Kylian Mbappe Bukan Lagi Pemimpin Timnas Prancis

Kylian Mbappe Bukan Lagi Pemimpin Timnas Prancis
Kapten Prancis, Kylian Mbappe merayakan golnya ke gawang Islandia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup D di Parc des Princes stadium (c) AP Photo/Christophe Ena

Bola.net - Perdebatan soal peran Kylian Mbappe di timnas Prancis kembali mencuat. Meski tetap menjadi mesin gol utama, posisinya sebagai pusat permainan kini mulai dipertanyakan.

Komentar tersebut datang dari mantan pemain internasional Prancis, Jerome Rothen. Ia menilai struktur permainan Les Bleus perlu disesuaikan dengan perkembangan pemain lain.

Situasi ini muncul di tengah meningkatnya performa Michael Olise dan Ousmane Dembele. Keduanya dinilai membawa dimensi teknis yang berbeda dalam skema permainan Prancis.

Mbappe Dianggap Bukan Lagi Pemimpin Tim

Mbappe Dianggap Bukan Lagi Pemimpin Tim

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe saat laga melawan Valencia, 8 Februari 2026. (c) AP Photo/Francisco Macia

Rothen menilai Mbappe tetap efektif sebagai pencetak gol. Namun ia meragukan kemampuannya untuk menjadi pusat kreativitas tim.

Menurutnya, tim tidak seharusnya menggantungkan peran teknis utama kepada Mbappe. Ia menyarankan agar peran sang kapten difokuskan pada kekuatan utamanya.

“Ketika Anda melihat para pemain di sekitarnya saat ini, Anda tidak bisa meminta Kylian Mbappe menjadi pemimpin teknis," kata Rothen.

"Dia seharusnya bukan pemimpin lini serang. Kita harus bermain sesuai kekuatannya. Kita memiliki keuntungan dengan pemain yang sangat efektif dan mencetak banyak gol. Oke. Dia ada untuk itu. Tapi harus ada struktur yang dibangun di sekitarnya.”

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kontribusi Mbappe tetap penting. Namun perannya dinilai perlu disesuaikan dengan komposisi tim saat ini.

Olise dan Dembele Dinilai Lebih Kreatif

Olise dan Dembele Dinilai Lebih Kreatif

Selebrasi Michael Olise dalam laga Bayern Munchen vs Real Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026, Kamis (16/4/2026). (c) AP Photo/Matthias Schrader

Rothen kemudian menyoroti perbedaan kualitas teknis antara Mbappe dan dua pemain lain. Ia menilai Olise dan Dembele menawarkan kreativitas yang lebih menonjol.

Menurutnya, sentuhan bola dan kemampuan eksplorasi permainan keduanya berada di level berbeda. Hal ini membuat mereka lebih cocok menjadi pusat kreativitas tim.

“Ketika Anda melihat Dembele dan Olise ... saat mereka menyentuh bola, itu luar biasa! Saya tidak malu mengatakan bahwa apa yang dilakukan Olise dan Dembele, Mbappe tidak mampu melakukannya," Rothen menambahkan.

Pandangan tersebut memicu perdebatan soal keseimbangan peran dalam skuad Prancis. Terutama terkait bagaimana memaksimalkan potensi setiap pemain.

Ujian Menuju Piala Dunia 2026

Dengan Piala Dunia 2026 yang semakin dekat, keputusan besar ada di tangan Didier Deschamps. Ia harus menentukan struktur terbaik untuk timnya.

Prancis tergabung dalam grup yang kompetitif bersama Senegal, Irak, dan Norwegia. Setiap pertandingan akan menjadi ujian penting bagi keseimbangan tim.

Performa Mbappe sebagai kapten akan menjadi sorotan utama. Di saat yang sama, integrasi Olise dan Dembele bisa menjadi faktor penentu perjalanan Prancis di turnamen tersebut.