 2-3.
Penjaga gawang Vozinha menjadi salah satu pemain yang paling menonjol. Ia berkali-kali menggagalkan peluang lawan dan tampil luar biasa sepanjang turnamen.
Maroko Kembali Melangkah Jauh
Maroko menjadi wakil Afrika dengan pencapaian terbaik di Piala Dunia 2026. Atlas Lions melaju hingga perempat final sebelum dihentikan Prancis dengan skor 0-2.
Sebelumnya, Maroko bermain imbang melawan Brasil dan mengalahkan Skotlandia serta Haiti pada fase grup. Mereka juga menyingkirkan Belanda melalui adu penalti sebelum mengalahkan Kanada 3-0 pada babak berikutnya.
Meski gagal mengulang pencapaian semifinal edisi 2022, performa Maroko tetap membuktikan kualitas mereka di level tertinggi. Tim tersebut kembali menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Afrika.
Banyak Tim Tersingkir dengan Cara Dramatis
Mesir hampir menciptakan kejutan besar saat menghadapi Argentina pada babak 16 besar. Mereka sempat unggul dua gol sebelum akhirnya kalah 2-3 setelah kebangkitan lawan di penghujung laga.
Senegal juga mengalami nasib serupa ketika bertemu Belgia pada babak 32 besar. Mereka kehilangan keunggulan dua gol dalam empat menit terakhir sebelum tersingkir lewat gol penalti pada menit ke-125.
Pantai Gading menampilkan permainan menyerang yang menarik sepanjang turnamen. Namun, langkah mereka terhenti setelah kalah tipis 1-2 dari Norwegia.
Perjuangan Tim Afrika Lain Patut Diapresiasi
Aljazair kembali tampil di Piala Dunia setelah absen sejak 2014. Mereka lolos dari fase grup sebelum dihentikan Swiss dengan skor 0-2.
Ghana mengawali turnamen dengan kemenangan atas Panama dan berhasil menahan Inggris tanpa gol. Perjalanan mereka berakhir setelah kalah tipis 0-1 dari Kolombia.
RD Kongo juga berhasil melaju ke fase gugur berkat kemenangan atas Uzbekistan. Langkah mereka akhirnya dihentikan Inggris yang menang berkat dua gol Harry Kane.
Afrika Selatan tampil gigih meski menghadapi lawan-lawan tangguh sejak awal turnamen. Mereka baru kebobolan gol penentu pada menit ke-92 saat menghadapi Kanada di babak 32 besar.
Tunisia Menjalani Turnamen yang Sulit
Tunisia datang ke Piala Dunia 2026 dengan catatan impresif pada babak kualifikasi tanpa kebobolan. Namun, kenyataan di putaran final berjalan sangat berbeda.
Kekalahan telak 1-5 dari Swedia pada laga pembuka membuat pelatih Sabri Lamouchi kehilangan jabatannya. Pergantian ke Herve Renard belum mampu mengubah keadaan karena Tunisia kembali kalah dari Jepang dan Belanda.
Secara keseluruhan, Piala Dunia 2026 memperlihatkan perkembangan pesat sepak bola Afrika di level internasional. Dengan semakin banyak tim yang mampu bersaing di fase gugur, peluang benua tersebut untuk melangkah lebih jauh pada edisi berikutnya semakin terbuka.
Sumber: FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain AC Milan vs Venezia: Saelemaekers Jadi Pembeda, Ramos Buka Keran Gol
Liga Italia 29 Agustus 2026, 08:30
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Cristiano Ronaldo Ungkap Rencana Pensiun: Ini Mungkin Tahun Terakhir Saya
Bola Dunia Lainnya 17 Agustus 2026, 07:19
LATEST UPDATE
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





