Piala Dunia 2026: Penusukan dan Penembakan, Keamanan Jadi Perhatian Utama

Gia Yuda Pradana | 8 Juni 2026 16:38
Piala Dunia 2026: Penusukan dan Penembakan, Keamanan Jadi Perhatian Utama
Tampilan umum Stadion Arrowhead yang berganti nama menjadi Kansas City Stadium, Senin, 11 Mei 2026, menjelang pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 di Kansas City, Missouri. (c) AP Photo/Charlie Riedel

Bola.net - Piala Dunia 2026 akan dimulai dalam hitungan hari, tetapi dua insiden kekerasan di Amerika Serikat memunculkan perhatian baru terkait keamanan turnamen. New York dan Kansas City, yang menjadi bagian dari agenda sepak bola dunia, sama-sama mengalami peristiwa yang menyebabkan sejumlah korban luka.

Enam orang terluka akibat penusukan di Stasiun Penn, New York, pada Minggu waktu setempat. Di Kansas City, sembilan orang mengalami luka ringan dalam insiden penembakan yang terjadi sehari sebelumnya.

Advertisement

Kedua kejadian tersebut berlangsung ketika Amerika Serikat tengah mempersiapkan diri menyambut jutaan pengunjung selama Piala Dunia 2026. Aparat keamanan kini meningkatkan pengawasan di berbagai lokasi penting yang berkaitan dengan turnamen.

1 dari 4 halaman

Penusukan di New York Dekat Pusat Aktivitas Besar

Departemen Pemadam Kebakaran New York menyatakan seluruh korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Satu korban dilaporkan mengalami luka serius, sementara pelaku telah diamankan pihak berwenang.

Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengonfirmasi jumlah korban penusukan mencapai enam orang. Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan motif dan kronologi lengkap kejadian tersebut.

Gubernur Negara Bagian New York, Kathy Hochul, menggambarkan peristiwa itu sebagai tindakan kekerasan yang mengerikan. Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga rasa aman masyarakat.

2 dari 4 halaman

Kansas City Juga Mengalami Insiden Penembakan

Kepolisian Kansas City melaporkan sembilan orang mengalami luka yang tidak mengancam nyawa. Setidaknya tiga korban harus mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat.

Lokasi kejadian berjarak sekitar 6,5 kilometer dari Swope Soccer Village. Tempat tersebut dijadwalkan menjadi lokasi latihan Timnas Inggris selama turnamen berlangsung.

Hingga kini, belum ada pelaku yang ditahan terkait penembakan tersebut. Aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

3 dari 4 halaman

Pengamanan Ketat Menjelang Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 menghadirkan tantangan keamanan yang sangat besar bagi negara tuan rumah. Turnamen ini melibatkan 48 tim dan 104 pertandingan yang tersebar di berbagai kota.

Amerika Serikat sendiri akan menggelar 78 pertandingan di 11 kota berbeda. Skala penyelenggaraan tersebut membuat koordinasi antara lembaga federal, kepolisian lokal, dan pihak swasta menjadi sangat penting.

Berbagai teknologi modern telah disiapkan untuk mendukung pengamanan. Peralatan yang digunakan mencakup drone pencegat, anjing robot pemeriksa tas, truk pemindai sinar-X, serta ribuan kamera berbasis kecerdasan buatan.

FBI juga akan mengaktifkan pusat operasi gabungan pada hari pertandingan. Langkah itu bertujuan memantau potensi ancaman dan mempercepat respons terhadap situasi darurat.

4 dari 4 halaman

Belum Ada Ancaman Kredibel terhadap Turnamen

Pemerintah Amerika Serikat menegaskan belum menemukan ancaman kredibel yang mengarah langsung kepada Piala Dunia 2026. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Andrew Giuliani yang memimpin gugus tugas turnamen bentukan pemerintah federal.

Departemen Keamanan Dalam Negeri memperkirakan hingga tujuh juta orang akan berkunjung ke Amerika Serikat selama kompetisi berlangsung. Jumlah tersebut mencerminkan besarnya perhatian global terhadap ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.

Meski demikian, insiden di New York dan Kansas City menjadi pengingat bahwa aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama. Keberhasilan Piala Dunia 2026 tidak hanya bergantung pada pertandingan di lapangan, tetapi juga pada kemampuan tuan rumah menjaga keselamatan pemain dan suporter.

Sumber: Al Jazeera

LATEST UPDATE