Piala Dunia 2026: Suporter Skotlandia Jadi yang Paling Menonjol

Gia Yuda Pradana | 17 Juni 2026 23:03
Piala Dunia 2026: Suporter Skotlandia Jadi yang Paling Menonjol
Para suporter Skotlandia merayakan kemenangan setelah laga Grup C Piala Dunia 2026 antara Haiti vs Skotlandia di Foxborough, Massachusetts, dekat Boston, Sabtu, 13 Juni 2026 (c) AP Photo/Charlie Krupa

Bola.net - Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan sengit di lapangan, tetapi juga perlombaan antarsuporter dalam memberikan dukungan langsung kepada tim nasional mereka. Seiring fase grup berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, ribuan pendukung dari berbagai negara Eropa terus berdatangan.

Di antara negara-negara tersebut, Skotlandia muncul sebagai yang paling menonjol. Negara yang kembali tampil di ajang terbesar sepak bola dunia setelah absen selama 28 tahun itu mengirim gelombang besar pendukung ke berbagai kota tuan rumah.

Advertisement

Lonjakan jumlah perjalanan dari Eropa menunjukkan besarnya antusiasme terhadap Piala Dunia 2026. Data pemesanan penerbangan mengungkap negara mana yang paling aktif mengikuti tim mereka secara langsung di Amerika Utara.

1 dari 3 halaman

Skotlandia Dominasi Kehadiran Suporter

Skotlandia Dominasi Kehadiran Suporter

Para suporter Skotlandia di Piala Dunia 2026 ikut serta dalam aksi Tartan Army March, berjalan menuju Fenway Park, Minggu, 14 Juni 2026, di Boston (c) AP Photo/Mark Stockwell

Menurut data FlightsFinder, pemesanan penerbangan dari Inggris menuju kota-kota tuan rumah seperti Boston dan Miami melonjak sekitar 1.000 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan tersebut sebagian besar didorong oleh pendukung Skotlandia.

John Finnigan, salah satu suporter yang terbang dari Edinburgh, merasakan langsung besarnya dukungan yang hadir. Ia mengaku melihat ribuan pendukung Skotlandia memenuhi kawasan Boston selama turnamen berlangsung.

“Semua penerbangan dipenuhi penggemar Skotlandia,” kata Finnigan. Ia juga menggambarkan suasana di Boston sebagai “kelas atas, pusat pesta”.

Skotlandia mengawali turnamen dengan kemenangan tipis 1-0 atas Haiti. Hasil tersebut menjaga peluang mereka untuk lolos ke babak gugur sebelum menghadapi Maroko dan Brasil.

2 dari 3 halaman

Jerman, Turki, dan Portugal Ikut Membanjiri Tuan Rumah

Jerman, Turki, dan Portugal Ikut Membanjiri Tuan Rumah

Para suporter Portugal bersorak sebelum laga Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal vs RD Kongo di Houston, Rabu, 17 Juni 2026 (c) AP Photo/Eric Smith

Jerman juga menunjukkan dukungan besar terhadap tim nasionalnya. FlightsFinder mencatat pemesanan penerbangan dari negara itu meningkat 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pendukung Jerman dikenal memiliki perencanaan yang matang. Rata-rata mereka memesan tiket penerbangan ke Amerika Serikat 138 hari sebelum fase grup dimulai.

Di lapangan, tim Jerman membayar dukungan tersebut dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao pada laga pembuka. Hasil itu menjadi salah satu kemenangan terbesar di fase grup sejauh ini.

Sementara itu, pendukung Turki meningkatkan perjalanan ke California sebesar 85 persen. Portugal mencatat kenaikan 45 persen, sedangkan Prancis mengalami pertumbuhan 30 persen karena harapan mencapai final Piala Dunia untuk ketiga kali secara beruntun.

3 dari 3 halaman

Maroko Naik, Spanyol Justru Menurun

Maroko Naik, Spanyol Justru Menurun

Para suporter Maroko dalam laga Grup C Piala Dunia 2026 antara Brasil vs Maroko di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Sabtu, 13 Juni 2026 (c) AP Photo/Adam Hunger

Di luar Eropa, Maroko menjadi negara dengan peningkatan antusiasme yang sangat tinggi. Maskapai Royal Air Maroc bahkan menambah 8.800 kursi penerbangan untuk memenuhi permintaan perjalanan selama periode 13 hingga 27 Juni.

Semangat tersebut tidak lepas dari pencapaian Maroko dalam beberapa tahun terakhir. Setelah finis peringkat keempat pada Piala Dunia 2022 dan mencapai final Piala Afrika terbaru, optimisme pendukung terus meningkat.

Sebaliknya, Spanyol mengalami penurunan pemesanan penerbangan sebesar 26 persen. FlightsFinder menilai banyak pendukung memilih tetap berada di negaranya dan mengikuti turnamen melalui zona-zona penggemar yang disiapkan di berbagai kota.

Swiss dan Norwegia juga tidak mengikuti tren peningkatan perjalanan. Pemesanan dari Swiss turun 3 persen, sementara Norwegia mengalami penurunan sekitar 5 persen meski kembali tampil di Piala Dunia setelah penantian panjang selama 28 tahun.

Sumber: euronews

LATEST UPDATE