Prediksi Juara Piala Dunia 2022 Versi Superkomputer: Belum Ada Kampiun Baru
Ari Prayoga | 17 Juli 2022 17:17
Bola.net - Prediksi Juara Piala Dunia 2022 versi superkomputer. Pentas akbar di Qatar masih kurang empat bulan lagi. Namun, tebak-tebakan siapa yang menjadi juara sudah mulai ramai dibicarakan.
Selain dari beberapa cara konvensional, prediksi tentang siapa yang akan menjadi juara Piala Dunia 2022 nanti juga dilakukan oleh superkomputer.
Superkomputer menggunakan algoritma dalam menghitung peluang setiap tim. Algoritma tersebut berupa alat yang digunakan untuk mensimulasikan turnamen bahkan sampai 1.000 kali.
Layaknya sebuah survei elektabilitas, simulasi ini merupakan kumpulan koresponden yang disurvei. Lalu siapakah yang berpeluang jadi Piala Dunia 2022 menurut superkomputer?
Prancis Berpeluang Juara

Dari hasil simulasi superkomputer ini, Prancis yang paling berpeluang besar menjadi juara Piala Dunia 2022. Les Bleus memiliki probabilitas hingga 17,93 persen,
Jika Prancis juara maka mereka jadi negara kedua yang berhasil mempertahankan gelar. Sebelumnya ada Italia dan Brasil yang mampu mempertahankan gelar juara Piala Dunia.
Pada edisi sebelumnya, Prancis menjadi juara usai menang 4-2 dari Kroasia di laga final. Kini mereka datang lagi dengan kedalaman skuad yang luar biasa.
Kans Brasil dan Spanyol

Brasil yang memiliki para pemain bintang berada di urutan kedua setelah Prancis hasil dari simulasi superkomputer. Pasukan Tite memiliki peluang 15,73 persen jadi juara Piala Dunia 2022 di Qatar.
Prancis dan Brasil juga bisa saja mendapat hambatan dari Spanyol. Spanyol masuk dalam 3 tim dengan probabilitas dua digit dan memiliki peluang 11,53 persen.
Lalu bagaimana peluang dari Inggris, Belgia hingga Argentina? Berikut daftar lengkap prediksi calon juara Piala Dunia 2022 versi superkomputer.
Prediksi Juara Piala Dunia 2022 versi Superkomputer

=29. Kosta Rika-0%
=29. Kamerun – 0%
=26. Tunisia – 0.01%
=26. Maroko-0.01%
=26. Kanada – 0.01%
=24. Ghana – 0.02%
=24. Australia-0.02%
23. Ekuador-0.17%
22. Senegal-0.19%
21. Serbia – 0.24%
=20. Korea Selatan-0.35%
=20. Qatar-0,35%
19. Wales – 0.41%
18. Amerika Serikat-0.46%
17. Jepang-0.48%
16. Iran-0.60%
15. Polandia-0.82%
14. Swiss-1.00%
13. Meksiko-1.37%
12. Uruguay – 1.48%
11. Denmark – 2.03%
10 Besar

10. Kroasia – 2.31%
9. Portugal-5.11%
8. Argentina-6.45%
7. Jerman-7.21%
6. Belanda-7.70%
5. Belgia-7.90%
4. Inggris-8.03%
3. Spanyol-11.53%
2. Brasil-15.73%
1. Prancis-17.93%
Sumber: Sportbible
Disadur dari: Bola.com (Suharno, Yus Mei Sawitri) 14 Juli 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tertekan Jelang MotoGP Thailand 2026, Jack Miller Santai
Otomotif 26 Februari 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
Ole Romeny Masih Mencari Gol Pertama di Oxford United Jelang Agenda Timnas Indonesia
Tim Nasional 27 Februari 2026, 01:12
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs PSIM 27 Februari 2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 23:28
-
Hasil Persita vs Dewa United: Tren Positif Tim Tamu Terus Berlanjut
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:52
-
BRI Super League: Donny Warmerdam Mulai Menemukan Diri di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:21
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58









