Premier League Tolak Ide Piala Dunia Musim Dingin 2022
Editor Bolanet | 19 Juli 2013 12:30
- Pihak Premier League menolak ide FIFA yang berencana mengubah waktu pelaksanaan Piala Dunia 2022 di Qatar pada saat musim dingin.
Sebelumnya, presiden FIFA, Sepp Blatter meminta pihak komite penyelenggara untuk merencanakan ulang pelaksanaan turnamen tahun 2022. Ia beralasan jika suhu di Qatar pada musim panas bisa mencapai 50 derajat celcius.
Ide tersebut sejauh ini memang mendapat dukungan, terutama dari pihak penyelenggara. Presiden UEFA, Michel Platini dan sekretaris umum komite penyelenggara, Hassan Al Thawadi, adalah dua dari mereka yang mendukung berlangsungnya Piala Dunia di musim dingin.
Akan tetapi tentangan datang dari pihak Premier League, yang menilai jika perubahan jadwal akan menghadirkan gangguan besar bagi beberapa kompetisi domestik di Eropa.
Posisi Premier League tetap tidak berubah. Prospek dari Piala Dunia di musim dingin tidak bisa diterapkan dan tidak diinginkan oleh sepakbola domestik di Eropa, tutur juru bicara Premier League.
Lebih lanjut FIFA mengatakan jika masalah ini akan kembali dibahas pada pertemuan komite eksekutif di Zurich, pada 3-4 Oktober mendatang. [initial]
(espn/atg)
Sebelumnya, presiden FIFA, Sepp Blatter meminta pihak komite penyelenggara untuk merencanakan ulang pelaksanaan turnamen tahun 2022. Ia beralasan jika suhu di Qatar pada musim panas bisa mencapai 50 derajat celcius.
Ide tersebut sejauh ini memang mendapat dukungan, terutama dari pihak penyelenggara. Presiden UEFA, Michel Platini dan sekretaris umum komite penyelenggara, Hassan Al Thawadi, adalah dua dari mereka yang mendukung berlangsungnya Piala Dunia di musim dingin.
Akan tetapi tentangan datang dari pihak Premier League, yang menilai jika perubahan jadwal akan menghadirkan gangguan besar bagi beberapa kompetisi domestik di Eropa.
Posisi Premier League tetap tidak berubah. Prospek dari Piala Dunia di musim dingin tidak bisa diterapkan dan tidak diinginkan oleh sepakbola domestik di Eropa, tutur juru bicara Premier League.
Lebih lanjut FIFA mengatakan jika masalah ini akan kembali dibahas pada pertemuan komite eksekutif di Zurich, pada 3-4 Oktober mendatang. [initial]
(espn/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















